Connect with us

Lomba

Dt Mr Kunam Dan Peterpan SF Juara Umum Di Road To Delta Pandawa Sidoarjo

AGROBUR Tayang

:

Advertisements
Tika Bird Food Madura

Gelaran Road To Delta Pandawa yang dihelat pada hari Minggu 27 Desember 2020 di Puspa Agro Sidoarjo kemarin tampaknya benar benar sukses dibanjiri para kicaumania, tak kurang 1189 peserta turut hadir digelaran kali ini. Tak hanya sengit disemua kelas, gelaran yang dimulai sejak Pkl.10.00wib inipun juga sukses menjadi ajang silaturahmi antar para kicaumania lintas blok.

Sengit Kelas Anis Merah Full Gantangan Hingga 3 Kelas

Tak hanya kicaumania asal Surabaya dan Sidoarjo, sederet kicaumania asal Gresik, Kediri, Lumajang, Semarang bahkan Jogjapun juga terlihat hadir digelaran kolosal akhir tahun garapan Yudistira bareng PBI Sidoarjo ini.

Pasukan Cias All Out Penuhi Kelas Cucak Hijau Konservasi

Dipandu langsung oleh Ki Samuri MC, gelaran inipun juga berhasil menghantarkan Dt Mr Kunam keluar sebagi juara umum BC diakhir lomba, Sedang untuk trophy juara umum SF berhasil diboyong oleh David Rodalko Peterpan SF asal Lumajang. Gelaran lombapun berjalan lancar hingga akhir dengan masih mengutamakan protocol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan dan juga jaga jarak aman tentunya.

Dt Mr Kunam Juara Umum BC
David Rodalko Peterpan SF Boyong Trophy Juara Umum SF

Gelaran kali ini juga sukses menghantarkan Matahari Sakti milik Sigit KM asal Kedung Mulya SF yang dikawal langsung oleh Tedy BKS sebagai bintangnya kelas Murai Batu, tampil memukau sejak diturunkan dikelas pembuka Murai Batu Ring gaco inipun sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas, tampil ngotot dengan gaya suyud sujud saat membawakan lagu gaco inipun berhasil Hatrick dengan menyapu bersih semua juara 1 sat berlaga di tiga kelas Murai Batu Ring yang dibuka oleh panitia.

Tedy BKS Sukses Kawal Matahari Sakti Hatrick Dikelas Murai Batu Ring
Crew Joker SF Sukses Hantarkan Bilabong dikelas Murai Batu Ring

pertarungan sengit justru terjadi dikelas Cucak Hijau, dikelas ini empat kelas yang dibuka oleh panitia kesemuanya sukses menelurkan juara yang berbeda ditiap kelasnya. adalah Atom gaco milik Mr Boy Gila yang berhasil keluar sebagai juara 1 saat berlaga dikelas pembuka Cucak Hijau PBI Sidoarjo.

Baca Juga  Bima S Sapu Bersih Kelas Cucak Hijau, Walang Sangit Nyaris Double Winner Dilatber KSBC Kedungrejo Waru Sidoarjo
Juara Kelas Cucak Hijau Konservasi

Penampilan tak kalah apik juga sukses dipertontonkan oleh Sinden gaco andalan milik Abah Hudan 911 SF saat turun dikelas utama Cucak Hijau Delta Pandawa, dengan gaya hypernya yang khas saat membawakan materi lagu ternyata sukses mentasbihkannya sebagai penghuni podium juara 1.

Juara Kelas Kacer Ring Konservasi

Lalu ada Nyoto gaco milik Mr Joss yang juga berhasil menempati podium juara 1 saat berlaga dikelas Cucak Hijau PBI Salam Lestari. Sedang disesi Cucak Hijau Konservasi yang dihuni oleh pasukan CIAS podium juara 1 berhasil ditempati oleh Siluman gaco andalan milik Yongki.

Holiday Masih Jadi yang terbaik dikelas Anis Merah

Holiday salah satu gaco andalan milik Mr Topo Kediri yang lagi naik daun belakangan ini, juga masih sukses menorehkan cerita manis dengan menang nyeri alias double winner saat berlaga ditiga kelas Anis Merah yang dibuka oleh panitia. Tampil ngotot nancep satu titik dengan gaya teller buka ekor tampaknya masih menjadi senjata andalan Holiday untuk mencuri perhatian para juri yang bertugas. Sayang saat berlaga di sesi Anis Merah PBI Sidoarjo Holiday kurang kerja maksimal.

