Connect with us

Puter Pelung

Bambang Supriyanto Sidoarjo, Nyatakan Dukungan Bergabung ke P5SI

AGROBUR Tayang

:

Sejak memutuskan untuk tidak memilih satu diantara dua organisasi hobi puter pelung tanah air, Bambang Supriyanto jarang dan mungkin tidak pernah menampakkan diri dalam sebuah kegiatan hobi. Mantan Ketua Pengda P4SI Jawa Timur ini memilih untuk fokus pada pekerjaan.

Advertisements
Bambang (kanan) bersama Ketua Umum P5SI dan Khairudin Decky

“Alhamdulillah sejak saya mundur dari posisi ketua P4SI Jawa Timur, saya lebih nyaman fokus pada pekerjaan,” tegas Bambang Supriyanto. Meski demikian dirinya mengaku kerap kali masih melakukan komunikasi dengan rekan-rekan yang pernah dikenalnya ketika berjuang membesarkan hobi puter pelung di Jawa Timur.

Advertisements

Obrolan tidak melulu menyoal seputar perkembangan hobi puter pelung, tetapi juga ada pembicaraan mengenai pekerjaan. Meski tidak lagi menjadi ketua dan memilih vakum di dunia yang telah membuat hobi puter pelung di Jawa Timur menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa, ternyata ada beberapa rekan yang masih menjalin silaturrahmi.

“Saya tidak akan pernah memutuskan silaturrahmi dengan siapapun termasuk rekan-rekan sesama penghobi meski kami tidak lagi berada dalam satu wadah,” imbuhnya. Keputusan untuk tidak lagi berada dalam organisasi, nampaknya membuat beberapa pendukung setia, merasa ada yang hilang.

Bambang (kanan) bersama Tri Rismaharini di even Walikota Surabaya Cup

Meski mengaku masih tetap menekuni hobi puter pelung, namun eksistensinya tidak pernah telihat dan terasa. Tidak seperti ketika masih menjadi Ketua Pengda P4SI Jatim, Bambang Supriyanto selalu aktif dan terus menerus mendukung setiap kegiatan kapan dan dimanapun berada.

Menyempatkan hadir dalam gelaran lomba menjadi kebiasaan meski sebenarnya hal itu harus mengorbankan hari liburnya bersama keluarga. Mereka yang terbiasa bersama ketika berada di lapangan, saat ini merasa ada yang kurang. Kenyataan inilah yang membuat para pendukung setia, akhirnya menemui Bambang Supriyanto untuk mengajak kembali aktif seperti dulu lagi.

Baca Juga  Harnadi Sidoarjo : Puter Pelung Menciptakan Nuansa Berbeda Dari Hobi Lain

“Banyak rekan-rekan yang meminta saya untuk kembali aktif, sebenarnya saya tenang dan santai dengan apa yang saya lakukan sekarang ini,” ungkapnya. Permintaan demi permintaan yang selalu mengusik ketenangannya, akhirnya membuat dirinya berfikir apakah tetap bertahan pada kondisi saat ini atau sebaliknya.

Bambang dalam acara lomba puter pelung di Malang

“Setelah saya berfikir dan melihat perkembangan hobi, saya akhirnya  merasa bahwa sudah saatnya kembali demi rekan-rekan,” imbuhnya lagi. Keputusan untuk kembali aktif, juga sempat membuatnya bingung, apakah harus bergabung ke salah satu organisasi atau tetap berada di luar keduanya.

Sampai akhirnya memutuskan bahwa dirinya harus memilih satu diantara keduanya. “Saya akan kembali aktif menekuni hobi puter pelung, saya memilih bergabung dengan P5SI,” ikrar Bambang Supriyanto dengan nada tegas dan yakin. Pertimbangan menentukan pilihan pada P5SI tidak ada yang mempengaruhi ataupun dipengaruhi.

Semua didasarkan pada hati nurani. “Keputusan saya murni dari hati, pikiran, perasaan yang paling dalam. Tidak ada paksaan dan pengaruh dari siapapun,” katanya lagi. keputusan ini nampaknya akan menjadi fenomena baru di dunia hobi puter pelung, khususnya di Jawa Timur.

