Connect with us

Lomba

Gantangan Masterpiece Arena BSD Tangerang, Jadi Panggung Termegah Kicaumania Nusantara

KONBUR Tayang

:

Gantangan Masterpriece Arena BSD Tangerang
MASTERPIECE ARENA. Bakal jadi panggung termegah kicaumania nusantara.

Gairah lomba burung kicauan tampaknya bakal mencapai puncaknya memasuki awal tahun 2022 mendatang. Sejumlah even organiser (EO) sudah saling mengagendakan jadual lomba masing-masing. Namun, pilihan tetap jatuh ditangan peserta, EO mana yang layak dan pantas diikuti yang bisa memuaskannya?

Di Jabodetabek ada lapangan anyar yang baru saja dirampungkan pengerjaannya. Gantangannya sungguh megah, Masterpiece Arena. Sebuah lapangan gantangan yang didesain dengan konsep teknolgi modern.

Panggung Gantangan Dikelilingi Pagar Pembatas.

Bak sebuah panggung pertunjukan, arena lomba burung yang awalnya khusus untuk murai batu dibuat atas ide dan gagasan orisinal Mr Farid Bintaro selaku owner (pemilik) bersama Ir Wahyu Eko Budi Utomo atau kerap disapa Wahyu Barometer, sebagai konsultannya.

Berlokasi di area parkir Samsat BSD, Tangerang Selatan memang dibuat model gantangan minimalis. Berkapasitas tidak lebih dari 25 gantangan. Panggung setinggi 60 cm dari permukaan tanah ini tampak semakin megah dengan didukung seperangkat peralatan canggih.

Persiapan untuk Kursi Peserta.

Lalu, bagaimana dalam menjaga obyektivitas dan menjunjung fair play dalam penilaian? Tenang saja, panitia sudah menyiapkan gantangan ini  dengan dilengkapi kamera CCTV disetiap sudut-sudutnya. Tujuannya untuk meminimalisir celah kecurangan bilamana ada oknum juri yang bermain.

Apabila ada ketidakpuasan peserta bisa diklarifikasi dari hasil rekaman CCTV tadi, lengkap dengan audio visualnya. “Semua data peserta burung ada dipanitia, jadi kalau ada yang kurang puas, silahkan hubungi panitia. Khusus untuk para juara lima besar bisa melihat hasilnya dari rekaman ini. Pokoknya kami selalu berusaha menyajikan yang terbaik,” jelas Ir Wahyu.

Gantangan juga model electrik, akan menutup sendiri sesuai waktu yang ditentukan pihak panitia.   Cara kerja gantangan elektrik ini, diatas gantangan sesuai nomor ada alat yang bisa buka tutup secara otomatis, yang dikendalikan dengan remote diatur oleh timer.

Mr Farid Bintaro (owner).

Setelah ada aba-aba  Gate akan tertutup secara otomatis dalam hitungan 5 detik. Jika  peserta belum atau menunda-nunda menggantang setelah Gate tertutup burung kontestan yang bersangkutan otomatis terdiskualifikasi.

Adapun fungsi dan tujuannya menggunakan Gantangan Electrik ini agar peserta tepat waktu saat mulai menggantang. Dan, bilamana peserta telat gantang sesuai waktu yang ditentukan, maka gantangan akan menutup secara otomatis. Karena sudah tidak ada celah gantangan lagi untuk menggantang. Tujuannya agar peserta tepat waktu saat menggantang, tidak saling menunggu

Untuk kenyamanan peserta, panitia sudah menyiapkan kursi khusus. Peserta tinggal duduk manis mendengarkan burung karena dalam aturan lomba di lapangan Masterpiece Arena ini peserta dilarang teriak.

Sejatinya lapangan Masterpiece Arena ini tidak hanya untuk lapangan murai batu, tapi juga untuk semua jenis burung. Karena nantinya pengelola akan menyediakan fasilitas ini bagi setiap EO yang ingin menyewa dan menggunakan lapangan ini. Tapi dengan aturan main yang sudah ditetapkan manajemen Master Piece Arena.

