Connect with us

Perkutut

DPRD Situbondo Cup (LAM Seri-8): Duet Amunisi JBM Kuasai Podium Utama, Dinnar Masih Tangguh

AGROBUR Tayang

:

DPRD Situbondo Cup
DPRD CUP SITUBONDO. Sukses bersama pengurus Pengcam Baru ASJABA.

Luar biasa gelaran lomba bertajuk “DPRD Situbondo Cup” yang dipersembahkan oleh pengurus Pengcam baru ASJABA (Asembagus, Jangkar dan Banyuputih). Hari Minggu 15 Maret 2020 kemarin di Lapangan Putra Wiringinanom, Asembagus, Situbondo. Acara yang dimotori oleh Habib Muhammad Mirda besama H.Edy itu menuai sukses besar.

DPRD Situbondo Cup
PELANTIKAN. Pengurus Pengcam baru ASJABA.

Buktinya, dari total 9 blok gantangan (2 blok senior, 4 blok piyik yunior dan 3 blok piyik hanging), hanya menyisahkan beberapa tiang gantangan saja yang kosong. Bahkan ajang yang juga sebagai lanjutan dari Liga Anak Manja (LAM) putaran-8 ini juga jadi pertarungan sengit, antar jawara-jawara perkutut terbaik blok timur, untuk berburu poin penuh.

Advertisements
DPRD Situbondo Cup
PELASTARIAN. Ketua Pengada Situbondo saat melepasliarkan burung perkutut.

Lihat saja, setelah Basuki selaku ketua Pengda P3SI Situbondo bersama Habib Muhammad Mirda dan juga H.Edy usai melepasliarkan beberapa ekor perkutut ke alam bebas. Tak berapa lama, suara peluit pun terdengar keras sebagai tanda lomba dimulai. Sontak saja, hingar bingar anggung suara perkutut pun terdengar ramai saling bersautan.

Advertisements
DPRD Situbondo Cup
SUASANA LOMBA. Cukup ramai.

Cuaca cerah hari itu, juga seakan ikut merestui persaingan perburuan poin Liga Anak Manja di bumi Asembagus. Dan adu kualitas anggung merdu para jawara-jawara perkutut yang hadir saat itu, benar-benar jadi tontonan yang menarik. Persaingan ketat dari babak ke babak, terlihat cukup ramai dan seru. Karena masing-masing jawara, saling ngotot untuk bisa menjadi yang terbaik di ajang ini.

DPRD Situbondo Cup
TETAP KONDUSIF. Para pemilik terus fokus mensupport gaconya.

Suasana persaingan pun menjadi ramai dan hidup. Ketika para pemilik maupun suporter, juga saling berteriak memanggil nama jagonya dari bibir lapangan. Namun semuanya itu masih dalam batas wajar dan tidak sampai mengganggu kosentrasi serta kinerja juri. Saat menilai anggung masing-masing burung yang di kerek.

DPRD Situbondo Cup
2 TOKOH PERKUTUT JEMBER. Masih semangat mendukung lomba.

Di kelas senior, ada beberapa jago yang memang mampu menunjukkan kualitas anggungnya. Seperti kerekan 10 yang ditempati oleh Dovi milik Didik Afandi. Lalu di kerekan 38, ada nama Bintang Sumo milik Didik Hariyanto Banjarmasin yang di kawal si Doel. Kemudian di kerekan 52 ada nama Revolusi, jago anyar H.Fasiol JBM Malang. Dan di kerekan 72, ada Argentina milik Made Mindrajaja Bali yang di LAM seri-7 berhasil menguasai podium pertama.

Baca Juga  Yosorati Cup Sumberbaru Jember, Lanjutan LAM Seri-7: Argentina, Satria Bergitar dan Dinar, Sukses Ungguli Pesaingnya
DPRD Situbondo Cup
PANAS MENYENGAT. Membuat peserta harus sembunyi di bawah pohon.

