Connect with us

Perkutut

Banyaknya Bookingan, JBM BF Malang Bakal Bangun 100 Kandang Lagi

KONBUR Tayang

:

JBM BF MALANG. H.Faisol dan Ahmad Hidayat (kanan) akan menambah 100 petak kandang.
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Siapa yang tak kenal dengan nama farm JBM (Jawa-Banjar-Madura), milik H. Faisol Syaifiie, Bululawang, Malang. Salah satu peternak yang sudah banyak mencetak jawara-jawara perkutut nasional dari oplosan kadang-kandangnya.

Nama-nama seperti Mutiara Sejati, Central, Pahlawan, Radar dan beberapa nama jawara nasional lainnya. Adalah asli produk JBM, yang dulu sering mendominasi kejuaraan. Baik itu lomba regional, lomba besar maupun lomba nasional.

 Sehingga tak keliru kalau markas JBM tak pernah sepi didatangi kung mania, baik dari Indonesia sendiri maupun kung mania dari negeri Jiran Malaysia. Untuk berburu piyik-piyik kualitas produk JBM BF. Baik untuk amunisi lomba maupun untuk materi isi kandang.

AWAK KANDANG BERSAMA H.FAISOL dan AHMADA HIDAYAT. Siap bekerja jujur dan semangat.

Dan sampai saat inipun, kandang-kandang JBM masih tetap mencetak perkutut-perkutut kualitas lomba. Seperti nama Berlian Timur, Berlian Putih, Bangkit yang jadi andalan team JBM di latber Yosorati Cup Sumberbaru, Jember.

Lalu Sensasi milik Kumoro Jember. Lalu Mutiara milik H Amir Situbondo. Dan nama Netral JBM, Tak Kusangka, Radar serta Morena milik team JBM yang mendominasi kejuaraan latber di Malang dua pekan lalu. Adalah bukti nyata, kalau produk JBM masih tangguh.

Seiring dengan itu, markas JBM pun kini masih jadi jujugan kung mania untuk mendapat piyik-piyik kualitas oplosan kandangnya. Namun untuk memenuhi pesanan ataupun bookingan kung mania yang terus mengalir. H. Faisol selaku owner JBM, berencana akan menambah jumlah kandangnya lagi.

H.FAISOL. Bersama kung mania yang berburu piyik produk JBM.

“Benar, mengingat banyaknya pesanan (bookingan), JBM akan menambah sekitar 100 petak kandang lagi. Dan keputusan ini, setelah hari Jum’at (21/8) kemarin saya musyawarahkan dengan semua awak kandang. Dan Alhamdulillah, semuanya setuju,” terang H.Faisol.

Namun dengan syarat, lanjut H.Faisol. Semua awak kandang harus bekerja dengan benar, semangat, jujur dan tidak meninggalkan sholat 5 waktu. Bahkan H.Faisol menekankan kepada semua awak kandang, baik yang laki maupun perempuan. Satu jam sebelum masuk waktunya sholat, semua awak sudah bersih dan siap melaksanakan kewajiban.

“Iya, soalnya sholat 5 waktu ini yang utama sebagai kunci keselamatan dunia maupun di akhirat nanti. Saya tidak pernah memarahi awak kandang seandainya lalai menjalankan tugasnya. Tapi saya sangat marah kalau awak kadang lalai masalah ibadah kepada Allah. Terutama lalai menjalankan sholat 5 waktu,” sambung H.Faisol.

DISKUSI BURUNG. H.Faisol (kanan) bersama kung mania.

Dan rencana penambahan100 petak kandang yang akan dilakukan JBM, bukan yang ada di markas Bululawang. Tapi pengembangan dilakukan di sebelah barat dari kandang utama JBM, yang jaraknya tidak terlalu jauh dan masih satu gang.

“Betul, rencananya kandang kambing kontes milik putra saya yaitu H.Amin Faisol yang ada barat dari markas JBM itu yang akan kita rombak jadi kandang perkutut. Sedangkan kandang-kandang kambingnya, akan dipindah ke Desa Jabung, Pakis Tumpang, Malang. Dengan penambahan 100 petak, kandang di JBM yang awalnya hanya 121 petak, nanti total jadi 221 petak,” tutur H.Faisol.