H Affan Sukses Hantarkan Senyum Menang Nyeri dikelas Lovebird

Tak hanya dikelas Ocehan, aksi saling jegalpun juga terjadi dikelas paruh bengkok alias Lovebird. Dikelas ini ada Senyum gaco pendatang baru milik H Affan yang sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas, meski telat panas tapi senyum berhasil membalikkan keadaan tampil lecek dengan durasi panjang yang dimiliki gaco inipun berhasil menang nyeri alias double winner dengan keluar sebagai juara 1 kelas Lovebird PBI Lestari dan juga juara 1 kelas Lovebird Salam Lestari.

Hayawan Ngoncer dikelas pembuka Anis Kembang Ring PBI Lestari

Tak mau ketinggalan, Hanzo gaco andalan milik Wahyu R asal Faster Chiki juga sukses menyuguhkan tontonan yang menarik bagi para ekekmania yang hadir, langsung tancap gas dengan durasi ekek panjang sesaat setelah diagantang gaco inipun tampak mendominasi jalannya lomba tak ayal gaco inipun juga berhasil menang nyeri dengan keluar sebagai juara 1 saat berlaga dikelas Lovebird Konservasi dan Lovebird PBI Sidoarjo.

Baca Juga  Decco Stabil Di Jalur Juara, Bintangnya Kelas Lovebird Fighter Di Andri Gendeng Cup I Feat Perkasa BC Sidoarjo
Crew Bramastha Gresik

Sedang dikelas Lovebird Delta Pandawa podium juara 1 berhasil ditempati oleh Ramayana gaco andalan milik Dwi Jalu yang mengusung bendera DT PBI Bersama, tak hanya menghantarkan Ramayana pasukan Dwi Jalu inipun juga sukses menghantarkan Kresno bertengger di posisi runner up kelas Murai Batu Ring PBI Sidoarjo.

Mr Angga N Crew, Tetap Sumringah mesi gaconya kurang beruntung
Mr Bagong N Crew yang penting hadir jalin silaturahmi

Yudistira mewakili segenap panitia dan para crew yang bertugas menyampaikan banyak terima kasih kepada para kicaumania yang sudah berkenan hadir dan mensuport gelaran Road To Delta Pandawa kali ini, iapun juga menyampaikan permohonan maaf bila mana selama gelaran masih ada kesalahan ataupun kekurangan baik itu disengaja ataupun tidak ungkapnya saat ditemui diakhir lomba.

Lomba

Ini Dia Murai Batu Terbaik Di Launching JGC Enterprise Bekasi, Berikut Daftar Juaranya

Published

on

Launching JGC Bekasi
Panitia JGC Enterprise
Advertisements
Tika Bird Food Madura

Meskipun sempat diguyur hujan tidak menyurutkan semangat peserta digelaran bertajuk Launching JGC Enterprise yang dikemas BnR di lapangan Gedung Pertemuan Prasetya Pondok Gede Bekasi, Minggu (24/1) lalu.  Seperti biasa, sesi murai batu menjadi kelas paling sengit persaingannya. Ini dia burung-burung yang tampil istimewa diajang tersebut.

H Tjandroso Pemilik Murai Batu Senopati

Kelas Murai Batu Non Ring 25G JGC menjadi sesi pembuka dikelas murai batu dalam even Launching JGC Enterprise hari itu.  Juara pertama dikelas ini melejitkan nama Senopati sebagai juara pertamanya.

Guncang Juara Kelas Utama

Murai batu Senopati milik H Tjandroso dari Bintaro siang itu menjadi burung terbaik dikelasnya. Setelah sukses bersaing dengan Raja Cilik milik H Amith Polino SF dan Prabu punya Andy Sis dari Jetter SF yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Triyanto Antarkan Raksasa Gaco Andalan Barunya

Memasuki sesi utama kelas Murai Batu Ring 25 G BnR Indonesia nama Guncang menduduki  posisi juara pertama. Guncang tak lain koleksi lawas andalan Triyanto dari Bintang Arwana BF Karawang. Prestasinya sudah banyak, yang paling fenomenal burung tersebut juga pemenang kelas utama Piala Presiden Cup V dua tahun silam di Jakarta.

Murai Batu Maximus Kuda Hitam Ancaman Dikelas utama

Dikelas Murai Batu Pondok Bambu giliran Prabu yang menduduki peringkat pertama. Dia sukses meraih gelar juara pertama setelah berhasil menahan laju Ki Mantep dan Silet keduanya masing-masing menempati urutan juara kedua dan ketiga.