Namun Revolusi, yang sejak babak pertama sudah unggul dengan nilai 43¾ (bendera 3 warna hitam) itu, mampu melaju mulus tak terbendung. Dan dengan mengoleksi nilai 43¾, 43½, 43¾ dan 43¼. Jago bergelang DND yang di event Pekolangan kemarin sukses mencuri juara 2. Kali ini, Revolusi mampu menguasai podium pertama dan suskses mengantongi poin penuh.

DPRD Situbondo Cup
SUASANA DI PERUMUSAN. Ramai menunggu hasil.

Rupanya hari itu jago-jago yang diusung oleh tim JBM Malang, mampu mendominasi podium utama. Lihat saja, selain Revolusi yang berhasil merebut tempat terbaik di kelas senior. Satria Bergitar yang beberapa pekan lalu di ajang LAM seri-7 Sumberbaru, sukses memboyong podium terbaik.

DPRD Situbondo Cup
TIM JBM MALANG. Sukses mengawal amunisinya raih podium utama.

Hari ini Satria Bergitar yang dikerek dinomor 164, kembali sukses merebut podium utama kelas piyik yunior. Setelah empat babak penuh, jago bergelang BN itu mendapat nilai 43½ (bendera 3 warna) rata. Dan Bangkit yang juga milik tim JBM, mampu mengunci posisi runner up, setelah mendapat nilai sama 43½ rata empat babak.

DPRD Situbondo Cup
JUARA KELAS SENIOR.

Sedangkan Panglima NPD kerekan 162 milik Didik Afandi yang sebetulnya juga punya kualitas mumpuni untuk bersaing. Tapi kali ini Panglima NPD harus puas merebut posisi ketiga, setelah kalah tipis di babak empat dengan nilai 43½, 43½, 43½ dan 43¼. “Ya sebetulnya bisa ramai, sayang babak terakhir Panglima kecolongan,” tutur Didik.

DPRD Situbondo Cup
DAYAT JBM. Saat menerima trop kelas piyik yunior.

Selanjut untuk persaingan di kelas piyik hanging juga tak kalah seru. Namun Dinnar yang diusung oleh Zainuri Probolinggo, rupanya masih cukup tangguh untuk dibendung. Lihat saja dengan mendapat nilai 43½ di babak pertama, kedua dan keempat serta nilai 43¾  di babak ketiga. Jago muda bergelang Seroja itu mampu mempertahankan dominasinya sebagai yang terbaik.

DPRD Situbondo Cup
JUARA KELAS PIYIK YUNIOR. Full 4 blok.

“Alhamdulillah, sudah empat kali berturut-turut Dinnar mampu menembus puncak juara di kelas hanging. Ya mudah-mudahan di lomba berikutnya, Dinnar masih bisa mempertahankan performa terbaiknya,” bangga Zainuri, usai menurunkan Dinnar dari gantangan.

Baca Juga  Daftar Juara Yosorati Cup Sumberbaru Jember: Minggu 23 Februari 2020
DPRD Situbondo Cup
ZAINURI. Saat menerima tropy juara 1 hanging.

Rupanya hari itu “dewi fortuna” benar-benar memayungi Zainuri si pemilik farm Pattimura Probolinggo. Pasalnya, Zainuri selain sukses mengawal Dinnar naik podium utama. Pria yang selalu tampil low profile ini juga mendapat rejeki besar lewat undian doorprize. Karena kerekan 44 yang ditempati Dinnar, Zainuri bisa membawa pulang 1 unit sepeda motor.

DPRD Situbondo Cup
JUARA KELAS PIYIK HANGING.

“Terus terang saya punya firasat apa-apa dan tak menyangka kalau bakal dapat undian doorprize sepeda motor. Tapi kalau Allah sudah memberi rejeki kepada siapapun, tak mungkin bisa ketukar. Alhamdulillah hari ini saya sangat bersyukur, karena Allah sudah memberi rejeki banyak,” ujar Zainuri.

