Connect with us

Lomba

Anniversary D’Monkey feat BnR: Avatar, Layon Sari dan Luna Maya Terbaik, Bomba Mengamuk di Kelas Murai

KONBUR Tayang

:

de
PARTAI NERAKA: Kelas murai batu selalu menjadi kelas yang ramai dan eboh di lapangan sehingga sering disebut partai neraka.

ANNIVERSARY D’Monkey feat BnR  berjalan sukses digelar Minggu, 3 Oktober 2021 di Gantangan  Belega Community, gantangan termegah yang ada di wilayah Gianyar. Meski hujan sempat mengguyur sejak malam hingga pagi, namun tidak menyurutkan semangat  kicau mania khususnya blok timur Karangasem, Gianyar, Klungkung, dan Bangli bahkan Denpasar dan Tabanan untuk hadir memeriahkan gelaran perdana ini.

Panitia dari D’Monkey-Warung, Bar dan Karaoke di Keramas dengan juri BnR Bali

Para anisher begitu antusias menjajal gantangan yang memiliki areal luas untuk parkir dan tempat ngecas anis merah yang teduh dan lapang. Ketika sesi pembuka anis merah D’Monkey dibuka, gantangan nyaris penuh.  Beberapa gaco mulai memainkan tariannya setelah diberi waktu sejenak oleh dewan juri dari BnR.

Peserta anis merah membludak di Anniversary D’Monkey feat BnR

Trisula milik Ade Prayoga dari Tridatu tak mau nunggu waktu. Trisula langsung memainkan rolingan sambil memainkan telernya yang ciamik. Masih ada sederet gaco yang juga nancep, di antaranya Santanu milik De’Su, Satria debutan Bagastia. Namun juri memberikan nilai lebih pada Trisula yang digantang di nomor 22, disusul Santanu dan Satria.

Para pemenang di kelas anis merah utama Anniversary

Di kelas utama Anniversary peta kekuatan berubah. Kelez milik Yudhi Hj langsung menyodok ke puncak. Debutan dari Sunari BC ini menggeser Trisula ke posisi kedua. Suda Manik yang juga tampil apik menempati posisi ketiga. Para juara berkesempatan menerima trofi langsung dari 3 dara super yang khusus didatangkan oleh panitia.

Anis Merah kelas utama, peserta terbatas

Pertarungan di kelas anis merah masih terus berlanjut. Di sesi kelas BnR, giliran Layon Sari milik Pak Man dari BTC yang mendepak Kelez dari posisi puncak. Layon Sari tampil teler bolak balik nagen sepanjang penilaian. Berada di gantangan 09, Layon Sari begitu terlihat jelas dari sisi timur. Sementara di posisi ketiga disabet Jaran Goyang milik Didi dari Perean.

Layon Sari milik Pak Man terbaik anis merah

Para anisher masih penasaran dan belum beranjak dari arena. Kali ini Jaran Goyang berhasil menggoyang arena sehingga melaju ke puncak menggeser Layon Sari ke posisi runner up. Namun panitia memutuskan Layon Sari dinobatkan sebagai anis merah terbaik.

Fluto milik Mr. Jun tampil di puncak kelas murai utama

Berbeda dengan kelas anis merah yang lebih adem, sesi partai neraka murai batu justru penuh energik. Tidak saja para kontestan yang tampil garang meraung-raung memainkan rolingan dan tembakan, juga para joki dan peserta yang tanpa sadar ikut menyemangati. Terlebih lagi ketika gacoannya melemparkan tembakan super dahsyat, suara gemuruh langsung menggelegar. Itulah cara penghobi burung menghibur diri setelah sibuk kerja, terlebih lagi menghadapi pandemi Covid yang sudah hampir dua tahun ini yang membutuhkan imun tinggi.

Para jawara di kelas murai batu utama Anniversary

Dari sederet gaco yang tampil, Bomba milik Wah Adya begitu menonjol. Bahkan sejak sangkar digantung di nomor 21, Bomba langsung mengamuk. Tidak saja memainkan rolingan dengan lagu-lagunya yang pedas, juga menyodok lawan dengan tembakan yang dahsyat. Bomba justru mendapat perlawanan dari Brandal 02 di sebelahnya, nomor 22. Debutan Awang dari Kedaton SF ini juga tampil super setelah saling membalas rolingan dan tembakan dengan Bomba. Sama-sama petarung sejati, Bomba dan Brandal semakin edan yang akhirnya juri memberikan nilai lebih pada Bomba sehingga menempati posisi puncak disusul Brandal dan di tempat ketiga disabet Jampang milik Mr. Fito.

Dahsyat tampil eboh di sesi ketiga murai batu

Di laga utama kelas Anniversary dengan jumlah peserta yang dibatasi, pertarungan semakin terekam jelas. Para kontestan seperti menyimpan tenaga dan saling menunggu pukulan lawan. Namun rata-rata memainkan rolingan dengan lagu-lagunya yang bervariasi. Fluto yang digantang di nomor 20  milik Mr. Jun begitu piawai membawakan variasi lagu. Begitu juga Dewa Bumi debutan Mr. Prakot yang juga tampil ciamik. Jelang detik-detik terakhir, para gaco mulai garang. Termasuk Fluto yang semakin ngotot pasang aksi yang akhirnya mengantarkan menduduki podium utama disusul Dewa Bumi dan Drupadi  milik Mr. Kadek dari Taman Bedulu. Tiga pemenang berkesempatan menerima trofi langsung dari tiga dara super.