Murai Batu Prabu Juara

Selain jawara  yang menduduki juara pertama juga ada beberapa  burung unggulan kuda hitam yang menjadi ancaman. Diantaranya ada Maximus besutan Mr Abdul King Robin yang menempati posisi tiga besar yang tampil istimewa. Jalannya lomba JGC Enterprise berlangsung tepat waktu, lancar dan sukses nyaris tanpa protes.  Berikut ini daftar juaranya.  *agrobur4.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Baca Juga  Makpaek Juaranya Kelas Utama, MB Pendekar Bawa Pulang N-Max, DT PBI Bersama Dan PG SF Boyong Trophy Juara Umum di Anniversary Sobat DF Sidoarjo
Lanjutkan Membaca

Lomba

Sading Spektakuler Cup 1 Bersama CNI, Benar-benar Spektakuler

Published

on

de
Peserta full di kelas murai
Advertisements
Tika Bird Food Madura

MESKI di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat pandemi Covid-19, namun antusias kicau mania untuk menghadiri event Sading Spektakuler Cup 1 bersama Cakra Nusantara Independent di Gantangan Sading Bersatu, Minggu, 24 Januari 2021 benar-benar luar biasa. Seperti tajuknya, lomba tersebut benar-benar spektakuler. Spektakuler karena berhasil membangkitkan kelas-kelas sepi seperti cendet dan kacer, spektakuler karena juri dan panitia benar-benar fairplay, dan spektakuler karena pihak berwenang akhirnya menghentikan lomba setelah berjalan 10 kelas.

Cakra Nusantara Independent berhasil hidupkan kelas cendet

Dari catatan panitia, beberapa kelas full gantangan seperti kelas cucak ijo dan murai batu yang menyisakan 1-2 tiket. Yang begitu mencengangkan kelas kacer dan cendet yang selama ini sepi peminat di event ini mampu menembus hampir mendekati 40 peserta. Fenomena ini membuktikan Cakra Nusantara Independent mampu meyakinkan penggemar kacer dan cendet melalui penilaiannya yang dibuktikan di lapangan.

Gaco master dan pemula berbaur di Kelas Love Bird Fighter

Paham akan kondisi pandemi Covid, di tengah lomba berlangsung, panitia wanti-wanti mengingatkan peserta untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan baik memakai masker yang benar, mencuci tangan yang sudah disiapkan panitia maupun mengatur jarak aman. Termasuk tidak diperkenankan berteriak menyebutkan nomor gantangan. Sebagai konsekuensi, bagi yang berteriak menyebut nomor gantangan meski sudah diperingatkan berulang kali oleh panitia, maka panitia akan menurunkan burung tersebut dan mengembalikan uang tiket. Panitia tidak mendiskualifikasi tetapi berusaha mewujudkan lomba yang menjunjung tinggi sportivitas melalui lomba tanpa teriak sehingga seluruh peserta bisa menjadi saksi kinerja juri di lapangan.

Laga cucak ijo, tetap primadona

Di kelas cucak ijo, satu kontestan sempat diturunkan dan dikembalikan uang tiketnya. Namun di kelas murai batu yang hanya menyisakan satu tiket, sejak burung naik peserta mulai berteriak. Walau berulang kali MC mengingatkan, namun ada di antaranya yang dianggap panitia tak mengindahkan peringatan dan burungnya pun diturunkan.

Baca Juga  Tampil Edan Kian Santang Unjuk Prestasi Di Anniversary Sobat DF Sidoarjo
Jawara branjangan

Angin kencang yang menggoyang sangkar sehingga membuat burung tidak mau kerja membuat waktu jeda itu dimanfaatkan beberapa pemain untuk menurunkan burungnya yang kemudian panitia dengan fairplay membatalkan kelas tersebut. Lomba pun kembali berlangsung ke kelas kacer, anis kembang, LB paud, kenari hingga cendet.

Jawara cucak ijo

Akhirnya perundingan yang dilakukan antara pihak berwenang dengan panitia memutuskan lomba dihentikan. Mr. Farid CNI menyampaikan penghentian lomba adalah langkah terbaik agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas di tengah pandemi Covid. Panitia pun kemudian mengembalikan seluruh uang tiket. ‘’Sejak awal kita menggelar lomba sudah wanti-wanti mengingatkan kepada peserta untuk menjaga protokol kesehatan. Niat kami melalui gelaran lomba ini membuat perekonomian berputar, karena banyak sekali warga masyarakat yang mengais rejeki dari kegiatan seperti ini. Baik pedagang, perawat burung, pedagang pakan burung, juri dll untuk sekadar bertahan hidup di tengah pandemi Covid yang kesulitan mendapatkan pekerjaan,’’ terang Farid.