DPRD Situbondo Cup
DOORPRISE SEPEDA MOTOR. Berhasil diboyong Zainuri Probolinggo.

Dan dikesempatan terakhir, H.Edy selaku penanggung jawab lomba. Mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut mensukseskan gelaran perdana ini. “Betul, hanya itu yang bisa saya sampaikan. Dan tak lupa, saya bersama seluruh kru panitia mohon ma’af, jika masih banyak kekurangan di sana sini,” tutup H.Edy yang diamini oleh semua kru panitia.  *agrobur2.

Advertisements

Perkutut

H.Gunawan Ketua P3SI Pengwil Jatim : Ayo Lipatgandakan Perhatian dan Kepedulian Kita Terhadap Juri

Published

on

P3SI Pengwil Jawa Timur nampaknya tidak ingin berlama-lama melihat dampak yang ditimbulkan oleh serangan virus Covid – 19. Dihentikannya seluruh agenda konkurs tanah air yang sudah tersusun rapi, menjadi awal penderitaan yang dialami oleh juri, salah satu unsur dalam eksistensi hobi burung perkutut.

Pengurus P3SI Pengwil Jawa Timur mengajak untuk peduli pada juri

Juri yang seharusnya bisa terus bertugas, mendapatkan penghasilan, kini hanya bisa pasrah menerima keadaan. Kenyataan ini semakin jelas terlihat dan terasa, bagi juri yang selama ini hanya menggantungkan hidupnya dari hasil jerih payah menjadi pengadil di arena konkurs. Rasa ini akhirnya membuat P3SI Pengwil Jawa Timur terpanggil untuk meringankan derita juri.

Advertisements

Lewat aksi donasi yang dilancarkan, P3SI Pengwil Jawa Timur mengajak elemen yang selama ini bersinggungan dengan hobi perkutut, terutama mereka yang kerap kali turun konkurs untuk bersama-sama meringankan pilu yang dirasakan juri. Donasi bertajuk membangun kebersamaan lewat aksi donasi ini diharapkan bisa terealisasi sesuai keinginan.

Advertisements
Info donasi Pengwil Jawa Timur via WA Group

“Kami dari Pengurus P3SI Pengwil Jawa Timur ingin memberikan dukungan dan menumbuhkan semangat kepada juri dengan sedikit bantuan yang bisa kami berikan. Mudah-mudahan aksi ini berjalan sesuai keinginan dan hasilnya bisa maksimal,” terang H.Gunawan, Ketua P3SI Pengwil Jawa Timur.

H.Gunawan mengaku tidak ada target berapa nominal yang akan dicapai, namun berharap angka yang terkumpul bisa benar-benar memberikan manfaat bagi juri Jatim yang terdampak dengan liburnya agenda konkurs. “Kami hanya berharap agar dukungan yang diberikan mampu membantu juri meringankan beban yang saat ini mereka alami,” imbuhnya.

Saatnya pengurus memikirkan juga para juri

Harapan yang paling besar diharapkan datang dari peternak yang selama ini ikut meramaikan hiruk pikuknya dunia hobi perkutut, karena dari mereka-mereka inilah, bantuan bisa diterima. Peternak adalah pihak yang memiliki kedekatan langsung dengan aktivitas hobi burung perkutut dan mereka yang selama ini banyak beraktifitas memajukan perkembangan hobi.

Baca Juga  Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember Putaran-6: Bintang Timur Ngamuk, Jasmine Terbaik, Bunga Dahlia Makin Joss

“Saya yakin peternak, terutama untuk peternak besar, tidak akan tinggal diam dengan kondisi juri saat ini, kenyakinan saya didasari atas kiprah mereka selama ini yang selalu mensupport meramaikan dunia hobi perkutut, khususnya ketika akan digelar agenda konkurs. Terus terang kami menunggu mereka untuk segera membantu kami mewujudkan program peduli juri,” harap H.Gunawan lagi.

