Connect with us

Perkutut

Colombus Buktikan Empat Warna di Gelaran Gotong Royong Kediri, Manisa dan Selendang Tterlalu Tangguh Bagi Lawan

KONBUR Tayang

:

Gelaran Konkurs Gotong Royong Kediri, Minggu 18 Oktober 2020 benar-benar menjadi ajang pamer kualitas perkutut orbitan kung mania yang hadir di lapangan Rest Area Ngasem Kediri. Peserta yang nyaris memenuhi seluruh blok yang tersedia, semakin menambah sengitnya pertarungan perebutan nama baik setiap peternak sekaligus pengorbitnya.

Fauzi (kiri) bersama Aming pemilik Alexander BF sukses orbitkan Colombus

H.Sujanto, selaku penanggung jawab acara mengaku senang dengan dukungan yang sudah diberikan. “Empat blok yang kami sediakan yakni Dewasa Bebas 1 blok, Piyk Yunior atau Setengah Kerekan 1 blok dan Piyik Hanging 2 blok, penuh oleh kehadiran peserta dari beberapa kota,” terang H.Sujanto.

Lebih lanjut dikatakan bahwa besarnya dukungan menjadi sinyal bahwa even ini masih menjadi pilihan kung mania untuk terus menyalurkan hobi perkututnya. “Alhamdulillan gelaran kami masih diminati oleh peserta, kami atas nama panitia mengucapkan banyak terima kasih dan memohon ma’af jika ada kekurangan selama acara,” imbuhnya.

Peserta yang berhasil menembus urutan kejuaraan pose bareng

Yang menarik dari gelaran ini adalah kehadiran kung mania dari berbagai kota seperti Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Tulungagung, Trenggalek, Magetan, Madiun dan beberapa kota lain, menjadi tolak ukur kekuatan jago masing-masing kota. Hanya jago-jago yang memiliki kualitas dan mental lapangan saja, yang mampu menembus daftar kejuaraan di masing-masing kelas yang mereka ikuti.

Ditempat ini juga menjadi pertemuan jawara senior dan pendatang baru untuk berebut tempat terhormat sebagai penunggu podium paling depan. Cuaca cerah seakan memberikan support bagi seluruh perkutut yang ikut ambil bagian, untuk memastikan dirinya sebagai yang terbaik dan layak ditetapkan sebagai pemenang.

Gus Wawan (kiri) berhasil jadikan Selendang amunisi terbaik

Empat babak penjurian yang diberikan, akhirnya menetapkan posisi juara di masing-masing kelas. Untuk Kelas Dewasa Bebas, Colombus, orbitan Team Yupiter Surabaya akhirnya memastikan diri menjadi yang terdepan. Perkutut bergelang Alexander ditetapkan sebagai juara pertama.

Kemenangan perkutut yang dikerek pada nomor 16 berkat raihan bendera tiga warna hitam pada babak pertama, empat warna pada babak kedua dan ketiga serta tiga warna usulan di akhir babak. Fauzi sang mekanik bersyukur atas prestasi asuhannya. “Hari yang bahagia karena bisa mengantarkan Colombus pada podium jawara,” terang Fauzi.

Kung mania Surabaya berhasil boyong juara di semua kelas

Dirinya berharap agar prestasi Colombus bisa terus mengalami peningkatan sehingga mampu mempertahankan gelar yang sudah didapatnya. “Tentunya saya berharap Columbus akan meramaikan persaingan jawara diposisi tiga besar dalam setiap lomba yang akan diikutinya. Ini tantangan besar namun saya bisa menikmatinya,” imbuhnya.

Suasana penjurian even Gotong Royong Kediri

Tigerwood, yang sudah orbit sebelumnya nampaknya belum bisa memberikan perlawanan pada sang yuniornya. Sama-sama dalam rawatan Fauzi, perkutut ternakan Yupiter orbitan Soni Hartanto Surabaya yang dikerek pada nomor 27 harus puas menerima penetapan posisi sebagai peraih podium kedua.

Sedangkan tempat ketiga, menjadi milik Bil Mah andalan Bambang Tarzan Caruban, perkutut bergelang Dewa 09 yang menempati nomor kerekan 11. Di Kelas Piyik Yunior, Manisa orbitan H.Muri Tulungagung, produk ternak Yupiter yang dikerek pada nomor 64 berhasil menjadi yang terdepan.

Makan bareng menajdi sajian khusus dari panitia untuk peserta

Disusul kemudian Jokotingkir andalan Stedy Magetan ternakan BTS yang dikerek pada nomor 60 sebagai juara kedua dan urutan ketiga diraih oleh Favorit Yunior amunisi Sudarso Maospati produk Darso yang menempati nomor kerekan 74. Untuk Kelas Piyik Hanging, Selendang orbitan  Mat Pendekar Sidoarjo berhasil meraih podium pertama.

H.Sujanto (kiri) menyerahkan doorprize TV pada Anton WDN Blitar

Keberhasilan perkutut ternakan Saiken yang berada di gantangan 132 diraih berkat koleksi bendera 2 warna hitam satu babak, 3 warna hitam 1 babak dan tiga warna usulan dua babak. Gus Wawan juru poles Selendang berharap bisa lebih memaksimalkan kerja perkutut rawatannya pada ajang-ajang berikutnya.

Untuk posisi kedua menjadi milik Joyoboyo andalan Hamdan Jombang ring SLK yang digantang pada nomor 140 dan tempat ketiga yakni Balakosa amunisi Kemput Trenggalek ring Hanni yang menempati nomor gantangan 205.

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.