Connect with us

Perkutut

Daftar Juara DPRD Situbondo Cup (LAM Seri-8): Minggu 15 Maret 2020

AGROBUR Tayang

:

DPRD Situbondo Cup
DPRD SITUBONDO CUP. Ramai jadi perburuan poin Liga Anak Manja seri-8.

Perburuan poin Liga Anak Manja seri-8 kembali terjadi, pada hari Minggu (15/3) kemarin. Di lomba bertajuk “DPRD Situbondo Cup” yang dikemas oleh pengurus baru Pengcam ASJABA (Asembagus, Jangkar dan Banyuputih) Situbondo. Sejumlah perkutut-perkutut terbaik dari blok timur Jawa Timur, terlihat saling adu kualitas anggung terbaiknya. Di sembilan blok gantangan yang disediadakan oleh panitia (2 blok senior, 4 blok piyik yunior dan 3 blok piyik hanging).

DPRD Situbondo Cup
Persaingan di kelas Senior dan Piyik Yunior.

Persaingan ketat perebutan poin liga, benar-benar terjadi di semua kelas lomba. Dan pertarungan seru antar jawara untuk mendapat nilai tertinggi tersebut, berlangsung selama empat babak penuh.

Advertisements
DPRD Situbondo Cup
Persaingan di kelas Piyik Hanging.

Dan inilah nama-nama perkutut hebat yang mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di hadapan tim juri yang bertugas. Serta berhasil memboyong tropy juara dan juga sukses mengamankan poin liga. *agrobur2.

Advertisements
DPRD Situbondo Cup
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Advertisements
Baca Juga  Bupati Situbondo Cup 2019: Posisi Presiden Belum Bergeser, Kresno Buto dan Ramayana Pimpin Daftar Juara

Perkutut

DPRD Situbondo Cup (LAM Seri-8): Duet Amunisi JBM Kuasai Podium Utama, Dinnar Masih Tangguh

Published

on

DPRD Situbondo Cup
DPRD CUP SITUBONDO. Sukses bersama pengurus Pengcam Baru ASJABA.

Luar biasa gelaran lomba bertajuk “DPRD Situbondo Cup” yang dipersembahkan oleh pengurus Pengcam baru ASJABA (Asembagus, Jangkar dan Banyuputih). Hari Minggu 15 Maret 2020 kemarin di Lapangan Putra Wiringinanom, Asembagus, Situbondo. Acara yang dimotori oleh Habib Muhammad Mirda besama H.Edy itu menuai sukses besar.

DPRD Situbondo Cup
PELANTIKAN. Pengurus Pengcam baru ASJABA.

Buktinya, dari total 9 blok gantangan (2 blok senior, 4 blok piyik yunior dan 3 blok piyik hanging), hanya menyisahkan beberapa tiang gantangan saja yang kosong. Bahkan ajang yang juga sebagai lanjutan dari Liga Anak Manja (LAM) putaran-8 ini juga jadi pertarungan sengit, antar jawara-jawara perkutut terbaik blok timur, untuk berburu poin penuh.

Advertisements
DPRD Situbondo Cup
PELASTARIAN. Ketua Pengada Situbondo saat melepasliarkan burung perkutut.

Lihat saja, setelah Basuki selaku ketua Pengda P3SI Situbondo bersama Habib Muhammad Mirda dan juga H.Edy usai melepasliarkan beberapa ekor perkutut ke alam bebas. Tak berapa lama, suara peluit pun terdengar keras sebagai tanda lomba dimulai. Sontak saja, hingar bingar anggung suara perkutut pun terdengar ramai saling bersautan.

Advertisements
DPRD Situbondo Cup
SUASANA LOMBA. Cukup ramai.

Cuaca cerah hari itu, juga seakan ikut merestui persaingan perburuan poin Liga Anak Manja di bumi Asembagus. Dan adu kualitas anggung merdu para jawara-jawara perkutut yang hadir saat itu, benar-benar jadi tontonan yang menarik. Persaingan ketat dari babak ke babak, terlihat cukup ramai dan seru. Karena masing-masing jawara, saling ngotot untuk bisa menjadi yang terbaik di ajang ini.