Pengwil Jawa Timur kini membuka donasi untuk juri

Saat ini P3SI Pengwil Jawa Timur memiliki juri sebanyak 54 orang. jumlah inilah yang diharapkan bisa terbantu dengan adanya donasi dukungan untuk memberikan sumbangan. Diharapkan pula jumlah yang terkumpul nantinya setidaknya bisa menutup kebutuhan juri meski tidak seratus persen.

Artinya beban yang selama ini mereka rasakan bisa berkurang. H.Gunawan juga tidak menutup mata jika ada pihak-pihak selain peternak yang ingin memberikan bantuan. “Program ini murni untuk membantu juri, jadi kami menerima bantuan dari mana saja. Semakin banyak bantuan yang masuk, itu artinya akan memudahkan kami untuk mewujudkan keinginan juri,” lanjutnya.

Jacob Jaoman yang ditugaskan menyebarkan informasi mengaku selalu berharap ada respon bagus. “Mudahan-mudahan program donasi ini mendapatkan respon bagus dari seluruh pihak untuk membantu juri meringankan beban mereka. Saya ditugaskan Ketua Pengwil Jatim untuk nge-share informasi donasi ini kebeberapa group WA,” kata Bendahara P3SI Pengwil Jatim.

Apresiasi Pengurus Pengwil Jatim untuk juri sudah dilakukan lewat donasi

Sejak dibuka Senin, 6 April 2020 sampai Selasa 7 April 2020 jam 20.00 WIB sudah ada sekitar 20 orang yang menyatakan mendukung dengan jalan memberikan bantuan. “Sampai saat ini saya belum menghitung berapa rupiah yang sudah diterima, namun nama penyumbang dan jumlah angka-angkanya semua tertera dalam pengumuman donasi,” kata Jacob.

Tidak menutup kemungkinan jumlah penyumbang akan terus mengalir seiring berjalannya waktu. “Saya yakin jumlah penyumbang akan terus bertambah, karena kepedulian teman-teman kung mania, terutama peternak begitu besar. Harapan saya mereka tidak perlu menunggu waktu untuk memberikan bantuan,” yakin H.Gunawan.

Baca Juga  Yosorati Cup Sumberbaru Jember, Lanjutan LAM Seri-7: Argentina, Satria Bergitar dan Dinar, Sukses Ungguli Pesaingnya

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Perkutut

H.Djainuri Surabaya : Saat Konkurs Libur, Pengurus Pengwil dan Pengda Harus Perhatikan Nasib Juri

Published

on

Tidak dapat dipungkiri, kasus serangan virus Covid – 19, telah menghantam dan melumpuhkan sektor ekonomi. Dunia hobi perkutut tanah air menerima dampak dari merebaknya penyakit Corona. Juri menjadi salah satu elemen yang merasakan betul adanya intruksi dihentikannya seluruh agenda konkurs di tanah air yang sudah tersusun.

H.Djainuri pemilik Sultan Bird Farm Surabaya

Libur konkurs menjadi kabar duka bagi sebagian juri. Padahal sebelum kasus Corona mencuat, hampir dipastikan setiap minggu mereka bisa mendapatkan penghasilan saat tugas di lapangan. Bahkan even lokalan yang terjadi hampir setiap hari, menjadi tambahan bagi mereka. Namun semua itu, kini hanya tinggal kenangan.

Advertisements

Bagi mereka yang menjadikan profesi juri sebagai sampingan, mungkin liburnya konkurs tidak menjadi masalah, karena masih ada penghasilan lain. Sebaliknya mereka yang selama ini benar-benar mengharapkan penghasilan saat bertugas, pasti merasakan betul tertutupnya sumber dana untuk menyambung hidupnya.

