Connect with us

Perkutut

Final Liga Perkutut Bali 2019 22/12: Buldozer dan Putra Idola Terbaik, Asoka dan Anak Naga Bledos

KONBUR Tayang

:

de
PANITIA LPB 2019: Mengucapkan Selamat Kepada Para Juara dan Terimakasih Telah Berpartisispasi Seraya Memohon Maaf Jika Ada Salah Dalam Penyelenggaraan Lomba
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SETELAH sembilan putaran berjalan dengan penuh persaingan untuk berebut poin sebanyak-banyaknya, akhirnya Liga Perkutut Bali seri X yang sekaligus ajang final LPB 2019 berakhir Minggu, 22 Desember 2019 kemarin di Lapangan Pengwil P3SI Bali di Sanur dalam tajuk Pengwil Cup.

de
SEMAKIN RAMAI: Tidak Saja Peserta Ramai Juga Hasil Tetasan Peternak Bali Juga Semakin Banyak yang Moncer

Dari hasil pertarungan di seri final kemarin, akhirnya panitia LPB 2019 menetapkan 20 burung terbaik LPB 2019. Terbaik utama dewasa senior disabet Buldozer milik H Salim Andriyanto  sedangkan terbaik utama dewasa yunior diraih Putra Idola milik H Achmad Thosan. Peternak terbaik dan terfavorit diperoleh Kaswari BF milik H Sugik. Pemilik burung terbaik masing-masing menerima penghargaan trofi dari panitia begitu juga yang menyandang peternak terbaik dan terfavorit 2019.

Advertisement
de
TERBAIK SENIOR: Para Sang Juara Terbaik Senior LPB 2019

Namun yang eboh dari serangkaian penobatan burung terbaik LBP 2019 adalah pertarungan yang terjadi selama empat babak di laga final LPB X. Kejutan-kejutan yang terjadi kemarin yakni kembalinya Asoka ke Pulau Dewata dan langsung tancap gas menduduki posisi puncak kelas dewasa senior, mengorbitnya Anak Naga milik Made Mindrajaya yang melesat meraih bendera empat warna, dan bersinarnya anak Buldozer di kelas piyik hanging setelah menduduki podium utama.

de
TERBAIK YUNIOR: Sang Juara Terbaik Dewasa Yunior LPB 2019

Setelah sempat menduduki kursi puncak di LPB VIII, Asoka milik H Anang AMG lebih banyak berlaga di tanah Jawa. Namun kemarin pertarungan kelas senior berlangsung sengit setelah hadir sederet gaco-gaco ternama seperti Shela, Sutradara, Candra Gupta, Buldozer, Mandala, Cahaya termasuk Asoka.

de
ASOKA: Sesaat Dinaikkan Setelah Lama Malang Melintang di Jawa

Di babak pertama ada lima gaco yang berhasil menorehkan tiga warna. Yakni Mandala, Sabda Alam, Cahaya, Asoka dan Shela. Memasuki babak kedua para kontestan semakin unjuk kemampuan. Mandala kembali meraih tiga warna, disusul Cahaya, Candra Gupta, Sutradara, dan Pelangi. Namun Asoka melesat mendapat tiga warna hitam.

de
SUSANTO: Bersaing di Senior

Setelah istirahat siang, Mandala kembali stabil diikuti Cahaya dan Shela. Di babak terakhir Mandala sedikit mengendur, namun berbeda dengan Cahaya yang tetap stabil tiga warna yang juga diikuti Shela. Asoka yang menembus tiga warna hitam memetik podium utama disusul Cahaya yang stabil empat babak.

de
INDRA PURA: Sabet Posisi Puncak Dewasa Yunior

Di laga dewasa yunior, hanya segelintir kontestan yang sanggup meraih tiga warna. Di antaranya Indra Pura yang meraih tiga warna di babak pertama. Namun di babak kedua Samba melaju dengah meraih tiga warna bersama Putra Besuki. Cuaca panas menyengat menyulitkan kontestan memanggung. Namun Indra Pura kembali perfoma. Meraih tiga warna bersama Putra Besuki dan Bali Mistik. Di babak akhir Bali Mistik melaju sendiri meraih tiga warna. Hasil akhir Indra Pura menempati posisi puncak disusul Putra Besuki dan Bali Mistik.

de
ANAK NAGA: Raih Empat Warna di Piyik Yunior

Yang eboh pertarungan di kelas piyik yunior. Anak Naga milik Mindrajaya mengawali meraih tiga waran hitam di babak pertama bersama Jamaika dari Tim AKN. Memasuki babak kedua persaingan semakin panas. Anak Naga pelan-pelan meraih empat warna. Kali ini dipepet Anak Sulung yang meraih tiga warna hitam, dan Bupati milik Wayan Rudiana yang juga meraih tiga warna hitam. Sementara Jamaika cuma tiga warna bersama Pati Geni, Nanda, dan Walikota.

