Connect with us

Ternak

CLM Team Depok, Eksis Di Lomba Sukses Tangkarkan Murai Batu Trah Jawara

AGROBUR Tayang

:

Edo CLM depok
Om Edo bersama murai batu Rasco

Bagi Mr Edward atau biasa disapa Om Edo dari Cluster Langkah Maju (CLM) Team sebagai penggemar burung kicauan dia tidak hanya eksis di lomba dengan murai batu koleksinya. Namun, dia juga berhasil mengembangkan burung jagoannya lewat budidaya penangkarannya.

Advertisements

Sudah hampir dua tahun Om Edo bersama para krunya aktif ke lapangan lomba. Sejumlah amunisinyapun kerap mewarnai tangga juara. Sejumlah amunisi murai batunya diantaranya ada nama-nama  Rasco, Rascal, Satria, Apollo, Rajo, Sator, Romeo dan lainnya. Selain itu masih ada belasan ekor burung murai batu koleksi andalannya.

Edo CLM depok
Kembiakan murai batu jawara lewat penangkaran

Untuk turun ke lapangan lomba  lomba CLM biasanya menggandeng Dipo Team yang dimotori Ryan dan Kiky, mereka bersinergi saling mengisi amunisi satu sama lain. “Bergantian lah, kalau koleksi murai kita lagi kurang maksimal kita naikan amunisi Dipo Team, dan begitu sebaliknya,” pungkas Mr Edo.

Yang menarik, tampaknya burung andalannya ini tidak hanya eksis di lapangan lomba, tapi juga sudah berhasil dikembangbiakan untuk mencetak trah juara. Seperti Rasco dan Rascal, keduanya sudah mencetak turunannya.  Mereka dipertemukan anakan Bintang Arwana BF.

Rascal sudah menghasilkan 3 ekor anakannya dari pasangan indukan betina dari Bintang Arwana BF Karawang. Pasangan betina Rascal merupakan anakan trah dari Bocah Sakti.

Sementara, pasangan Rasco trah dari murai Guncang jawara kelas utama Presiden Cup V juga dari Bintang Arwana BF. “Sementara pasangan betinanya sedang mengeram, jantannya kita mainkan ke lapangan,” jelas Om Edo.

Tampaknya, sistem model cabut dari kandang ternak untuk kemudian dilombakan tidak mengurangi kualitas burung tersebut. Karakter maupun birahinya justru lebih seimbang dan stabil, burung jadi lebih mapan saat digantangan.

Edo CLM depok
Murai Batu Rasco

Ini yang sudah dibuktikannya, sudah beberapa kali Rasco maupun Rascal tetap berprestasi diarena lomba meskipun sambil diternakan. Bahkan, Rasco belum lama meraih juara 1 disebuah even organiser independen RBF Enterprise Depok, setelah burung tersebut dicabut dari kandang ternak.

Untuk regenerasi amunisinya dimurai  batu selain menyiapkan hasil breedingnya sendiri, Mr Edo juga mengkoleksi trotolan maupunmurai batu muda hasil penangkar ternama. Rata-rata burung tersebut sudah banyak yang prestasi di lapangan meskipun masih berusia relatif muda.

Beberapa anakan yang dikoleksi dan sudah prestasi disaat burung memasuki usia dewasa diantaranya Romeo produk Mr G dari Kebumen Jawa Tengah. Selama ini dia memang menyimpan beberapa anakan dari produk Mr G.

Dan saat ini mereka siap menyongsong musim lomba tahun 2020 ini, terutama dikelas murai batu ring yang sudah sejak jauh-jauh hari dipersiapkannya. *agrobur4.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ternak

Murai Black Dragon, Ong Bak dan Ring 57, Tiga Jawara Tangguh Koleksi Mr Heru Yang Sudah Lahirkan Generasi Unggulan

Published

on

Breeding Murai Batu Heru Jakarta
Pasangan Murai Batu Ong Bak dikandang ternak

Menangkar burung murai batu jawara guna melahirkan generasi unggulan kini banyak  dilakukan para penghobinya. Mr Heru (Nabil) salah satu diantaranya. Kicaumania dari Rawamangun Jakarta Timur ini, sukses mencetak anakan dari tiga jawara andalannya Black Dragon (BD), Ong Bak dan Ring 57. Ketiga amunisinya ini kini sudah beranak pinak.

Advertisements

Mr Heru (Nabil) selama ini lebih dikenal sebagai penggemar sekaligus pemain sejati.  Beberapa burung murai batu gaco andalannya seperti Singo Edan, Black Dragon, Ong Bak, Ring 57 dan lainnya kerap meraih prestasi disejumlah even organiser khususnya di Jabodetabek.