Advertisements
Libur Konkurs jangan sampai lupa perhatikan nasib pelaku hobi

Inilah moment yang sebenarnya bisa dilakukan semua pihak, untuk bisa membuktikan kepedulian bagi juri. Juri yang selama ini menjadi partner kerja pengurus, harus tetap mendapatkan perhatian. H.Djainuri Surabaya mengatakan bahwa upaya beberapa pihak dengan menggalang donasi untuk memberikan bantuan pada juri, dinilai sudah bagus.

“Saya apresiasi pada mereka yang peduli kepada juri dengan memberikan bantuan materi, meski sebenarnya cara demikian tidak cukup dan belum menyelesaikan masalah,” tegas pemilik Sultan Bird Farm Surabaya. Menurutnya penggalangan dana yang dilakukan saat ini adalah upaya untuk memberikan tambahan bagi juri menjelang perayaan lebaran atau Idul Fitri.

Padahal juri yang selama ini menggantukan hidupnya dari konkurs, butuh aliran dana untuk menyambung hidup sebelum lebaran itu datang. “Kalau penggalangan dana hanya diberikan menjelang lebaran, lalu untuk makan saat ini dapat dari mana. Libur lomba sudah berlangsung kurang lebih satu bulan dan mereka tidak mendapatkan penghasilan,” terangnya.

Baca Juga  Daftar Juara Yosorati Cup Sumberbaru Jember: Minggu 23 Februari 2020
Pengurus Pengwil dan Pengda harus perhatikan nasib juri saat libur konkurs

Perhatian pengurus seharusnya untuk saat ini dulu, karena kebutuhan tersebut sangat mendesak. “Apa yang kita berikan pada juri untuk saat ini mungkin bisa berupa beras atau makanan pokok lain, sampai penggalangan dana itu ditutup dan kemudian disebarkan. Kasihan juri yang selama ini berharap banyak pada kita,” lanjut H.Djainuri.

Karena yang pasti dampak virus covid – 19 ini telah menghentikan seluruh kegiatan kung mania, baik berupa latber, liga, lomba besar ataupun LPI sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Maka upaya penggalangan dana untuk juri pada saat menjelang lebaran atau Idul Fitri, menjadi pilihan berikutnya.

“Saya katakan bahwa saat ini Pengurus Pengwil dan Pengda sedang diuji. Seberapa peduli pengurus kepada juri yang selama ini menjadi salah satu elemen penting dalam hobi perkutut. Eksitensi mereka selama ini tidak bisa dianggap enteng. Karena merekalah, hobi perkutut bisa tetap ada sampai saat ini,” imbuhnya.

H.Djainuri berusaha tetap pantau perkembangan hobi perkutut

Lebih lanjut H.Djainuri mengatakan bahwa dengan tidak adanya kegiatan, maka mereka tetap butuh penghasilan agar bisa terus makan. “Pengurus harus memikirikan bagaimana juri bisa terus makan meski tidak ada lagi kegiatan, begitu juga dengan media yang tidak henti-hentinya memberitakan informasi, maka mereka ini harus kita pikirkan bagaimana nasibnya,” katanya lagi.

Menggandeng beberapa peternak besar dan juga pengusaha, adalah jalan terbaik untuk membantu juri dan juga media yang selama ini menggantungkan hidupnya dari konkurs. “Saat ini nilai kebersamaan kita diuji, kolaborasi Pengwil dan Pengda untuk memberikan dukungan bagi juri, benar-benar diharapkan. Jadi jangan hanya memikirkan konkurs saja tetapi sektor lain terbaikan,” katanya lagi.

H.Djainuri berharap juri bisa tetap makan saat libur konkurs

H.Djainuri menambahkan bahwa tugas kali ini bukan hanya milik Pengwil, tetapi juga harus diusahakan oleh Pengda, karena Pengda yang lebih dekat, lebih mengenal kondisi juri-juri yang dimiliki. Pengwil mungkin hanya sebatas memberikan support penuh untuk kelangsungan program kepedulian untuk juri.