Dan untuk mengisi 100 petak kandang nanti, pemilik JBM juga sudah menyiapkan materi-materi indukan kualitas. Baik dari burung-burung import Thaisel maupun berburu di peternak papan atas Indonesia. Seperti beberapa materi kualitas dari kadang-kadang favorit Cristal BF maupun dari kandang Prokung Semarang.

“Ia semua materi sudah ada di markas JBM. Nanti tinggal menyilangkan dengan burung-burung import maupun dengan produk JBM sendiri. Ya mudah-mudahan Allah meridhoi usaha pengembangan kandang nanti,” ujar H.Faisol.

JANGAN LUPA IBADAH. Pesan H.Faisol kepada semua awak kandang.

Karena terus terang, lanjutnya lagi. Hasilnya nanti bukan hanya untuk JBM bersama semua awak kandang. Tapi yang utama untuk membiyayai para santri yang ada di ponpes Roudotulfalah, Barunggagah, Tambellangan, Sampang, Madura. Serta sebagian lagi untuk menyantuni fakir miskin dan orang-orang yang tidak mampu.

“Alhamdulillah, mungkin berkat doa para santri itulah. Saya merasa bersyukur dan cukup untuk mengelolah ternak maupun pondok. Serta membangun Masjid Alfalah, tanpa harus meminta sumbangan kepada siapapun, meski biayanya cukup besar sekali. Karena hanya kepada Allah lah, kita memintah dan memohon pertolongan,” tandas H.Fasiol.

Sementara untuk urusan kadang perkutut, H.Faisol menyerahkan sepenuhnya kepada sang menantu yaitu Ahmad Hidayat bersama awak kandang. Sedangkan H. Moh. Amin Faisol, yang dulu juga getol turun di lomba-lomba perkutut. Sekarang harus fokus menangani ternak kambing kontes, yang harganya juga lumayang mahal.

“Betul, untuk urusan burung perkutut biar sama Ahmad Hidayat. Sedangkan Amin  sekarang sudah fokus ke kambing kontes. Soalnya saya sendiri harus bolak balik Malang-Madura untuk mengurus pondok. Ya do’akan saja, mudah-mudahan semuanya lancar dan diridhoi oleh Allah SWT, Amiin,” tutup H.Faisol yang akrab disapa Abah Faisol. *agrobur2.

Perkutut

Daftar Juara Irama Agung Cup Jatiroto-Lumajang, Minggu 5 Desember di Lapangan Umbulsari PG Jatiroto

Published

on

Irama Agung Cup Jatiroto Lumajang
IRAMA AGUNG CUP JATIROTO. Ramai jadi ajang persaingan jago-jago Jawa Timur dan Bali.
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Agenda perdana Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut, bertajuk “Irama Agung Cup” Jatiroto, Lumajang.  Dalam rangka tutup giling tahun 2021, Pabrik Gula Jatiroto. Pada hari Minggu 5 Desember 2021, di Lapangan Umbusari, PG Jatiroto. Menjadi persaingan seru, bagi jawara-jawara perkutut dari JawaTimur dan Bali.

Empat babak penilaian, betul-betul dimanfaatkan oleh jago-jago terbaik untuk bisa memboyong tropy kejuaraan. Dan inilah perkutut-perkutut hebat, yang sukses mencatatkan namanya, didaftar kejuraan. Selengkapnya bisa dilihat di box, daftar juara di bawah ini. *agrobur.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Data Juara LPJI#2 Prokung Cup, Minggu 05 Desember 2021, Lapangan Ngrenak Yogyakarta

Published

on

Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Minggu, 05 Desember 2021 menjadi agenda gelaran Liga Perkutut Jogja Istimewa (LPJI) #2 bertajuk Prokung Cup. Menempati lokasi di lapangan Ngrenak Yogyakarta, panitia berhasil membuka empat kelas yang meliputi Kelas Dewasa Senior, Dewasa Yunor, Piyik Yunior dan Piyik Hanging.

Benny Kurniawan membagikan masker untuk peserta

Seluruh kelas yang dilombakan terisi penuh oleh peserta yang hadir dari berbagai daerah, tidak hanya tuan rumah, tetapi kung mania dari luar kota, seperti Salatiga, Semarang, klaten, Surabaya, Kebumen, Sidoarjo, Purwokerto, Temanggung, Banyumas, Magelang, Boyolali dan beberapa daerah lainnya.