Genderang perang di kelas murai batu masih terus berlanjut. Memasuki sesi ketiga giliran Dahsyat milik Ngurah dari Wara-wiri SF yang tampil terdepan. Gantangan 24 menempati posisi kedua dan Fluto turun ke posisi keempat. Masih menyisakan satu kelas pamungkas, namun sang juara enggan menuliskan nama burungnya di daftar kejuaraan.

Jawara cucak ijo

Di laga cucak ijo yang membuka tiga kelas, Avatar milik Mr. Windu sukses memetik hasil sempurna setelah membabat dua kelas sesi pertama dan kedua. Dengan hasil nyeri, debutan milik Tridatu ini dinobatkan oleh panitia sebagai cucak ijo terbaik. Sementara Kapal milik Gustu dari BCL-UBC sempat memimpin di leg penutup setelah sebelumnya di posisi runner up.

Para jawara cucak ijo, Wayan Darmada memimpin di sesi pamungkas

Di kelas love bird fighter, ada Luna Maya milik Mr. Bambang yang juga menerima trofi burung terbaik. Luna Maya sempat tertinggal di posisi ketiga di bawah Maruti dan DP. Namun di laga kedua langsung menyodok ke puncak yang diikuti Gandrung dan K-M.

Hanom tampil nyeri di kelas cendet

Masih ada kelas eboh yang menjadi favorit blok timur, yakni kelas cendet. Penampilan Hanom milik Mr. David yang tampil nancep memainkan rolingannya yang rapat dan penuh variasi lagu kekinian mengubur harapan lawan-lawannya. Hanom langsung membabat habis dua kelas yang disediakan. Hanom mendapat perlawanan ketat dari Martono dan Nyu RR yang juga tampil eboh, yang akhirnya berbagi di posisi runner up.

Jawara kenari

Masih ada kelas kenari yang disabet Rasyanta dan dua kelas love bird paud yang enggan menulis di daftar kejuaraan.

Jawara kacer

Mr. Swet mewakili panitia dari D’Monkey yang bergerak di bidang warung, bar dan karaoke di bilangan By Pass Prof. Mantra Keramas ini dan juga dewan juri dari BnR mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicau mania yang sudah berkenan hadir yang tercatat hampir mendekati 400 peserta dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

‘‘Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika selama penyelenggaraan lomba ada hal-hal yang kurang berkenan,’’ terang Mr. Swet seraya mengucapkan selamat kepada para pemenang dan semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat. (gde)

Lomba

Poseidon Milik Yudhistira Delta Pandawa Boyong Trophy Runner up Kelas Bermanfaat SMM Feat Wahyu Polda

Published

on

By

Meski jarang tampil digelaran SMM, nama Poseidon salah satu gaco milik Yudhistira sang punggawa Delta Pandawa tiba tiba saja sukses mencuri perhatian para juri yang betugas, tampil apik digelaran SMM feat Wahyu Polda pada Minggu 10 Oktober 2021 kemarin Poseidon berhasil keluar sebagai juara runner up saat turun di sesi ke Sembilan dikelas Bermanfaat dengan tiket 4,4 juta.

Poseidon In Action

Sebetulnya Crew Yudhistira datang ke gelaran SMM Feat Wahyu Polda dengan membawa dua gaco andalan yakni Egois dan Poseidon, Egois mendapatkan porsi paling banyak yakni 3 kali turun di sesi 2,5 dan juga 9 sedang untuk Poseidon hanya mendapat 2 porsi yakni sesi 1 dan 4. Tapi karena Egois kurang tampil maksimal, maka tiket untuk sisi ke 9 langsung berpindah tangan ke Poseidon yang sudah on fire.

Cak Arie Sukses Kawal Poseiden Runner up Kelas Bermanfaat

Poseidon tampak tampil ngotot memberikan perlawanan kepada para pesaingnya tak lama setelah digantang, dengan gaya sujud serta ngeplaynya yang khas saat membawakan lagu iapun tak henti hentinya mengumbar sederet isian macam Srindit, Kenari, Gereja Tarung yang ditutup dengan tembakan panjang CIlilin, ternyata cukup sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas, sayang Poseidon harus kalah toss (karena bendera kejuaraan sama) dan harus puas berada di posisi runner up kalah dari Sultan milik Abah Wahyu sang penghuni podium juara 1.