Baca Juga  Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember Putaran-6: Bintang Timur Ngamuk, Jasmine Terbaik, Bunga Dahlia Makin Joss

Soal nilai yang harus diberikan kepada juri, H.Djainuri memberikan masukan bahwa jangan sampai menyamaratakan antara juri yang betul-betul menggantungkan hidupnya dari menjuri dan mereka yang menjadikan profesi juri hanya sebagai sampingan atau tambahan. Itulah keadilan yang sebenarnya.

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Perkutut

Program Peduli Juri, Pengwil P3SI Jawa Tengah Buka Donasi THR, Sementara Terkumpul Dana Dua Puluh Juta Rupiah

Published

on

Entah kapan konkurs tanah air kembali digelar. Muncul banyak pertanyaan seputar dihentikannya agenda milik kung mania Indonesia. Mereka berharap agar kasus serangan virus Covid – 19 yang menghentikan seluruh kegiatan manusia, segera berakhir. Dampaknya terasa luar biasa. Nyaris tak ada kegiatan sama sekali.

Donasi sementara sudah terkumpul dana Rp 20.250.000,-

Konkrus yang selama ini menjadi ladang bagi kung mania untuk menyalurkan hobi dan mengais rejeki, kini tidak bisa lagi dirasakan. Salah satu pihak yang merasakan betul dampak tersebut adalah juri. Mereka yang selama ini menggantungkan hidupnya dari konkurs, kini harus berusaha menerima keadaan.

Advertisements

Tak ada lagi pemasukan yang bisa mereka terima karena konkurs, untuk sementara harus dihentikan. Kondisi inilah yang akhirnya ditangkap Pengurus P3SI Pengwil Jawa Tengah. Henryarto Susilo, Ketua Bidang Penjurian P3SI Pengwil Jawa Tengah berinisiatif untuk memberikan pemasukan bagi juri yang selama ini harus meliburkan dirinya.

Advertisements

“Beberapa waktu lalu, pagi-pagi ketika saya duduk santai di rumah. Ada perasaan sedih  dan kasihan ketika lomba diliburkan karena pasti banyak juri yang terkena imbasnya,” tutur Henryarto. Apalagi juri yang selama ini menggantungkan pemasukan dari hasil menjuri, pastinya akan merasakan betul liburnya konkurs.

Henryarto (kanan) bersama Budi SP (tengah) gagas ide Donasi THR Juri

Muncul keinginan untuk memberikan sesuatu pada juri. “Apa sich yang bisa dilakukan buat juri, langsung saya up load pengumuman membuka donasi lewat group WA. Lalu saya hubungi Pak Budi. Saya bilang ma’af Pak Budi saya ngelancangi, tidak ada koordinasi dulu. Pak Budi bilang, gak apa-apa saya dukung, kemudian Pak Budi memberikan support luar biasa dengan menyumbang sebesar 1,5 juta,” papar pemilik Atlas BF Semarang.

Budi SP, Ketua Pengwil P3SI Jawa Tengah ketika dikonfirmasi mengakui bahwa THR sudah menjadi agenda tetap setiap menjelang lebaran. “Pemberian THR adalah kegiatan rutin tiap tahun, kita memberikan donasi kepada juri setiap mau lebaran dengan jalan diadakan lomba, seluruh keuntungan diberikan kepada juri,” ungkap Budi SP

Baca Juga  Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember Putaran-6: Bintang Timur Ngamuk, Jasmine Terbaik, Bunga Dahlia Makin Joss

Karena saat ini tidak ada lomba dan mereka tidak ada pemasukan, sedangkan untuk memberikan THR jelas tidak mungkin, “Melihat kondisi seperti itu, maka teman-teman bergerak untuk memberikan donasi seikhlasnya,” imbuhnya. Dikatakan oleh Henryarto ataupun Budi SP bahwa donasi ini tidak ada target berapa rupiah yang akan dicapai.

