Connect with us

Lomba

Camat Cup I Bersama PBI (19/1) di Negara: Nobatkan 6 Burung Terbaik, Duta Bali Shanti dan Agus SJ Juara Umum

KONBUR Tayang

:

de
DUTA BALI SHANTI: Dikawal Mr. Baim BSF, Duta Bali Shanti sabet juara umum setelah mendominasi poin

EVENT Camat Cup I yang digulirkan PBI Cabang Jembrana bersama Pemerintah Kecamatan Negara Minggu, 19 Januari 2020 kemarin di Gantangan Pasti Puas Negara berjalan sukses. Dihadiri tidak kurang dari 625 peserta dari berbagai daerah baik tuan rumah Jembrana, Buleleng, Tabanan dan Denpasar, lomba berjalan tertib dan tidak ada komplin dari peserta.

de
CAMAT CUP: Dibuka Camat Negara langsung tancapkan koncer A

Lomba dibuka secara resmi Camat Negara I Wayan Andy Suka Anjasmara, SSTP, MM ditandai dengan penggantangan burung cucak ijo. Kemudian dilanjutkan dengan penancapan koncer A yang disematkan kepada gantangan 22 bernama Panglima milik Kris.

de
CAMAT NEGARA: I Wayan Andy Suka Anjasmara dukung penuh lomba burung

Andy Anjasmara yang juga penghobi burung memberikan dukungan penuh pada kegiatan lomba karena dirasakan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. Melalui hobi burung, diharapkan masyarakat khususnya penghobi burung semakin menumbuhkan kepedulian pada pelestarian alam. Lomba burung juga bermanfaat positif sebagai penyaluran hobi setelah sibuk dalam kehidupan keseharian dan juga sebagai media silaturahmi. Namun yang tak kalah pentingnya adalah hobi burung telah meningkatkan perekonomian kerakyatan baik sebagai peternak burung, pedagang pakan, sangkar dll. ‘’Karena itu, kami berharap Camat Cup ini bisa digelar dua kali dalam setahun,’’ terang Andy Anjasmara.

de
KELAS CUCAK IJO: Diluberi peserta ijo mania

Di tengah lomba yang sebagian besar membuka kelas G36, juri bisa lebih cepat dan akurat memberikan penilaian. Begitu juga peserta yang juga bisa ikut mengawasi dengan seksama burung yang bertarung di arena. Hasilnya pun dari lomba dibuka hingga berakhir tidak ada komplin dari pemain. Terlebih lagi panitia begitu ketat memberlakukan lomba tertib tanpa teriak, dimana bendera peringatan ditancapkan pada burung yang pemiliknya teriak-teriak menyebutkan nomor gantangan. Ketegasan seperti ini tanpa memandang siapa pemiliknya, mampu menenangkan suasana sehingga juri bisa bekerja maksimal dan peserta bisa menikmati lomba lebih nyaman.

de
AMBIL NOMOR GANTANGAN: Sebelum naik, peserta ijo ambil undian nomor gantangan

Lebih mantap lagi, panitia mencoba membangun system untuk menjaga fairplay, salah satunya dengan mengundi nomor gantangan jelang kontestan akan naik khususnya di kelas cucak ijo. Akibatnya, peserta harus menggantang burung sesuai dengan nomor undian yang didapat. Di kelas ini burung benar-benar diuji kualitasnya, baik kualitas bisa tampil di posisi mana pun, maupun bebas lawan yang ada di sampingnya.

de
PERIKSA PAUD: Cek untuk pastikan benar-benar paud

Juri juga begitu serius ketika memberikan keputusan juara di kelas paud. Sesaat koncer ditancapkan, peserta, juri dan panitia bersama-sama melakukan cek fisik paud. Hal ini untuk memastikan bahwa para kontestan benar-benar paud. Kemarin, dari keputusan bersama akhirnya menganulir juara 4 karena dinilai secara fisik sudah beranjak dewasa.