de
MINDRAJAYA: Kena Guyuran Air setelah Melejitkan Anak Naga dan Anak Sulung

Setelah istirahat siang pertarungan kembali berlanjut. Kali ini Pati Geni melejit meraih tiga warna, dan Bupati yang kembali tembus tiga warna hitam. Di babak akhir, Bupati kembali stabil disusul Pati Geni yang meraih tiga warna. Begitu juga Anak Naga yang kembali pulih dari istirahat. Meraih tiga warna hitam memastikan sebagai sang juara di kelas piyik yunior bersama Bupati di posisi runner up.

de
PREDATOR MONCER: Buldozer Sukses Mengantarkan Anaknya Moncer di Laga Piyik Hanging

Jika keebohan terjadi di kelas piyik yunior karena ada gaco yang tembus empat warna, berbeda di kelas piyik hanging. Di kelas yang kini banyak menghadirkan hasil tetasan peternak Bali berhasil mengorbitkan Predator bergelang Maestro BF di puncak yang merupakan anak dari Buldozer, burung terbaik Senior LPB 2019 yang juga turun di laga senior.

de
SUSANTO: Ikut Kena Guyuran Air Setelah Moncerkan Piyikan PA BF

Predator berhasil menduduki posisi puncak setelah dua kali di babak pertama dan ketiga meraih tiga warna yang diusulkan mendapat hitam. Di posisi kedua disabet Mahkota bergelang Kaswari yang dua kali mendapat tiga warna di babak 1 dan 2. Sementara posisi ketiga disabet Dua Putra bercincin TNS setelah sempat meraih tiga warna di babak pertama dan tiga kali berturut-turut mendapat nilai 43 ¼.

de
SUPARLAN: Tetap Semangat Menyongsong LPB 2020

Dari 15 juara yang mengorbit hari ini, hampir seluruhnya hasil tetasan peterbak Bali kecuali Ken Arok dari peternak Sampang. Di antara peternak Bali yang moncer yakni Maestro, Kaswari, PA BF, Sapta Pesona, PBM, Anang AMG, Wira, Adipati, Ijo Baluk, dan TNS.

de
H ACHMAD THOSAN: Basah Kuyup Setelah Juarai Terbaik Yunior LPB 2019 dan Orbitkan Tetasan Sendiri di Piyik Hanging

Para juara baik burung terbaik LPB 2019 maupun para juara LPB seri X menerima trofi eksklusif dari panitia. Sebelumnya digelar undian doorprize sumbangan dari kung mania Bali yang jumlahnya sebajibun. Di antaranya sebuah TV Led yang diraih salah seorang kung mania yang diserahkan langsung H Salim Andriyanto.

de
DOORPRIZE TV LED: Diperoleh Kung Mania dari Puluhan Undian Sumbangan KMB

Seperti biasa ritual guyuran air buat sang juara selalu menjadi pemandangan unik dan begitu akrab dan penuh canda tawa. Di antaranya kung mania yang sampai basah kuyup mendapat siraman air yakni H Anang AMG setelah Asoka moncer di kelas dewasa senior, H Salim Andriyanto yang berhasil melejitkan Predator dan berhasil mengantarkan Buldozer sebagai burung terbaik dewasa senior LPB 2019.

de
KMT: Selalu Aktif ke Arena

Begitu juga Made Mindrajaya yang sukses mengorbitkan Anak Naga meraih empat warna, Susanto pemilik PA BF yang juga terkena siraman air karena banyak gaconya moncer di antaranya tetasan PA BF, dan H Sugik sebagai peternak terbaik dan terfavorit dari Kaswari BF.

de
KASWARI BF: Peterbak Terbaik dan Terfavorit LPB 2019

H Salim Andriyanto selaku ketua bidang lomba P3SI Bali sekaligus mewakili panitia dari Pengwil P3SI Bali mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas partisipasi KMB yang telah ikut serta bersama-sama mensukseskan LPB 2019. Sekaligus memohon maaf kalau ada salah atau khilaf dalam menjalankan lomba LPB 2019.  ‘’Tentunya kami tak segan minta dukungan  dan bantuan kepada seluruh kung mania Bali baik moral maupun material dalam mensukseskan LPB 2020 mendatang. Bersama kita akan guyub rukun  dan bersama-sama Pengwil Bali kita akan maju,’’ ujar H Salim Andriyanto sembari mengucapkan selamat hari raya Natal dan tahun Baru 2020 buat kung mania Bali. *agrobur3

de
de

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.