DPRD Situbondo Cup
TETAP KONDUSIF. Para pemilik terus fokus mensupport gaconya.

Suasana persaingan pun menjadi ramai dan hidup. Ketika para pemilik maupun suporter, juga saling berteriak memanggil nama jagonya dari bibir lapangan. Namun semuanya itu masih dalam batas wajar dan tidak sampai mengganggu kosentrasi serta kinerja juri. Saat menilai anggung masing-masing burung yang di kerek.

DPRD Situbondo Cup
2 TOKOH PERKUTUT JEMBER. Masih semangat mendukung lomba.

Di kelas senior, ada beberapa jago yang memang mampu menunjukkan kualitas anggungnya. Seperti kerekan 10 yang ditempati oleh Dovi milik Didik Afandi. Lalu di kerekan 38, ada nama Bintang Sumo milik Didik Hariyanto Banjarmasin yang di kawal si Doel. Kemudian di kerekan 52 ada nama Revolusi, jago anyar H.Fasiol JBM Malang. Dan di kerekan 72, ada Argentina milik Made Mindrajaja Bali yang di LAM seri-7 berhasil menguasai podium pertama.

Baca Juga  Bupati Situbondo Cup 2019: Posisi Presiden Belum Bergeser, Kresno Buto dan Ramayana Pimpin Daftar Juara
DPRD Situbondo Cup
PANAS MENYENGAT. Membuat peserta harus sembunyi di bawah pohon.

Namun Revolusi, yang sejak babak pertama sudah unggul dengan nilai 43¾ (bendera 3 warna hitam) itu, mampu melaju mulus tak terbendung. Dan dengan mengoleksi nilai 43¾, 43½, 43¾ dan 43¼. Jago bergelang DND yang di event Pekolangan kemarin sukses mencuri juara 2. Kali ini, Revolusi mampu menguasai podium pertama dan suskses mengantongi poin penuh.

DPRD Situbondo Cup
SUASANA DI PERUMUSAN. Ramai menunggu hasil.

Rupanya hari itu jago-jago yang diusung oleh tim JBM Malang, mampu mendominasi podium utama. Lihat saja, selain Revolusi yang berhasil merebut tempat terbaik di kelas senior. Satria Bergitar yang beberapa pekan lalu di ajang LAM seri-7 Sumberbaru, sukses memboyong podium terbaik.

DPRD Situbondo Cup
TIM JBM MALANG. Sukses mengawal amunisinya raih podium utama.

Hari ini Satria Bergitar yang dikerek dinomor 164, kembali sukses merebut podium utama kelas piyik yunior. Setelah empat babak penuh, jago bergelang BN itu mendapat nilai 43½ (bendera 3 warna) rata. Dan Bangkit yang juga milik tim JBM, mampu mengunci posisi runner up, setelah mendapat nilai sama 43½ rata empat babak.

DPRD Situbondo Cup
JUARA KELAS SENIOR.

Sedangkan Panglima NPD kerekan 162 milik Didik Afandi yang sebetulnya juga punya kualitas mumpuni untuk bersaing. Tapi kali ini Panglima NPD harus puas merebut posisi ketiga, setelah kalah tipis di babak empat dengan nilai 43½, 43½, 43½ dan 43¼. “Ya sebetulnya bisa ramai, sayang babak terakhir Panglima kecolongan,” tutur Didik.

DPRD Situbondo Cup
DAYAT JBM. Saat menerima trop kelas piyik yunior.

Selanjut untuk persaingan di kelas piyik hanging juga tak kalah seru. Namun Dinnar yang diusung oleh Zainuri Probolinggo, rupanya masih cukup tangguh untuk dibendung. Lihat saja dengan mendapat nilai 43½ di babak pertama, kedua dan keempat serta nilai 43¾  di babak ketiga. Jago muda bergelang Seroja itu mampu mempertahankan dominasinya sebagai yang terbaik.

DPRD Situbondo Cup
JUARA KELAS PIYIK YUNIOR. Full 4 blok.