de
ANAK DEWA: Sabet terbaik punglor merah milik Thika

Kelas demi kelas lomba berjalan tertib tanpa teriak, membuat juri yang bertugas dengan penuh tanggung jawab menancapkan koncer pada gaco-gaco yang diyakini memiliki kualitas lebih dari lawan-lawannya. Dari pertarungan di masing-masing kelas, panitia menobatkan 6 burung terbaik.

de
PANGLIMA: Cucak Ijo Terbaik Milik Kris

Di antaranya ijo terbaik yang disabet Panglima milik Kris setelah hatrick, New Sampit milik Agus SJ yang  dua kali sebagai runner up dan naik podium utama di laga penutup, Anak Dewa milik Tikha yang nyeri di kelas punglor merah, Cinta Laura debutan Tut De Ariana JBT yang double winners di kelas cucak jenggot, Gendok milik Yance yang mendominasi kelas fighter, dan Kembar RHBIB yang unggul di kelas paud.

de
CINTA LAURA: Cucak jenggot terbaik milik Tut De Ariana

Namun masih ada sederet gaco yang sukses mendominasi juara. Di antaranya Mahkota milik D’Yan Samurai yang nyeri di kelas cendet, dan Anti Virus milik Godel 13 yang juga borong kelas kenari.

de
GENDOK: Fighter terbaik
de
KEMBAR: Sabet paud terbaik

Di balik pertarungan sengit yang terjadi di masing-masing kelas hingga penetapan burung terbaik, berbeda dengan perebutan juara umum baik BC maupun SF. Walaupun beberapa tim ikut meramaikan lomba ini, namun kesempatan diberikan buat Duta Bali Shanti yang digawangi langsung sang Pembina Bali Shanti Mr. Baim BSF sebagai juara umum BC. Hadir pula Duta Mahayastra Cup II yang mengorbitkan Palapa di kelas cucak ijo, ada juga Falcon BC yang mendominasi kelas love bird, LMBC, dll.  

de
DUTA BALI SHANTI: Siap meramaikan lomba di Bali dan Jawa.

Duta Bali Shanti berhasil mendominasi poin setelah unggul di kelas cendet melalui Mahkota milik D’Yan Samurai, Klorofil milik Mr. Baim yang meraih satu poin di kelas cucak ijo, Killer yang moncer di kelas murai batu ring dan Ogex di kelas fighter. Dukungan penuh diberikan kicau mania yang hadir di antaranya dari Panglima, Cinta Laura, Anti Virus, Anak Dewa, Pemburu, dll.

de
AGUS SJ: Sabet juara umum single fighter

Sementara itu, Agus Sapujagad sukses memetik juara umum single fighter setelah unggul melalui New Sampit di kelas murai batu, Ningrat di kelas cucak ijo, serta dukungan kicau mania yang hadir. Sederet SF yang ikut lomba di antaranya Sampat Lidi, Panser Bali, Tommy SF, ABC SF, Brother SF, Novita Buah, Dua Saudara, Moncle SF dll.

de
DOORPRIZE KAMBING: Diraih Tut De Ariana melalui tiket cendet nomor 21

Di akhir lomba, beragam doorprize seperti pakan burung, sangkar, tv lad  sampai undian utama seekor kambing diundi. Undian utama seekor kambing pejantan akhirnya diraih Tut De Ariana melalui tiket cendet bernomor 21.  

de
PANITIA: Berikan yang terbaik buat pemain

Ketua Panitia Mr. Usrok didampingi ketua PBI Cabang Jembrana Made Budi Darma mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicau mania yang sudah berkenan hadir. Begitu juga Bpk Camat Negara yang sudah memberikan dukungan serta memohon maaf jika selama penyelenggaraan lomba ada hal-hal yang kurang berkenan. Ikuti terus Camat Cup I, karena masih ada berita-berita lainnya. *agrobur3

de

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.