Breeding Murai Batu Heru Jakarta
Mr Heru.

Disela kesibukannya sebagai CEO disebuah perusahaan multinasional, hobi burung menjadi bagian yang tak terpisahkan dan sudah dilakoninya sejak lama.

Yang menarik, kini dia tidak hanya fokus menyalurkan hobinya dilomba, tapi juga membudidayakan burung-burung andalannya ini lewat penangkaran. Ada 3 burung yang sudah sukses diternakannya diantaranya Black Dragon, Ong Bak, dan Ring 57.

Breeding Murai Batu Heru Jakarta
Murai batu Black Dragon

Tiga tahun silam, siapa yang tidak kenal Black Dragon, rekam jejak prestasinya nyaris tak terkalahkan disetiap arena  lomba yang diikutinya.  Prestasi gemilangnya ketika dia menjadi pemenang  pertama kelas murai batu utama di Piala Pasundan Bandung I  Bandung.

Ketika itu burung tersebut  masih dikoleksi Bonni Novandi,  yang dikenal kerap merajai disejumlah even-even penting berskala nasional, bahkan spesialis juara dikelas utama.

Breeding Murai Batu Heru Jakarta
Anakan Tunggal Black Dragon

Pasca take-over oleh Mr Heru (Nabil) dari Bonni, prestasi Black Dragon semakin mengkilap. Prestasinya juga terus berlanjut. Sebagai salah satu burung kesayangan, sang pemilik  akhirnya mencoba menternakannya.

Agar kelak mengalirkan trah burung hebat, dipilih indukan betina unggulan dari peternak ternama. Seekor betina istimewa ternakan dari almarhum Iwan Narpati Jakarta yang menjadi pendampingnya.

Breeding Murai Batu Heru Jakarta
Anakan Ong Bak

Dipenghujung tahun 2019 lahir seekor anakan tunggal berjenis jantan trah Black Dragon. Selain Black Dragon, pejantan tangguh lainnya yang berhasil diternakannya ada Ong Bak, burung ini juga memiliki riwayat prestasi cemerlang saat ditangan pemilik sebelumnya. Dia merupakan pemenang di even BnR Award beberapa tahun silam saat burung ini dimiliki Elviano.

Untuk itu, betina yang dipasangkannya juga tentunya pilihan terbaik. Betina yang didatangkan dari kota Malang. Silsilah sibetina tersebut juga bukan burung sembarangan, tak lain adiknya Singo Edan burung jawara andalan Mr Heru saat ini.  Pasangan terbaik ini juga sudah mencetak anakan seekor betina dan 2 ekor jantan.

Pasangan ketiga adalah pejantan Ring 57, juga bagian dari koleksi andalannya. Burung ini sudah banyak meraih segudang prestasi. Ring 57 dipasangkannya dengan betina berbulu warna blorok. Selain bulunya yang eksotis betina blorok ini juga merupakan indukan berkualitas.  Pasangan tersebut baru saja menetaskan anak-anakannya 12 April 2020 lalu.

Breeding Murai Batu Heru Jakarta
Betina Blorok Pasangan Ring 57

Yang jelas, Mr Heru (Nabil) tidak hanya sukses mengantarkan burung-burung miliknya sebagai burung papan atas, tapi juga berhasil melahirkan generasi terbaru anak-anakannya. Kesemua anakan tersebut menggunakan kode ring NFJ BF Jakarta.

Karena dia sebagai penghobi, anak-anakannya tersebut kelak hanya untuk menjadi koleksi pribadinya. Pejantan-pejantan tersebut juga diternakan terbatas tidak lebih dari 2 kali produksi. “Selanjutnya kembali dimainkan, diturunkan kelomba,” pungkasnya.

Sementara, betina-betina tersebut juga akan tetap dia simpannya untuk dipersiapkan dijodohkan dengan burung koleksinya yang lain, Singo Edan dan Singkir Sakti. Keduanya tengah dipersiapkannya ke kandang ternak. *agrobur.

Lanjutkan Membaca

Ternak

U-10 BF Jakarta, Cetak Albarkah Jr Generasi Baru Murai Batu Koleksi Om Andre Kemang

Published

on

Breeding Murai U-10 BF Jakarta
Uten ditangannya banyak cetak burung unggulan

Menangkar burung murai batu jagoannya di lapangan kini banyak dilakukan kicaumania khususnya di Jabodetabek. Om Andre Kemang salah satu diantaranya, dimasa musim libur lomba seperti saat ini menjadi momen yang pas saatnya menangkarkan burung andalan guna melahirkan generasi penerus sang gacoan.