“Alhamdulillah, sudah empat kali berturut-turut Dinnar mampu menembus puncak juara di kelas hanging. Ya mudah-mudahan di lomba berikutnya, Dinnar masih bisa mempertahankan performa terbaiknya,” bangga Zainuri, usai menurunkan Dinnar dari gantangan.

Baca Juga  Ketua dan Pengurus Baru Pengda P3SI Situbondo Periode 2019-2024, Resmi Dilantik dan Disahkan, Berikut Namanya
DPRD Situbondo Cup
ZAINURI. Saat menerima tropy juara 1 hanging.

Rupanya hari itu “dewi fortuna” benar-benar memayungi Zainuri si pemilik farm Pattimura Probolinggo. Pasalnya, Zainuri selain sukses mengawal Dinnar naik podium utama. Pria yang selalu tampil low profile ini juga mendapat rejeki besar lewat undian doorprize. Karena kerekan 44 yang ditempati Dinnar, Zainuri bisa membawa pulang 1 unit sepeda motor.

DPRD Situbondo Cup
JUARA KELAS PIYIK HANGING.

“Terus terang saya punya firasat apa-apa dan tak menyangka kalau bakal dapat undian doorprize sepeda motor. Tapi kalau Allah sudah memberi rejeki kepada siapapun, tak mungkin bisa ketukar. Alhamdulillah hari ini saya sangat bersyukur, karena Allah sudah memberi rejeki banyak,” ujar Zainuri.

DPRD Situbondo Cup
DOORPRISE SEPEDA MOTOR. Berhasil diboyong Zainuri Probolinggo.

Dan dikesempatan terakhir, H.Edy selaku penanggung jawab lomba. Mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut mensukseskan gelaran perdana ini. “Betul, hanya itu yang bisa saya sampaikan. Dan tak lupa, saya bersama seluruh kru panitia mohon ma’af, jika masih banyak kekurangan di sana sini,” tutup H.Edy yang diamini oleh semua kru panitia.  *agrobur2.

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Perkutut

Syukuran Ultah H Anang dan AMG BF, Jalin Silaturahmi Lewat Perkutut

Published

on

de
H ANANG AMG: Potong tumpeng diserahklan kepada sesepuh Hariyanto.

SABTU, 14 Maret 2020 adalah hari istimewa buat H Anang. Pasalnya hari itu merupakan hari ulang tahunnya yang ke-43 dan sekaligus 365 hari mulai dibangunnya kandang AMG BF di Jalan Mahendradata Denpasar. Untuk mensyukuri berkah yang sudah dianugerahkan Allah SWT selama ini dan seterusnya, H Anang menggelar syukuran ultah ke-43 dan AMG BF yang pertama yang dihadiri kung mania, deku mania dan puter pelung mania di markas AMG BF, Sabtu malam (14/3-2020).

Banyak penghobi kelangenan ikut hadir memberikan doa atas rahmat yang sudah dicapai H Anang, begitu juga kandang AMG BF yang dalam perjalanannya selama setahun kini sudah menambah beberapa kandang, baik ternak perkutut, derkuku maupun puter pelung. Dengan hasil beberapa di antaranya moncer di arena lomba.

Advertisements

Hadir pada acara tersebut, ketua Bidang Lomba P3SI Bali H Salim Andriyanto, sekretaris Pengwil P3SI Bali H Achmad Thosan, sesepuh perkutut Herlan Susilo, ketua PPDSI Bali Hariyanto, Hendro Prayitno, Rais Sugiyanto, Agung Adi, Rizki Suatan, Taufiq, dan lain-lain serta awak agrobur yang ikut menyaksikan pemotongan tumpeng sebagai rasa wujud syukur H Anang yang kemudian potongan tumpeng diberikan kepada sesepuh Hariyanto.

Advertisements
de
GUYUB RUKUN: Jalan terbaik menikmati hobi.

H Anang mengaku merasa bersyukur melalui hobi perkutut, derkuku dan juga puter pelung, dirinya bisa menjalin persaudaraan. Ia menyatakan dalam menekuni hobi, persaingan, bisnis pastilah ada, namun yang utama yang sulit dicari adalah menjaga pertemanan, persaudaraan agar tetap langgeng. ‘’Kehadiran rekan-rekan semakin menumbuhkan semangat untuk tetap menekuni hobi burung,’’ ujar H Anang.