Ir Wahyu (konsultan).

Masih menurut Wahyu,  Masterpiece Arena juga akan merekrut dan mencetak juri sendiri. Membangun sebuah SDM juri yang bekerja secara professional. Saat ini pihaknya tengah persiapan rekrutmennya. Penugasannya disesuaikan dengan kualifikasi berdasarkan kemampuan skil masing-masing  juri. Berdasarkan tingkatan, misalnya, Grade A khusus bertugas dieven-even skala nasional, sementara Grade B lomba regional dan Grade C untuk gelaran lokalan dan sebagainya.

Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan seorang juri yang berkualifikasi  Grade C bisa langsung naik kejenjang berikutnya karena prestasinya, begitu juga sebaliknya. Semua tergantung kinerja juri, bila ada pelanggaran berat, konsekuensinya ya dikeluarkan atau pemecatan.

Pakem penilaian tetap mengacu pada penilaian pakem Pelestari Burung Indonesia (PBI).  “Karena pakem ini merupakan yang terbaik,  yang dinilai adalah  kualitas burung,” pungkasnya diakhir obrolannya.

Yang jelas, panggung Masterpiece Arena bakal menjadi sarana ajang tontonan yang menarik dan menghibur kicaumania nusantara diawal tahun 2022 mendatang. Burung-burung, khususnya, murai batu terbaik lintas blok bakal bermain disini. Seperti tagline nya, Barometer Burung Berkualitas! *agrobur4.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lomba

B16 Cup II Cibubur, Gelaran Megah Diawal Musim Lomba Tahun 2022, Ini Dia Daftar Juara dan Galery Fotonya

Published

on

B16 Cup II Cibubur
H Sadat (tengah) Owner B16 bersama Pengurus B16.

Even B16 Cup 2 di lapangan Taman Wiladatika Cibubur, Minggu (16/1) baru saja usai. Gelaran tersebut menjadi kemasan perdana awal tahun ini sejak even organiser tersebut terbentuk. Menggunakan 2 lapangan tidak kurang dari 1.508 lembar tiket ludes terjual.

Resmi Berbadan Hukum Menjadi Yayasan.

Ajang hari itu menjadi momen termegah diawal musim lomba tahun 2022 ini. Berikut daftar juara dan gallery sebagian foto para pemenangnya. *agrobur4.

Umi Murai Batu SS Boyong Tiket Utama.
Murai Batu Tengil Sukses Raih Dikelas Utama.
Om Bonni Semongko Juara kedua kelas utama.
H Abdul King Robin Rancap Rebut Juara 3 Besar.
H Dadi Cucak Hijau Juventus Hattrick.
Kiky Monanda Murai Batu Glamour Raih Sepeda Motor.
Andi JnJ  Duta Piala Kota Udang Juara Umum BC.
King SF Juara Umum  SF.
Penilaian Dikelas Utama.
Dibuka Kelas Khusus Komunitas Sikatan Rimba Dada Coklat (SRDC).
Tim Juri B16 Cup II.
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Tampil On Fire di B16 Cup II Cibubur, Murai Batu Rancap Bukti Burung Berkualitas

Published

on

Murai Batu Rancap H Abdul
H Abdul (bertopi) Rayakan Kemenangan Rancap.

Akhir tahun 2021 kemarin murai batu Rancap bikin kejutan setelah sukses mendulang gelar juara pertama di sebuah even bergengsi SMM di Kediri.  Ketika itu dia mewakili salah satu jawara murai batu blok barat yang moncer di blok timur. Kali ini giliran even B16 Cup 2 yang dijajakinya. Meskipun diajang ini dia hanya tembus ditiga besar kelas utama, namun sudah membuktikan kestabilannya sebagai burung berkualitas.

