Connect with us

Derkuku

Bupati Situbondo Cup 2019: Posisi Presiden Belum Bergeser, Kresno Buto dan Ramayana Pimpin Daftar Juara

KONBUR Tayang

:

Bupati Situbondo Cup 2019
KRU PANITIA DAN TIM JURI. Sukses mengawal gelaran Bupati Situbondo Cup 2019.

Lomba Seni Suara Alam Burung Derkuku bertajuk Bupati Situbondo Cup V yang digelar pada Minggu, 27 Oktober 2019 di Lapangan Mandala, jalan Arjuna Barat Kantor Samsat Mimbaan Panji Situbondo. Even yang merupakan agenda Liga Derkuku Indonesa 2019, Putaran IX berlangsung lancar, aman dan tertib.

“Lomba “Bupati Situbondo Cup 5 tahun 2019.kami gelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Situbondo 2019, tahun kunjungan Wisata,” terang Pengda PPDSI Situbondo Harianto. Acara dibuka langsung tepat pukul 08.00 WIB oleh perwakilan PPDSIPusat, Kuncoro Budi Santoso.

Bupati Situbondo Cup 2019
H.Yusuf Haryanto menerima trophy untuk Presiden, derkuku orbitannya.

Dalam sambutannya, Kuncoro mengaku berterima kasih kepada PPDSI Situbondo yang sudah bersedia menjadi tuan rumah menyelenggaraan LDI 2019. “Saya atas nama Pengurus PPDSI Pusat mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, terutama PPDSI Situbondo dan juga dekoemania yang sudah mendukung acara ini,” jelas Kuncoro yang didampingi oleh Harianto dan Ketua Panitia Lomba Sakur Jayadi.

Bupati Situbondo Cup 2019
Pemenang di Kelas Yunior pose bareng usai menerima trophy kejuaraan.

Sakur Jayadi selaku ketua panitia memberikan apresiasi kepada peserta yang telah mendukung acara tersebut. “Saya selaku ketua panitia sangat berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah menghadiri acara lomba Bupati Situbondo Cup tahun 2019. Mudah-mudahan kami bisa memberikan apa yang selama ini diinginkan,” jelas Sakur.

Lomba kali ini membuka empat blok dengan rincian Kelas Senior 1 blok, Kelas Yunior 1 blok dan Kelas Pemula 2 Blok. Dari data yang masuk ke panitia, peserta yang hadir berasal dari Jakarta. Bogor, Bekasi yang dikomandani oleh Cak Hari Imawan Bogor. Peserta lain berasal dari Yogjakarta, Bantul, Solo, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Malang, Jember, Lumajang Bondowoso dan Situbondo.

Bupati Situbondo Cup 2019
Sunaryo (kanan) menerima trophy juara untuk Kelas Pemula.

Ada juga peserta dari Pulau Dewata Bali dan Lombok Nusa Tenggara Barat. Kehadiran peserta membuat persaingan perebutan posisi kejuaraan di masing-masing kelas berlangsung sengit dan menegangkan. Cuaca panas yang mengitari lapangan, semakin membuat kondisi arena makin terasa luar biasa panasnya.

Bupati Situbondo Cup 2019
Haryanto (tengah), Ketua PPDSI Situbondo bersama dekoemania lintas kota

Di Kelas Senior, terjadi perang antara Presiden orbitan Koh Liang mania asal Jakarta dan dan Narasoma andalan B2W Bird Farm Sleman Yogyakarta. Setelah melalui empat babak penjurian, akhirnya Presiden, derkuku ternakan YNT 035 yang dikerek pada nomor 82, dinobatkan sebagai juara pertama.

“Alhamdulillah Presiden masih mau bunyi dan bisa kembali jadi juara pertama,” tegas H.Yusuf Haryanto. Disusul kemudian oleh Narasoma, produk B2W 1418 yang menempati nomor kerekan 66 sebagai juara kedua. Dan juara ketiga ditempat oleh RIndu Adem milik Abdul Karim Kediri ring JBKRM 393 pada kerekan 78.

Bupati Situbondo Cup 2019
Cak Hari Imawan (kiir) menerima trophy juara dari Laiman Santoso Solo

Di Kelas Yunior tetap nangkring Krisno Duto orbitan Sukarjo Sleman Yogyakarta ternakan B2W 2382 yang menempati nomor kerekan 40. Disusul kemudian pada urutan kedua dan ketiga, yakni Pangeran dan Bandung, masing-masing milik Koh Liang Jakarta pada kerekan 25 dan H.Yusuf Haryanto Bantul Yogyakarta pada nomor kerekan 41.

Bupati Situbondo Cup 2019
Kresno Buto orbitan Sukarjo Yogyakarta raih juara pertama di Kelas Yunior

Kedua derkuku tersebut merupakan produk ternak YNT. Dikelas Pemula, juara pertama diraih oleh Ramayana orbitan Witono Situbondo ring YNT 039 yang dikerek pada nomor 116. Disusul kemudian oleh Nada milik H.Yusuf Haryanto Bantul Yogyakarta ternakan YNT 022 yang menempati nomor kerekan 142.

Dan ditempat ketiga diraih oleh Banyu Langit milik Cak Hari Imawan Bogor ring NW 118 pada nomor kerekan 123. Ada yang menarik dari kemenangan Ramayana sebagai peraih juara pertama.Witono merupakan pendatang baru dan merupakan binaan PPDSI Situbondo.

Bupati Situbondo Cup 2019
Suasana lomba Bupati Situbondo Cup, even Liga Derkuku Indonesia ke-8.

“Pak Witono berangkat dari nol, ia bisa mendapatkan ring YNT dari pak Slamet Situbondo yang didapat dari menukar burung derkuku ternakan sendiri sebanyak 8 ekor plus uang mahar yang sangat relatif kecil. Selama dipelihara oleh Bapak. Slamet tidak pernah meraih juara,” ungkap Haryanto, Ketua PPDSI Situbondo.

Namun ketika dipelihara Wittono, hanya dalam 2 bulan dari gelaran Bali Cup sampai Bupati Situbondoo Cup, akhirnya bisa meraih juara pertama di Kelas Pemula. “Selama babak pertama sampai babak terakhir, Ramayana mampu menampilkan suara terbaik khas suara tengah panjang,” lanjut Haryanto.

Bahkan H.Yusuf Haryanto sempat kaget sekaligus bangga karena ring YNT miliknya tampa dinyana nangring di posisi terhormat. Kemenangan Ramayana nampaknya disambut antusias besar oleh dekoemania. Tidak sedikit yang memberikan selamat kepada Witono yang telah berhasil meraih prestasi bagus. Bahkan Witono tidak langsung menurunkan burung miliknya, meski penjurian sudah berakhir dan banyak burung lain yang diturunkan. Tujuannya hanya satu, ingin memberikan hiburan kepada para peserta yang ingin menikmati kemerduan suara Ramayana saat berada di atas kerekan.

Bupati Situbondo Cup 2019
Klik untuk memperbesar Daftra Juara.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.