Advertisements

Untuk mencetak trah burung unggulannya bernama Albarkah ini Om Andre mempercayakan pada Uten pemilik U-10 BF di kawasan Lenteng Agung Jakarta Selatan. U-10 BF sendiri selama ini dikenal sebagai peternak murai batu yang sudah banyak melahirkan anakan-anakan bagus.

Murai batu Albarkah tak lain merupakan burung istimewa koleksi andalan Om Andre. Sudah lebih dari 3 tahun burung tersebut ditangannya. Sejumlah prestasi cemerlang  diraihnya diberbagai lomba berskala nasional maupun regional. Burung ini selain memiliki kualitas materi isian mewah, durasi kerjanya juga hebat. 

Breeding Murai U-10 BF Jakarta
Om Andre Kemang saat menjelang gantanng Albarkah

Menurut pemiliknya, dia termasuk tipe burung jujur, setiap dibawa ke lapangan dan ketemu lawan, pasti jalan. Itu sebabnya, untuk melahirkan generasi selanjutnya Om Andre berusaha menternakannya, dengan cara menitipkannya ke peternak yang selama ini sudah dikenal sukses dan berhasil, diantaranya U-10 BF ini.

Meskipun masuk kandang ternak, bukan berarti Albarkah pensiun di lapangan lomba. Kalau situasi sudah kondusif dan kondisi burungnya maksimal dia bakal persiapkan kembali ke lapangan.

Breeding Murai U-10 BF Jakarta
Albarkah di Kandang Ternak

U-10 BF, selain menternak koleksi burung murai batu pribadi yang jumlahnya terbatas hanya beberapa pasang saja, juga ada beberapa pemilik burung jawara lainnya  yang menitipkan padanya untuk dibudidayakan dan berhasil.

Disela kesibukannya, Uten yang berprofesi sebagai guru disalah satu SMK di Jakarta dalam merintis penangkarannya dimulai sejak 4 tahun silam. Minatnya menangkar diawali dari  hobinya sebagai pemain murai batu. Itu sebabnya dia lebih faham memilih dan menentukan calon indukan pejantan maupun betina yang berkualitas.

Breeding Murai U-10 BF Jakarta
Albarkah Jr

Dari pengalamannya sebagai pemain ini yang membuatnya berhasil mencetak anakan unggulan. “Sekarang saya dititipkan Albarkah milik Om Andre untuk dibudidayakan disini, “ jelasnya.

Menurutnya, sejak beberapa bulan menjadi penghuni U-10 BF sudah dua kali Albarkah mencetak anakannya. Anakan pertama lahir betina, dan anakan kedua jantan. Tampaknya, anakannya yang baru berumur beberapa pekan ini bakal memiliki kualitas istimewa ang diturunkan kedua indukannya.

Breeding Murai U-10 BF Jakarta

Pasangan betina yang dijodohkan dengan Albarkah sendiri bukan burung sembarangan, induk betina yang dipasangkannya tak lain dari trah dari ternakan H Arif, Aster BF Jogya. Produk Aster BF sendiri selama ini memang dikenal menggunakan indukan-indukan betina maupun pejantan unggulan.

Anakan-anakan Albarkah kelak nantinya menurut Om Andre akan dipeliharanya sebagai koleksi pribadinya. “Karena Albarkah itu kan burung kesayangan saya, makanya diternak agar melahirkan generasinya, semoga saja berkah,” pungkasnya diakhir obrolannya.  *agrobur4.

Lanjutkan Membaca

Ternak

Bintang Arwana BF Karawang, Jawa Barat Breeder Murai Batu: Produk Anakannya Laris Manis, Trah Guncang Paling Diminati

Published

on

media agrobur jawa barat breeding murai batu bintan arwana bf

Produk penangkaran murai batu Bintang Arwana Bird Farm Karawang belakangan ini semakin mengkilap saja pamornya. Anakannya laris manis, terutama yang terlahir dari kandang-kandang favorit trah-trah unggulan salah  satunya Guncang.

Advertisements
Aksi Murai Batu Guncang

Disela istirahat turun ke lapangan karena larangan pemerintah menghentikan segala aktivitas  lomba untuk semua even organiser dalam pencegahan penyebaran Covid 19, Bintang Arwana BF terus berbenah.  Diantaranya fokus membenahi materi indukan kandang ternaknya.

Murai Batu Bocah Sakti

Buah kesuksesan yang dari penangkaran milik Triyanto ini bukan diraihnya secara instan, Butuh proses dan perjalanan waktu yang lumayan panjang guna menampilkan produk-produknya dilevel papan atas murai batu tanah air.