Kehadiran H Anang AMG setahun lalu di perkututan memang telah menghidupkan gairah penggemar perkutut di Bali. Selain punya keberanian membeli burung lomba juga langsung tancap gas beternak perkutut dalam jumlah kandang yang cukup banyak. Begitu juga doyan membeli sangkar-sangkar berkualitas super produk ternama untuk koleksi dan juga rela menyediakan sangkar-sangkar lomba untuk rekan-rekan kung mania. Dan tentunya semangat sebagai bendahara di kepengurusan perkutut, derkuku dan puter pelung semakin menghidupkan organisasi ini.  Selamat ulang tahun Pak Haji Anang. *agrobur3

Baca Juga  Hasil Musda P3SI Pengda Situbondo (14/9): Basuki Kembali Terpilih Sebagai Nahkoda

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Perkutut

Liga Bangkalan Bangkit 2020 Putaran II, Corona Bungkam Lawan di Babak Akhir, Bintang Madura dan Tombo Ati Dibarisan Depan

Published

on

Memasuki Putaran II Liga Bangkalan Bangkit 2020, persaingan perebutan posisi kejuaraan semakin memanas. Perlawanan yang dilakukan peserta untuk saling menjadi pemenang dibarisan paling depan, nampaknya tidak bisa ditawar-tawar lagi. Satu tujuan bagi mereka, yakni mengakhiri penjurian dengan nilai memuaskan.

Komposisi juri yang bertugas di Liga Bangkalan Bangkit Putaran II

Kejar kejaran nilai yang dipertontonkan pada Minggu, 15 Maret 2020 di Lapangan perkutut Gili Kamal, lokasi pelaksanaan even, menjadi aktraksi menarik. Cuaca mendung dan sesekali terlihat kemunculan sinar matahari, menambah serunya perolehan bendera di masing-masing kelas yang dilombakan.

Advertisements
Rutinitas juri dan pengurus, lakukan breefing sebelum turun tugas

Juri, koordinator dan dewan yang diturunkan untuk mengawasi sekaligus menghujamkan bendera persis dibawah kerekan milik peserta, benar-benar menguras tenaga dan pikiran. Empat babak penjurian yang diberikan, seakan perlu ditambah untuk menikmati performa orbitan mereka yang berada di atas kerekan dan gantangan.

Advertisements
Corona, orbitan H.Reyhan/H.Jay Binuang sukses raih juara pertama

Belum lagi supporter yang berbaris tanpa komando, semakin menciptakan nuansa semarak penuh celetukan. Sampai akhirnya, ketika peluit panjang dibunyikan sebagai batas akhir penjurian selesai, maka perekap merangkum siapa yang berhak mengisi daftar juara. Di Kelas Dewasa Bebas,  terjadi adu duel antara Corona dan Keysha.

Kesyha orbitan Team GM Sampang di babak awal unggul dengan raihan bendera empat warna. Sementara Corona, orbitan H.Jay/H.Reyhan Binuang Kalimantan Selatan, hanya meraih bendera tiga waran hitam. Memasuki babak kedua, terjadi pertarungan sengit antar keduanya. Corona membalikkan keadaan dengan raihan bendera tiga warna, sementara Keysha hanya dua warna hitam.

Kelas Dewasa Senior, dibabat habis Corona sebagai juara pertama

Di babak ketiga, perebutan posisi semakin tidak terhindarkan. Corona kembali mempertahankan raihan bendera tiga warna, sedangkan Kesyha andalan Team GM Sampang, hanya meraih bendera dua warna. Di babak akhir, Kesya yang dikerek pada nomor 40 hanya mendapatkan bendera tanpa bunyi, sedangkan Corona pada kerekan 16 mendapatkan bendera dua warna hitam.

