Connect with us

Perkutut

Dua Transaksi Heboh Tercipta di Lapangan Pondok Candra Sidoarjo, Produk SNT dan Triton Pindah Pemilik

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidak berlebihan jika lapangan perkutut Pondok Candra (Pocan) Sidoarjo menjadi jujukan kung mania. Lokasi yang berada di Perumahan Pondok Candra di jalan Manggis Tengah, ternyata bukan saja sebagai lokasi ngerek burung, namun kadang terjadi ajang transaksi perkutut.

Santos SNT (kiri) serahkan andalannya pada Wawan WKP

Dan bukan rahasia lagi jika lapangan ini selalu dipadati kung mania, tidak jarang take over burung kelas lomba juga menjadi cerita yang bisa didengarkan. Seperti dalam latihan Rabu, 9 September 2020, lapangan Pondok Candra mencatat dua transaksi burung kelas konkurs.

Advertisement

Transaksi pertama dilakukan antara Santos SNT bersama Wawan WKP. Perkutut ternakan SNT yang lahir dari kandang Skylight dengan indukan jantan Palem SK.34 bersama indukan betina Imoba 2, resmi berpindah tangan. Wawan WKP mengaku tertarik dengan anakan kedua ini sejak pagi.

Nawang Triton (kanan) serahkan orbitannya pada H.Hanan

“Saya terus pantau burung ini sampai seberapa bagus kualitasnya. Semakin lama saya makin tertarik untuk mendapatkannya,” terang Wawan. Saat mengutarakan minatnya, Santos tidak mempersulit proses berpindahnya kepemilikan. “Mulai sekarang anakan SNT kandang Skylight resmi jadi milik Wawan,” ucap Santos tanpa menyebut nominal yang disepakati.

Dengan usia burung yang masih berada diangka sekitar 4 bulan, Wawan mengaku siap menjadikannya sebagai calon untuk terus eksis di lapangan. “Jika burung ini masih terus bersama saya, maka saya siapkan untuk lomba,” janji Wawan. Transaksi selanjutnya terjadi antara Nawang Triton dengan H.Hanan.

Diskusi para master kung mania di sela-sela latihan

Produk Triton Kandang B.10 yang berisi indukan jantan Skylight 170 K.Matahari bersama indukan betina Jupiter Sharp resmi berpindah tangan dari Nawan “Saat latihan saya banyak memantau burung, ada burung milik Nawang yang saya minati,” jelas H.Hanan. Begitu mengutarakan minat untuk memilikinya, Nawang juga tidak mempersulit proses pemindahan kepemilikan.

“Alhamdulillah sekarang saya punya calon jago dari Nawang. Mudah-mudahan bisa menjadi calon juara,” harap H.Hanan tanpa menyebut nilai yang disepakati. Masih menurut H.Hanan, sebenarnya ada burung yang juga diincar, namun belum ada kata sepakat. Dua transaksi ini seakan semakin menguatkan lapangan Pocan sebagai lokasi yang strategis bagi kung mania.

Lapangan Pondok Candra menyimpan potensi luar biasa

Robert Ming Skylight mengakui bahwa selama ini lapangan Pocan selalu menjadi daya tarik kung mania. “Dilapangan ini kita bisa menyaksikan burung-burung berkualitas di latih, makanya tidak salah jika banyak orang mencari burung berkualitas disini,” jelas pemilik Skylight Bird Farm Surabaya. Lebih lanjut Robert Ming menambahkan bahwa jika ada burung berkualitas yang memang diproyeksikan untuk dilepas, pasti laku.

“Makanya banyak burung dari sini yang sering juara di arena lomba,” tambah Robert Ming. Hal senada dilontarkan Aming Alexander. “Banyak burung-burung berkualitas yang dibawa dan dilatih disini, makanya saya senang kalau latihan di Pondok Candra,” kata pemilik Alexander Bird Farm Surabaya.

Kung mania level atas pilih lapangan Pocan jadi lokasi latihan

Beberapa nama perkutut yang pernah menjadi peserta latihan di Pondok Candra yang kini jadi perkutut berprestasi dilevel atas adalah Sangkuriang ring Whitehourse orbitan Poernomo Sidoarjo, Sinyo ring Pamolite yang pernah orbit bersama Nawang Triton yang kini sudah dimiliki Team MTG Indonesia.

Ada juga Presiden ring Imoba orbitan Wijaya Surabaya, Tiger Wood ring Jupiter, perkutut yang berada dalam pengawasan Fauzi, Syantik ring Hehof orbitan Herry Surabaya, Rekayasa ring DND orbitan Team MTG Indonesia, Mi Chat ring Skylight orbitan Robert Ming Surabaya, Populer ring SLK perkutut rawatan Mail Surabaya.

Lapangan perkutut Pondok Candra selalu memiliki daya tarik

Jawara lainnya adalah Bintang Timur ring LY andalan H.Marleyan/H.Leman Surabaya, Bukan Rekayasa ring RPM orbitan Nawang Triton Surabaya, Bukan Columbus ring Alexander perkutut yang berada dalam rawatan Fauzi, Gembira Sakti ring Gala-Gala orbitan Adi Sidoarjo serta deretan jago-jago yang selalu menembus daftar kejuaraan.

Advertisement
Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.