Dalam gelaran B16 Cup 2  di lapangan Taman Wialdatika Cibubur, Minggu (16/1) lalu  banyak diikuti sejumlah burung-burung murai batu terbaik  hari itu Rancap besutan H Abdul King Robyn Bogor dimainkan disesi Murai Batu MJA, salah satu kelas utama. Disesi ini Rancap tampil on fire. Memang sudah sejak jauh-jauh hari sang gaco dipersiapkan buat dimainkan dieven ini.

Tidak hanya kinerja lapangannya yang prima, didukung  kualitas materi lagunya yang mewah dengan isiannya yang komplet diantaranya tonjolan celilin, tengkek, lovebird dan cucak cungkok. Durasi kerjanya juga hebat dituntaskannya dari awal hingga menit akhir. Membuatnya layak dapat koncer.

Rekam jejak prestasi burung yang sudah lebih dari 3 tahun ditangannya ini juga  punya pengalaman dengan seabrek prestasi sejak ditangan H Abdul. “Alhamdulillah, hari ini Rancap juga bisa tampil maksimal, meskipun ketiga,” ungkap sang pemilik.

Kemenangannya digelaran tersebut, sekaligus membuktikan kalau burung ini memang bisa tampil hebat disejumlah even organiser (EO) alias jawara lintas EO. *agrobur4.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Road To 2 PIB Cup 1, Udin Ngangak, Kunti, Marbell dan Pengkudu Terbaik

Published

on

de
Pemenang love bird terbaik, Udin Ngangak, Marbell, Kunti dan Pengkudu. (Foto: gde)

MENYONGSONG event akbar dalam rangka anniversary Penggemar Lovebird Bali (PLB) bertajuk PLB Cup 1 yang akan digulirkan Minggu, 20 Maret 2022, jajaran pengurus dan juri PLB memanaskan para penggemar love bird melalui ajang Road to 2 PLB Cup 1 yang diselenggarakan Minggu, 16 Januari 2022 di Gantangan Legian BC Kuta Badung.

Juri PLB, tetap kompak dan junjung sportivitas melalui kinerja profesional.

Luar biasa, di tengah menjamurnya gelaran lomba di Bali, ajang yang spesial melombakan satu jenis burung yakni paruh bengkok love bird ini mampu menghadirkan 342 peserta dari 15 kelas yang dibuka. Ada empat gaco yang sukses dinobatkan sebagai love bird terbaik setelah berjuang mengikuti seluruh kelas dengan nilai akumulasi poin tertinggi. Keempat burung tersebut yakni Udin Ngangak milik H. Alip dari CLB 300, Kunti milik Cahaya dari Cahaya SF, Marbell milik P. Kus dari Baja SF, dan Pengkudu milik Mr. Radit dari G.Pel SF.

Peserta ramai, lomba berjalan tertib tanpa teriak.

Tepat pukul 13.00 Wita, kelas Love Bird Fighter Adu Gengsi A dimulai. Sesaat naik para kontestan langsung tancap gass memuntahkan kekeannya. Seperti Lilo milik Dewa Siangan, Bocil debutan Gung Adex dan Batman Bali milik Mr. Frankie. Di akhir penilaian Lilo sukses meraup 4.672 poin disusul Bocil dengan 4.390 poin dan Batman Bali dengan 3.472 poin.

Jawara LB Fighter Adu Gengsi A

Di laga kedua kelas Love Bird Fighter Adu Gengsi B, giliran Sultan yang naik podium utama dengan nilai 3.534 poin, disusul Kanaya dengan 3.010 poin dan Udin Ngangak di tempat ketiga dengan 2.350 poin.

Jawara LB Fighter Adu Gengsi B 110K.

Di kelas LB Fighter PLB A, Batman Bali melaju ke puncak dengan 2.456 poin. Udin Ngangak dengan mengumpulkan 1.692 poin berada di posisi kedua disususl Lilo yang meraup 1.524 poin.

Jawara LB Fighter PLB A.