Baca Juga  DPRD Situbondo Cup (LAM Seri-8): Duet Amunisi JBM Kuasai Podium Utama, Dinnar Masih Tangguh

Dengan demikian, Corona perkutut ternakan KSM akhirnya ditetapkan sebagai juara pertama, disusul oleh Keysha produk Gemilang pada urutan kedua. Di posisi ketiga diraih Berkah, andalan Team GM Sampang pada kerekan 43 dengan raihan bendera dua warna hitam pada babak perta,a, tiga warna pada babak kedua, ketiga dan keempat.

Tohir (kiri) bersama Bintang Madura raih juara pertama

“Alhamdulillah Corona mampu tampil bagus dan bisa menjadi juara pertama meski dalam kondisi cuaca yang kurang bagus. mudah-mudahan kedepan bisa lebih bagus lagi,” harap H.Atro sang mekanik. Di Kelas Piyik Yunior, Bintang Madura orbitan Rusdi Bangkalan sukses menjadi yang terdepan.

Kelas Piyik Yunior, juara pertama menjadi milik Bintang Madura

Menempati nomor kerekan 125, perkutut bergelang BN ini ditetapkan sebagai juara setelah meraih bendera tiga warna pada babak kedua dan tiga warna hitam pada babak ketiga. Sedangkan babak pertama dan keempat, kurang bunyi. Menyusul pada urutan kedua Reformasi, andalan H.Hasan Sampang yang dikerek pada nomor 72.

Keberhasilan perkutut ring BM meraih posisi kedua ini berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama, ketiga dan keempat serta dua warna hitam babak kedua. Noufus milik Team Nousuf Pamekasan, ring Cristal pada kerekan 97 menyusul pada urutan ketiga dengan raihan bendera dua warna hitam pada babak pertama dan kedua, tiga warna pada babak ketiga dan keempat.

Habib Yahya (kanan) sukses orbitkan Tombo Ati di Kelas Piyik Hanging

“Kali ini Noufus kalah start, baru mau tampil pada babak ketiga. Makanya hanya bisa menjadi juara ketiga. Hasil yang harus kami syukuri,” jelas Supardi bos Team Noufus. Di Kelas Piyik Hanging, Tombo Ati orbitan Habib Yahya Blega, yang digantang pada nomor 89 ditetapkan sebagai juara pertama.

Kelas Piyik Hanging, menjadi milik Tombo Ati

Sukses perkutut produk JBN meraih hasil tersebut berkat raihan bendera dua warna hitam pada babak pertama, tiga warna hitam babak kedua dan ketiga serta bendera tanda bunyi pada babak keempat. Disusul kemudian oleh Gempur andalan M.Sukri Galis, perkutut yang digantang pada nomor 79 ring JBN.

Baca Juga  Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember Putaran-6: Bintang Timur Ngamuk, Jasmine Terbaik, Bunga Dahlia Makin Joss

Kemenangan ini diraih setelah mengkoleksi bendera dua warna hitam babak pertama, dua warna babak kedua, tiga warna babak ketiga dan bendera koncer pada babak keempat. Dilanjutkan kemudian Antasari milik H.Ayong Banjarmasin ring Sinar Joyo pada gantangan nomor 28 dengan raihan bendera dua warna hitam pada babak kedua dan tiga warna babak ketiga.

Suasana di Kelas Kerekan berlangsung seru dan menegangkan

Pada kesempatan yang sama, Abdul Wahid selaku Ketua Panitia Liga Bangkalan Bangkit mengucapkan banyak terima kasih atas semua dukungan yang diberikan oleh peserta. Ucapan permintaan ma’af juga disampaikan jika selama pelaksanaan ada hal-hal yang kurang berkenan dihati para peserta.

Di Kelas Piyik Hanging, persaingan tidak bisa ditawar lagi

“Alhamdulillah LBB Putaran II berjalan lancar tanpa kendala, dukungan dari peserta tetap kami harapkan sampai LBB Putaran Akhir. Kami berusaha melakukan yang terbaik, jika masih ada yang belum menggembirakan, kami mohon ma’af. Mudah-mudahan kami bisa melakukan lebih baik lagi pada putaran berikutnya,” terang Abdul Wahid.

Advertisements
Lanjutkan Membaca