Connect with us

Perkutut

Didik S Kungmania Pemula Kalisat, Jember: Sukses Mengawal 3 Jagonya Tembus Juara, Ditiga Kelas Berbeda Gelaran Yosorati Cup Sumberbaru

KONBUR Tayang

:

Didik S Kungmania Kalisat Jember
DIDIK S (KANAN). Tak pernah takut turun di level lomba yang lebih tinggi.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meski masih tergolong kungmania pemula, tapi itu tak membuat Didik S dari Kalisat Jember, merasa canggung atau minder. Saat hadir menurunkan gaco andalannya di berbagai level lomba dan bertemu dengan jago-jago papan atas yang diusung oleh para seniornya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahkan, lewat aksi gaco-gaconya  yang juga terbilang anyar, Didik S yang juga sering membawa pulang tropy juara. Ini menunjukkan kalau jago yang diusung oleh komandan dari kelompok arisan perkutut Suara Agung Kalisat itu juga punya kualitas mumpuni untuk bersaing dengan jago-jago senior.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Didik S Kungmania Kalisat Jember
DIDIK S (DUA DARI KANAN). Saat menerima tropy kelas dewasa.

Seperti hari Minggu 23 Februari 2020 kemarin, digelaran “Yosorati Cup” Sumberbaru, Jember. Laga yang juga sebagai lanjutan dari perburuan poin Liga Anak Manja seri-7 itu, banyak diikuti oleh jawara-jawara terbaik yang ada di blok timur Jawa Timur.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tentu untuk bisa jagonya masuk nominasi juara di laga tersebut harus dilalui  persaingannya sangatlah berat. Namun dengan semangat tinggi dan didukung oleh rasa percaya akan kualitas amunisinya. Didik S pun tak ragu, untuk mengerek semua jago andalanya di tiga kelas yang berbeda, yaitu kelas senior, piyik yunior dan hanging.

Advertisement
Advertisement
Didik S Kungmania Kalisat Jember
DIDIK S (TENGAH). Saat menerima tropy kelas piyik yunior.

“Ya semua harus dicoba, soal menang atau kalah itu urusan belakang. Kalau kita gak berani turun di lomba yang levelnya lebih tinggi. Kapan kita bisa tau akan kualitas dari gaco kita sendiri. Dan kita juga tidak akan bisa maju untuk mengejar para senior,” terang Didik S.

Dan apa yang jadi semangat Didik untuk mengawal jago andalanya,ternyata berbuah sukses. Pasalnya, tiga amunisi yang diturunkan di tiga kelas yang berbeda mampu menuai prestasi juara. Di kelas dewasa, Singojoyo berhasil masuk juara 6. Lalu di kelas piyik yunior, Burun Alas yang jadi debutan barunya, berhasil nyantol juara 7.

Didik S Kungmania Kalisat Jember
DIDIK S (KANAN). Saat menerima tropy juara piyik hanging.

Dan di kelas piyik hanging, Singojoyo masih bisa tembus juara 4 di ketatnya persaingan burung-burung muda. “Alhamdulliah, meskipun dari 3 kelas tak ada yang juara 1. Tapi saya bersyukur, gaco-gaco yang saya turunkan masih bisa membawa tropy juara,” kata Didik S, sambil mengusung kardus yang berisi tropy juara. *agrobur2.

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.