Jawara kenari

Walaupun lomba dihentikan, namun Mr. Farid dan juga panitia yang lain dari Cakra Nusantara Independent tetap bersyukur karena di tengah sulitnya menghadirkan kicau mania, justru Cakra Nusantara Independent mampu meyakinkan pemain melalui penilaian yang dibuktikan di lapangan. ‘’Kami berterimakasih kepada rekan-rekan kicau mania yang sudah mempercayakan penilaiannya kepada Cakra Nusantara dan kami juga memohon maaf jika selama berjalannya lomba ada hal-hal yang kurang berkenan karena semata-mata kami ingin mewujudkan lomba yang tertib, disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tentunya selalu mengedepankan fairplay,’’ ujar Mr. Farid.

Jawara paud

Di tengah persaingan yang ketat ada beberapa gaco yang sukses tampil terdepan. Di antaranya Kubota milik Mr. Harno yang meraih posisi puncak di kelas cucak ijo, di kelas love bird fighter ada Scorpio bersanding dengan Pemburu. Di kelas cendet Toba-Toba milik Mr. Adi disusul Honda di ranking kedua. Di kelas kacer ada Raja Sawer milik Jaya dipepet Sakera debutan Mr. Donik. Di kelas kenari White Canng milik Goes Didix. Di kelas anis kembang ada Arthur milik Santa dari Royal BC, di kelas paud ada Ferari debutan Trihadi. Lascarya milik Pageh Astawa di kelas branjangan dan Kaori di kelas anis merah.

Baca Juga  Trophy Full Logam Piagam Marmer Hanya Di Anniversary KMPN (Kalah Menang Pokok'e Ngekek) Sidoarjo Minggu 15 Maret 2020
Mr. Farid dan Joko Jaguar, pentolan CNI

Sebagai sebuah EO, Cakra Nusantara Independent selain gantangan Sading Bersatu sebagai home base, juga menggelar latihan di beberapa gantangan permanen lain yang ada di Denpasar. (gde)

Lanjutkan Membaca

Lomba

Murai Batu Dewa Ruci Juara Kelas Utama, Rimba Sakti Jadi Tontonan Di NzR Parung Raya Bogor

Published

on

Lomba NzR Parung Bogor
Juara Murai Batu Kelas Utama
Advertisements
Tika Bird Food Madura

Even NzR Parung Raya di lapangan Atlantik Parung, Bogor, Minggu, (17/1) lalu menjadi ajang pembuktian murai batu Dewa Ruci dan Rimba Sakti. Namun, sayangnya meskipun pihak panitia sudah mematuhi aturan protokol kesehatan, atas anjuran petugas Satpol PP  gelaran hari itu harus dihentikan, padahal masih ada sejumlah sesi yang belum tuntas dimainkan. Tak lain karena aturan selama dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

H Jefry Murai Dewa Ruci Debutan Baru

Meskipun gelaran yang dimulai pukul 13.00 WIB dan selesai pukul 16.00 WIB namun tak mengurangi kemeriahan acara hari itu.  Murai batu Dewa Ruci koleksi H Jefry dari BSD sukses mengemas gelar juara 1,2 dan 2. Siang itu Dewa Ruci sukses meraih gelar juara pertama dikelas utama, Murai Batu Exclusive BOB 25 G.

Murai Batu Rimba Sakti Jadi Tontonan

Dewa Ruci tak lain gaco anyar milik H Jefry, yang belum lama ini ditransfernya dari salah seorang kicaumania asal Pamulang Tangerang Selatan, dengan nilai yang lumayan fantastis. Dari rekam jejak prestasi dipemilik sebelumnya burung tersebut memang sudah kenyang prestasinya.

Punggawa NzR Parung Raya Ardi, H Iwan dan Ayi

Sementara masih dijenis yang sama, kelas Murai Batu NzR Indonesia, juga menampilkan burung debutan baru, Rimba Sakti yang sepekan lalu ditake-over oleh Mr Hendra SGN dari seorang kicaumania Bogor. Pekan sebelumnya, Rimba Sakti juga mendulang prestasi dieven Anniversary ATS Bogor.

Didatangi Petugas Satpol PP

Serunya jalannya lomba, sayangnya harus berakhir sebelum tuntas hingga disesi terakhir. Panitia harus menyelesaikan acara tersebut oleh petugas Satpol PP yang memantaunya ke lapangan.

Persaingan Ketat Dimurai Batu

Untuk itu, menurut Ardi sementara pihaknya terutama keluarga NzR Parung Raya dan NzR ATS Bogor  sementara akan meliburkan aktivitas gantangan sampai masa PSBB yang ditentukan oleh pemerintah berakhir. “Kami tetap mematuhi aturan dan mendukung pemerintah, semoga kondisi ini cepat kembali normal,” pungkasnya diakhir acara.  *agrobur4.

Baca Juga  Nyaris Hatrick Sinar Sabet Gelar Burung Terbaik Di Latber Spesial KMBF Sidoarjo

Lanjutkan Membaca