Di sesi berikutnya kelas LB Fighter PLB B, Udin Ngangak mulai panas. Udin langsung menyodok ke puncak dengan 3.532 poin. Lilo yang sempat bertengger di puncak memepet di posisi kedua dengan 3.056 poin. Dan Jameela milik Priya berada di posisi ketiga dengan 2.614 poin.

Jawara LB Fighter PLB B

Masih ada kelas LB Fighter Adu Nyali yang mengorbitkan Scorpio milik Imam di posisi puncak. Scorpio mengantongi 2.510 poin disusul Kanaya milik Linyo dengan 1.850 poin dan Udin Ngangak dengan 1.472 poin. Udin Ngangak yang sempat menduduki sekali di posisi puncak dan runner up, dan dua kali di posisi ketiga ditetapkan sebagai LB Fighter terbaik.

Di laga Paud, pada sesi A, Marbell dengan meraih 2.848 poin menempati posisi puncak. Di posisi kedua disabet Nakula milik Galung dengan 1.980 poin dan Rolex dengan 1.872 poin.

Jawara LB Paud A

Pada sesi LB Paud B, Jeje milik Mr. Dwix berhasil terdepan dengan 2.190 poin. Di tempat kedua ada Marbell dengan 1.780 poin disusul Muchta dengan 1.586 poin.

Jawara LB Paud B

Di sesi ketiga Paud C, Marbell kembali terdepan dengan 2.274 poin disusul Laknat Jr dengan 1.246 poin dan Bracuk Jr dengan 1.240 poin. Dengan hasil double winners dan sekali duduk di posisi kedua, Marbell dinobatkan sebagai Paud terbaik.

Jawara LB Paud C

Sementara itu, di kelas LB R1, Kunti milik Cahaya unggul di dua kelas A dan B. Kunti sempat dikawal Ricky dan Brioo di posisi kedua, dan Brioo akhirnya melaju ke puncak kelas R1 C. Kunti dengan hasil double winners dinobatkan sebagai R1 terbaik.

Jawara LB R1 A

Masih ada tiga kelas LB Baby yang menempatkan Pengkudu sebagai yang terbaik. Pengkudu sempat unggul di sesi Baby A, bersanding dengan Badrun debutan Kaqok. Namun di sesi B giliran Damar Wulan yang naik panggung bersama Indigo dan Seven.

Jawara LB Baby A

Pengkudu kembali unggul di sesi ketiga yang dipepet Damar Wulan di tempat kedua dan Soya di tangga ketiga.

Peserta ramai sampai akhir

Road to 2 PLB Cup 1 yang dikawal MC Mr. John Adnyana sejak sesi pertama sampai terakhir berjalan tertib tanpa teriak. Demikian juga para juri dengan sigap dan tepat memberikan penilaian kepada seluruh kontestan sehingga tidak ada komplin dari peserta. Di akhir lomba Mr. John mengundi seluruh doorprize baik burung love bird, tiga karung beras, kopi, dll. Panitia juga memberikan kejutan buat pemenang sebuah kerodong PLB limitid edition.

Jawara LB R1 B

Ketua PLB I Gede Ardika didampingi Mr. John Adnyana menyampaikan bahwa pada puncak ulang tahun PLB dengan tajuk PLB Cup 1 yang akan digulirkan 20 Maret 2022 di tiket kelas utama LB Fighter akan dibuka 500K G12, tiket 300K G24, dan tiket 200K G24.

Jawara LB R1 C

Mewakili PLB baik juri dan panitia, Gede Ardika menyampaikan terima kasih kepada seluruh love bird mania Bali yang telah berkenan hadir dan sekaligus mengundang kembali untuk hadir di ajang PLB Cup 1, 20 Maret nanti. ‘’Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika selama penyelenggaraan Rad to 2 PLB Cup 1 ada hal-hal yang kurang berkenan. Apa pun saran dan kritik yang disampaikan akan menjadi pembelajaran bagi PLB untuk lebih baik lagi ke depannya,’’ tutup Gde Ardika. (gde)

Jawara LB Baby B
Jawara LB Baby C
Jawara LB Dewasa Umum Bangkit

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.