Budi SP diantara Pengurus Pengwil P3SI Jawa Tengah

“Rencana donasi ini akan kami tutup secepatnya, namun Pak Budi mengusulkan untuk memperpanjang waktu dengan pertimbangan barangkali ada yang masih ingin memberikan dukungan. Berapapun rupiah yang terkumpul, maka itulah yang akan diberikan kepada juri yang berhak menerima,” kata Henryarto.  

Pembagian akan dilakukan secara merata kepada semua juri P3SI Pengwil Jawa Tengah tanpa melihat klasifikasi juri tersebut. “Nantinya hasil dari sumbangan ini akan dibagi rata. Tidak ditentukan lewat tingkatan juri, semua mendapatkan nilai yang sama,” lanjur Henryarto. Hal senada dilontarkan Budi SP.

“Setelah donasi terkumpul maka akan dibagikan rata. Karena dalam program ini tidak ada istilah siapa harus ngasih berapa, jadi kami melihat bukan tingkatan juri tapi melihat ada keadilan,” jelasnya. Ada sekitar 16 juri dan 3 perekap yang bakal menerima donasi tersebut. Namun dijelaskan oleh Budi SP bahwa tidak menutup kemungkinan ada penancap yang juga akan kebagian.

Kepedulian Pengurus Pengwil P3SI Jawa Tengah terhadap nasib Juri

“Nanti penancap yang seringkali dipakai bisa jadi dikasih, dengan jumlah berbeda dari juri dan perekap,” kata Budi lagi. rencananya donasi ini akan dibagikan menjelang lebaran. Tidak ada acara khusus dalam pembagian donasi karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan.     

  “Pembagian donasi untuk juri, nanti dikirim via rekening. Jadi tidak ada acara khusus,” kata Henryarto. Meski donasi ini merupakan program Pengwil P3SI Jawa Tengah, namun antusias kung mania dari luar wilayah dalam memberikan dukungan sangat besar. “Donasi ini tidak terikat hanya untuk kalangan di daerah Jawa Tengah saja, siapapun bisa memberikan sumbangan,” kata Henryarto lagi.

Baca Juga  Ketua dan Pengurus Baru Pengda P3SI Situbondo Periode 2019-2024, Resmi Dilantik dan Disahkan, Berikut Namanya

“Alhamdulillah teman-teman kepeduliannya cukup tinggi. Kami tidak ingin memberikan tekanan, mau ngasih 100 ribu ataupun berapapun akan kami terima. Kalau bukan kita siapa yang akan memperhatikan nasib juri. Saya atas nama Pengwil P3SI Jawa Tengah mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan yang telah diberikan,” ucap Budi SP.

Hendro Lung-Lung (kanan) sebar informasi donasi juri ke WA Group

Pengumuman donasi ini juga diposting di group KMI karena menurut Budi SP bagaimanapun juri Jateng adalah bagian dari juri nasional. Hendro Lung-Lung, yang mencoba meng-share informasi ini mengatakan bahwa dirinya ingin agar program ini tidak hanya diketahui oleh kung mania Jawa Tengah tetapi juga oleh pihak luar.

“Program ini ini sangat bagus dan harus diketahui oleh semua pihak, jadi saya berusaha menyebarkan via WA ke beberapa group,” sebut Hendro. Karena yang pasti tidak menutup kemungkinan teman-teman yang tersentuh memberikan bantuan dipersilahkan. Harapan dengan adanya program ini juri ada pemasukan dalam masa sulit ini.

Libur konkurs berdampak besar pada kelagnsungan hidup para juri

“Ya ada sedikit pemasukan bagi juri. Saya berharap bisa diikuti daerah lain untuk melakukan hal yang sama,” harap Henryarto. Sampai hari Minggu, 5 April 2020 jam 17.00 WIB, jumlah sumbangan yang masuk sebesar Rp 20.250.000,- tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah seiring meluasnya informasi tersebut.  

Advertisements
Lanjutkan Membaca