Suasana penjurian di Kelas Piyik Hanging

Empat babak penjurian juga berlangsung tanpa kendala. Cuaca yang cukup cerah membuat persaingan di arena lomba berlangsung seru dan penuh aksi drama mengegangkan. Sampai akhirnya, juri yang bertugas berhasil menentukan posisi kejuaraan di masing-masing kelas yang mereka ikut.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Juara Di Lapangan Superman Jakarta Utara, Raja Alam Langsung Ditawar H Mahfudi

Published

on

Raja Alam DMT BF Depok
Penawaran Masih Belum Sepakat H Mahfudi, Tono DMT dan Billah Bagus BF
Advertisements
Iklan JBM BF Malang
Advertisements
Iklan Akbar 24 BF Bangkalan
Advertisements
Iklan WAS BF Banyuates
Advertisements
Iklan Trimurti BF Sidoarjo
Advertisements
Iklan Team Hercules Malang
Advertisements
Iklan CMM BF Sidoarjo

Kemenangan Raja Alam dieven Komunitas Perkutut Utara di Lapangan Superman, Rorotan Cilincing Jakarta Utara , Sabtu (4/12) semakin menegaskan kestabilan prestasi burung milik Tono DMT BF Depok. Hari itu kembali dia sukses meraih gelar juara pertama dikelas Dewasa Yunior, kemenangannya merupakan rangkaian perjalanan prestasinya yang nyaris berturut-turut.

Produk ternakan DMT BF Depok milik Tono meskipun jumlahnya terbatas,  namun sudah nyata kualitasnya. Duet Raja Alam dan Bejo  hasil ternakannya belakangan sedang mengkilap prestasinya. Keduanya sampai saat ini masih menguasai podium juara dikelas Dewasa Senior dan Yunior. Bahkan, keistimewaan Raja Alam ini yang membuat H Mahfudi, kung mania Jakarta Utara ini begitu kepincut untuk meminangnya.

Boleh jadi H Mahfudi begitu ngebet ingin mentransfer sang gaco, pasalnya dari rekam jejak prestasi Raja Alam yang masih  tergolong burung muda ini  stabil dijalur juara. Hampir setiap pekan belakangan ini selalu menempati rangking teratas dideretan daftar juara. Di Pengda Depok  sendiri sudah mengantongi 3 gelar juara pertama, Di Bogor dua kali juara pertama, di Majalengka pun prestasi yang sama, juga di Bandung dan yang paling gres dieven Lapangan Superman Pengda Jakarta Utara.

Namun sayangnya, tawaran diangka Rp 35 juta yang diajukan kung mania dari Tanjung Priuk ini belum cocok angkanya. “Tadinya kan saya buka lima puluh, tapi nggak papa lah saya lepas diangka 40 juta,” ungkap sang pemilik.

H Mahfudi memantau burung idamannya ini sejak burung tersebut juara dieven Pengda Bogor pekan lalu. Tapi, hingga berita ini ditulis, masih belum ada deal kesepakatan soal mahar yang sudah mereka  saling ajukan ini.

Ada kisah menarik, dari silsilah nama burung tersebut yang dinamainya Raja  Alam. Menurut sang pemilik, burung yang terlahir  dari kandang DMT K-7 juga bermaterikan DMTxDMT ini

pernah lepas dari kandang umbar, dua hari tidak pulang. Dan Tono sang pemilik, saat itu sudah pasrah burung  dianggap hilang. “Namun ternyata akhirnya balik lagi, Alhamdulillah,,” ungkap Tono yang juga Ketua P3SI Pengda Depok yang berdomisili di Jl Tanah Baru, Blok AH 2 (bawah Mesjid) Perumahan Depok Mulya 3,  Depok, mengisahkan perjalanan burung jagoannya ini.

Menurutnya, dari silsilah produk DMT saat ini berbasic indukan yang digunakannya perpaduan trah LUM 8 BF impor yang dipasangkan dengan Pandan Mas. Kemudian dikembangkan dengan materi-materi dari Cristal BF Surabaya, TOP Depok lalu dilengkapi materi-materi ternakan dari Roma BF, WI Depok dan Shasha BF, JC BF serta materi indukan lainnya.

Saat ini di DMT BF lebih dominan pakai materi sendiri. Dipadukan dengan materi ternakan lainnya. Hasilnya, dari materi indukan sendiri menghasilkan anakan-anakan istimewa, seperti Bejo, Raja Alam dan lainnya.  *agrobur.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.