Bambang saat terpilih dalam Musda P4SI Jawa Timur ketika itu

Pasca keputusan Bambang Supriyanto bergabung dengan P5SI, kabarnya akan ada drama yang bakal menghebohkan dunia hobi puter pelung di Jawa Timur. Nantikan saja apa yang akan dilakukan Bambang bersama para pendukung setia yang selama ini benar-benar setia menunggu dan tidak terpengaruh oleh bujuk rayu.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puter Pelung

Latbernil P5SI Malang, Menyalurkan Hobi dan Jalin Silaturrahmi Sambil Memanjakan Keluarga

Published

on

Minggu, 05 Juli 2020 P5SI Malang menggelar kegiatan Latihan Berhadiah di Nilai (Latbernil). Menempati lokasi di lapangan Hanan Bird Farm depan GOR Ken Arok Malang. Acara berlangsung meriah dan penuh keakraban. ”Kami kembali menggelar acara kumpul-kumpul menyalurkan hobi setelah lama libur panjang akibat pandemi Corona,” terang Denny Hanan.

Advertisements
Ajang silaturrahmi mania puter pelung dan keluarga

Sebelum wabah Corona memporak porandakan kehidupan masyarakat, kegiatan kumpul-kumpul komunitas penghobi, peternak dan pelomba puter pelung di Malang tergolong rutin. Agenda tersebut digelar dalam rangka untuk memberikan semangat pada penghobi khususnya pemula sehingga mereka lebih terakomodir.

Advertisements

Eksistensi hobi puter pelung memang dikenal lebih nampak dengan adanya kegiatan seperti itu. Deny Hanan sendiri mengaku bahwa rutinitas ini sebagai langkah untuk memberikan pemahaman kepada penghobi bagaimana menilai dan memilih puter pelung kualitas lomba. Tidak jarang pula kegiatan rutin yang mereka gelar, diisi juga dengan sharing seputar ternak puter pelung.

Para juara pose bareng usai menerima trophy kejuaraan

“Selama ini kami tidak sekedar kumpul-kumpul gantang burung dan silaturrahmi, kami dari panitia berusaha memberikan edukasi kepada peserta, khususnya pemula bagaimana menilai, memilih burung yang benar baik untuk lomba ataupun ternak, kami ingin mereka paham dulu sebelum benar-benar turun ke lomba sebenarnya,” jelas Deny Hannan.

Denny Hanan dan Samsul Arifin mengawal langsung penjurian

Acara kali ini berhasil menghadirkan sekitar 58 peserta dari Malang sendiri, ditambah 7 peserta dari Probolinggo. Seluruh penghobi puter pelung wilayah di Malang yang meliputi Pakisaji, Lawang, Singosari, Batu, Kepanjen, Sumberpucung, Turen dan daerah sekitarnya ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Antusias peserta dalam menyemarakkan latbernil P5SI Malang

Kenyataan inilah yang menyebabkan jumlah peserta dan gantangan yang tersedia tidak imbang. Imbasnya tidak sedikit peserta yang harus membatalkan burungnya untuk ikut meramaikan acara. ”Beberapa burung panitia tidak bisa naik karena jumlah gantangan yang tidak mencukupi,” terang Samsul Arifin.

Baca Juga  Harnadi Sidoarjo : Puter Pelung Menciptakan Nuansa Berbeda Dari Hobi Lain

Nampaknya kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturrahmi dan berkumpulnya para mania puter pelung. Pasca covid-19, setiap acara yang diadakan, banyak peserta yang membawa anak dan istri, sehingga terjalin keakraban antara satu keluarga dengan keluarga yang lain. Kenyataan inilah yang membuat suasana agenda P5SI Malang lain dari pada yang lain.

Suguhan panitia bagi seluruh peserta yang hadir

“Kami mencoba membuat gantangan yang ramah anak dan keluarganya, jadi ketika bapaknya sibuk dengan burungnya masing-masing, anak-anak dan istri sudah terbiasa berbaur dengan sesamanya. Kondisi ini sudah berlangsung beberapa gelaran yang selalu kami hadirkan,” ungkap Samsul Arifin Bonekamu.

Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

Gantang Bareng Road To Jatim, Ajang Pemanasan Mania Pelung Sampang Menuju Djawa Timoer is Back

Published

on

Lomba Puter Pelung Djawa Timoer is Back yang rencananya akan digelar pada 11 Juli 2020, bakal menjadi ajang pamer kekuatan dari berbagai daerah. Segala persiapan untuk menjadi peserta even yang akan menempati lapangan Waringin Joyoboyo Surabaya, sudah dilakukan. Salah satunya adalah Sampang Madura.