Murai Batu Racun

Tujuh tahun silam, Triyanto yang sebelumnya dikenal sukses budidaya ikan arwana memulai hobinya diburung kicauan, khususnya murai batu. Disaat mengawali penangkaran murai batu, ketika  itu dia lebih mengandalkan sejumlah pejantan yang biasa dimainkannya di lapangan lomba, saat itu diantaranya ada Raja Cilik,  Samurai, Reinkarnasi dan lainnya.

Murai Raja Sakti

Untuk memperbaiki materi indukan pejantannya, dia juga menambah beberapa burung andalannya seperti Bomber, Raja Medan, Algojo, Dinamit dan Dewa.  Dengan menggunakan indukan pejantan dari jawara-jawara tersebut kini mengalirkan anakan-anakan unggulannya.

Murai Batu Reinkarnasi

Memasuki tahun 2019 produknya semakin melejit. Bahkan beberapa gaco andalannya banyak yang mengorbit di lomba berskala nasional. Yang fenomenal ketika dia sukses mengantarkan murai batu Guncang ketangga juara pertama dalam gelaran Presiden Cup 5 BnR di Jakarta. Ketika itu Guncang yang berkode ring BnR sukses meraih gelar dikelas utama yang berhadiah 1 unit mobil.

Murai Batu Maharaja

Padahal, saat itu burung tersebut merupakan salah satu materi indukan pejantan yang sedang diternakannya. Ya, burung tersebut memang berfungsi sebagai indukan pejantan dikandang ternak sekaligus jadi amunisi andalannya di lomba. “Selain diternakan juga bisa dimainkan di lapangan,” terang Triyanto.

Trotolan Bocah Sakti Jr

Untuk saat ini selain Guncang ada sejumlah amunisi andalannya dilomba maupun pejantan tangguhnya di kandang ternak diantaranya Bocah Sakti, Maharaja, Reinkarnasi, Raja Sakti, Racun, Athena dan lainnya.

Aksi Guncang Jr

Tidak kurang 14 petak kandang tertata rapih di kediamannya di  komplek perumahan Grand Taruma, Karawang, Jawa Barat. Penangkarannya tidak banyak, karena dia memang tidak mengejar kuantitas, tapi  lebih mengedepankan kualitas. Produk anakannya yang terbatas,  peminat harus inden terlebih dahulu.

Pasca Panen

Karena pejantannya indukan prestasi, untuk pasangan betinanya dia juga cukup selektif, bahkan agar menjaga kualitas anakannya nanti, sebagian indukan betinanya dia gunakan dari hasil breedingnya sendiri yang sudah jelas silsilah dan keturunannya.

Kandang ternak yang dibuat tertata rapih dan bersih, dari bahan baku rangka  alumunium berlapis kawat halus. Masing-masing petak lebar 1,2 meter x panjang 2 meter x tinggi 2,5 meter. Bagian teras yang tertutup dibagian atasnya.  Pasangan yang sudah terseleksi biasanya dilepas langsung di kandang dibiarkan berjodoh sendiri, namun tetap dalam pemantauannya. Bilamana indukan jantan galak betinanya  yang diganti.

Kotak sarang ditempatkan di setiap sudut kandang biasanya ada 2 kotak sarang sehingga burung bisa memilih sesuai dengan seleranya. Kandang berlantai tanah berpasir dilengkapi pepohonan kecil menggunakan pot, lengkap dengan bak mandi berisi air bersih. Rata-rata indukan bertelur 2-3 butir, sementara indukan mengeram, induk jantan biasanya dipersiapkannya ke lapangan lomba atau tetap dibiarkan di dalam kandang. Setelah mengeram, anakan menetas dibiarkan hingga mencapai umur 7 hari.

Anakan yang baru dipanen langsung dipasang ring, Bintang Arwana BF. Kemudian anakan dimasukan ke kandang pembesaran hingga memasuki umur  1,5 bulan selanjutnya dipisah satu persatu setiap kandangnya. Lantas berapa harga anakan kandang favorit khususnya anakan dari Guncang? Tidak kurang dari Rp 12,5 juta untuk seekor trotolannya, itupun peminat haru rela mengantri menunggu gilirannya.

Saat ini yang masih buka indenan selain anakan Guncang ada Reinkarnasi, dan Athena. “Yang lainnya masih antri banyak, jadi nggak terima dulu,” pungkasnya. Selain menjual anakan trotolan jantan buat kalangan pemain, Bintang Arwana BF juga menyediakan calon indukan betina buat para breeder. Calon-calon indukan betina produknya ini juga tak kalah laris manisnya. Agrobur

Lanjutkan Membaca