Advertisements
Road To Piala Jatim, ajang pemanasan menuju Djawa Timoer is Back

Lewat gelaran Gantang Bareng, mania pelung di Sampang seakan ingin menjadikan agenda ini sebagai persiapan menuju gelaran yang lebih bergengsi. “Terus terang Gantang Bareng yang kami hadirkan adalah bentuk nyata dari persiapan kami sebelum tarung di Surabaya nanti,” jelas Mahmud selaku Ketua P5SI Sampang.

Advertisements
Semut Ireng memastkan diri sebagai juara pertama

Lebih lanjut Mahmud mengatakan bahwa acara Gantang Bareng yang mereka gelar di Lapangan Tambelangan Sampang akan memiliki arti penting untuk mengukur kemampuan jago-jago Sampang sekaligus mempersiapkan amunisi untuk tarung yang sebenarnya, sehingga keberangkatan mereka bisa lebih maksimal dan optimis.

Mahmud (kaos merah) menyerahkan trophy bagi sang juara

“Bagi kami Lomba Puter Pelung Djawa Timoer is Back memiliki arti penting bagi kami, mania Sampang ingin berpartisipasi sekaligus ingin mempersembahkan kemenangan agar semangat kami bisa tetap bergelora,” lanjut Mahmud. Meski mania puter pelung di Sampang sendiri banyak diisi oleh orang-orang baru, namun mereka ingin menjadi bagian dari catatan penting akan sebuah prestasi yang bisa didapat dalam even tersebut.

Penyerahan trophy juara oleh panitia

Dikatakan oleh Mahmud bahwa  tidak ada alasan bagi mania pelung Sampang untuk tidak mengikuti gelaran Djawa Timoer is Back. “Insha Allah kami akan memberangkatkan peserta yang sudah menemukan kepastian apakah burung miliknya sudah siap sehingga nanti ada perwakilan dari Sampang yang menjadi peserta,” ungkapnya.

Penyerahan trophy kepada para juara

Acara untuk pertama kalinya di Sampang ini terbilang berjalan sukses dan lancar. Selama penyelenggaraan, tidak nampak adanya kendala yang berarti. “Saya selaku Ketua P5SI Sampang berterima kasih kepada pecinta burung puter pelung yang ikut mensukseskan gelaran perdana kegiatan P5SI Sampang,” terang Mahmud.

Baca Juga  Harnadi Sidoarjo : Puter Pelung Menciptakan Nuansa Berbeda Dari Hobi Lain
Imam Sugiarto (kaos hitam) menyerahkan trophy bagi sang juara

Keberhasilan ini mengilhami mania puter Sampang untuk mempersiapkan gelaran yang lebih bergengsi dan memiliki arti lebih dari yang sudah pernah dilakukan. “Mengingat peserta yang antusias, kami akan menggelar lomba berikutnya, insha Allah pada tanggal 05 Agustus 2020, eventnya yang akan lebih besar,” ungkapnya.

Adi Surya (kaca mata) ikut mendukung gelaran Gntang Bareng Sampang

Adi Surya, salah satu mania puter pelung asal Tanjung Bumi Bangkalan yang menyempatkan hadir mengaku hanya sekedar mendukung saja. “Saya datang dengan pertimbangan sebagai bentuk dukungan kepada panitia Sampang. Ini adalah cara silaturrahmi saya kepada saudara-saudara seperjuangan,” kata pemilik Mahadewa SF.

Peserta yang berhasil meraih juara di even Gantang Bareng Sampang

Dirinya mengaku salut dengan semangat yang ditunjukkan masyarakat Sampang dalam mendukung gelaran puter pelung. “Peserta Gantang Bareng Road To Jatim banyak diisi orang-orang baru, namun saya salut dengan semangat mereka untuk mensukseskan dan menyemarakkan hobi puter pelung,” imbuhnya.

Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

Jelang Rakorda dan Lomba Perdana P5SI Jatim, Kembalinya Sang Pendobrak Hobi Puter Pelung Jawa Timur

Published

on

Jika tidak ada halangan dan perubahan, komunitas puter pelung diwilayah Jawa Timur akan berkumpul, melaksanakan dua agenda penting, yakni Rakorda dan lomba. Karena terbilang penting, maka acara ini dianggap sakral dan tidak bisa dilewatkan begitu saja, sebab akan menjadi penentu masa depan hobi puter pelung di wilayah Jatim.

Advertisements
jelang Rakorda P5SI Jawa Timur, seluruh panitia siap all out

Bambang Supriyanto, Ketua P5SI Jawa Timur sebagai penanggung jawab acara mengaku sudah melakukan persiapan guna menyambut kegiatan yang akan digelar pada Sabtu, 11 Juli 2020. “Seluruh persiapan sudah kami rampungkan, koordinasi dengan beberapa pihak terkait sudah kami lakukan, tinggal menunggu hari pelaksanaan saja,” tegas Bambang Supriyanto.

Advertisements

Dari sinilah hobi puter pelung akan menentukan arah, nasib dan masa yang akan datang. Apakah bisa eksis, semakin semarak atau mengalami kondisi yang tidak diharapkan oleh seluruh komunitas. Tidak salah, jika moment ini menjadi pertanda bagi kelangsungan hidup seluruh komunitas yang ada di dalamnya.

Pantau lapangan untuk persiapan lomba Djawa Timoer is Back

Khusus agenda Rakorda akan ada acara pengukuhan Pengda Jawa Timur, selanjutnya pelantikan Pengurus Cabang. Ada sekitar 15 cabang yang siap dikukuhkan, yakni Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Sidoarjo, Probolinggo, Malang, Mojokerto, Jombang, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo dan Madiun.

Beberapa poin penting yang akan difokuskan pada acara Rakorda ini adalah konsolidasi intern. “Ini merupakan Rakorda untuk pertama kalinya diadakan P5SI jawa Timur. Untuk itulah kami ingin menyamakan persepsi terlebih dahulu, tiap pengurus harus connect dalam menentukan jadwal lomba, sehingga tidak berbenturan dan bisa bersinergi,” ungkap Bambang Supriyanto.

Panitia makin siap menjelang pelaksanaan Rakorda P5SI Jatim

Agenda lainnya adalah membahas persiapan menuju Rakernas di Yogyakarta Agustus mendatang. Jatim yang akan menjadi salah satu peserta Rakernas, diharapkan bisa memberikan kontribusi besar dalam perkembangan hobi puter pelung. Setidaknya keberadaan Jatim harus bisa memberikan arti.

Baca Juga  Harnadi Sidoarjo : Puter Pelung Menciptakan Nuansa Berbeda Dari Hobi Lain

“Yang akan kami tekankan dalam Rakorda nanti adalah usulan dari daerah untuk kemudian kita bawa ke Rakernas Yogyakarta, salah satunya adalah tentang keorgansiasian yang berupa Korwil dan Pengda. Ini akan kami bawa untuk menentukan kejelasan sehingga tidak membuat kami bingung,” tegas Bambang Supriyanto.  

Perencaan makin matang menuju pelaksanaan acara besar dan penting

Lokasi yang dipilih bertempat di Jalan Waringin Joyoboyo Surabaya. Bambang bersama panitia dan team saat memantau lokasi, mengaku cocok dan pas. Disana cukup luas dan memadai untuk menggelar dua kegiatan bersamaan sekaligus. Parkir luas dan kondisi lapangan tidak bising, sehingga sangat tepat ditunjuk untuk menjadi lokasi gelaran.

Ach.Robig selaku penanggung jawab lapangan Waringin Joyoboyo mengatakan segala persiapan sudah rampung. “Lapangan yang akan dipakai oleh lomba perdana P5SI Jawa Timur sudah siap, baik kepanitian, lay out lokasi dan segala kebutuhan, tinggal menunggu waktu pelaksanaan saja,” jelas Ach.Robig.

Dari sinilah kebangkitan hobi puter pelung jatim akan dimulai

Bambang Supriyanto ataupun Ach.Robig akan memaksimalkan acara sehingga benar-benar terlaksana sesuai harapan dan keinginan. Karena yang jelas hobi puter pelung di Jawa Timur akan ditentukan oleh keberhasilan agenda kali ini. Jika acara ini tidak sesuai harapan, itu artinya akan menjadi kabar yang kurang menggembirakan.

Lanjutkan Membaca