Memang beberapa hari ini Egois kurang begitu tampil, sepertinya mau ngurak alias ganti bulu untung ada Poseidon yang berhasil menggantikan tugas Egois ungkap Om Nasa saat ditemui dipaddocknya, awal turun disesi utama kelas HBD Wahyu, Poseidon tampil apik dengan ngotot saat membawakan sederet materi lagu sayang sampai pertengahan tampak kelelahan jadi kurang kerja maksimal akhirnya Poseidonpun kandas, cuaca panas tampaknya juga turut mempengaruhi kinerja Poseidon saat kembali diturunkan disesi ke 4, lagi lagi Poseidon gagal ngoncer.

Alhamdulillah disesi ke 9 akhirnya Poseidon berhasil kerja maksimal dan sukses mempersembahkan penampilan terbaiknya dengan keluar sebagai juara runner up saat berlaga dikelas Bermanfaat, ya mudah mudahan saja Poseidon bisa kerja maksimal dan masih bisa stabil di jalur juara ungkap Arie saat ditemui di paddocknya usai gelaran SMM Feat Wahyu Polda pada Minggu 10 Oktober 2021 kemarin.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Masih Tanggung Jawab Sambel Ijo Milik Mr Dany Den Bagoes Bawa Pulang Trophy SMM Feat Wahyu Polda

Published

on

By

Torehan apik masih sukses dipersembahkan oleh pasukan Ring Den Bagoes SF asal Surabaya saat berlaga di gelaran SMM Feat Wahyu Polda yang digelar pada hari Minggu 10 Oktober 2021 kemarin, datang dengan membawa dua gaco andalan yakni Brownis dan Sambel ijo, kedua gaco ini tampak siap tanding dengan kondisi on fire.

Sambel Ijo In Action

Brownis mendapat porsi lebih banyak, diturunkan sebanyak 2 kelas, yakni disesi ke 5 kelas persahabatan, dan juga diturunkan kembali dikelas Bermanfaat yang berada disesi ke 9, didua kelas ini Brownis tampak kurung kerja maksimal, meski awal digantang tampak ngotot bak kesetanan, edan cuaca disini benar benar panas hingga banyak burung bagus yang kerja kurung maksimal termasuk Brownis, bahkan banyak juga yang turun alis neblok ungkap Danang salah satu Crew Den Bagoes SF.

Abah Hudan Bareng Mr Dany Den Bagoes Selfie Bareng Setelah Ngoncer

Hingga sesi ke sembilan pasukan Den Bagoes belum memperolah satu kemenangan pun digelaran SMM Feat Wahyu Polda kali ini, tinggal satu sesi, harapan terakhir hanya tinggal kepada Sambel Ijo, yang harus turun disesi pamungkas kelas Beradab, mengingat cuaca cukup panas hingga 36 derajat tampaknya harus rubah setingan ungkap Mr Danny kepada para perawatnya.

MR Dany Den Bagoes, Katam Saat bersama Didik Warok Tuban

Bak gayung bersambut, Sambel ijopun langsung tampil ngotot sesaat setelah digantang, mendapat lawan seimbang Sambel Ijo tampak tampil lebih ngeyel dengan gaya sujud sujud Sambel Ijo tampak tak henti hentinya memuntahkan materi tonjolan Cililin, Kenari hingga Gereja Tarung yang sudah menjadi andalannya, hingga akhirnya Sambel Ijo berhasil bertengger di posisi ke 5 kelas Beradab sisi pamungkas gelaran kali ini.

Pasukan Ring Den Bagoes Bareng PS SF Tampil All Out Di Gelaran SMM Feat Wahyu Polda

Alhamdulillah Sambel Ijo masih bisa tanggung jawab, hingga mampu memberikan trophy ekslusive gelaran SMM Feat Wahyu Polda kepada team saya. meski setingannya sedikit dirubah menjelang naik mengingat cuaca gelaran kali ini panasnya cukup extrim, hingga banyak burung bagus kerja kurang maksimal ungkap Mr Dany saat ditemui diakhir gelaran SMM Feat Wahyu Polda pada Minggu kemarin.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Piala Barometer Indonesia: Laga Bintang Lintas Blok Terpanas Tahun Ini, Jago Siapa Saja Yang Memiliki kans Juara ?

Published

on

Piala Barometer Indonesia

Piala Barometer Indonesia yang dikemas Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Tangerang sudah didepan mata. Lapangan Batalyon Kaveleri 9, Serpong Tangerang Banten, Minggu 17 Oktober 2021 ini bakal jadi saksi dalam laga bintang terpanas tahun ini dan menjadi catatan sejarah.

Lalu jago siapa saja yang akan menjadi barometernya burung terbaik nasional. Semuanya memiliki kans atau peluang yang sama untuk naik ke podium juara. Berikut, jago-jago hebat yang bakal menunjukkan performa terbaik.

Piala Barometer Indonesia, Didisain khusus.

Tim tamu baik SF maupun BC dari luar kota sudah mulai berdatangan dengan memboyong sejumlah burung jagoannya. Kubu tuan rumah, juga tak mau kehilangan momentumnya, sudah menyiapkan amunisi-amunisinya untuk menjamu kehadiran tim tamunya.

Even ini menjadi ajang laga bintang lintas blok burung-burung terbaik tanah air. Tanpa bermaksud mengesampingkan kehebatan burung-burung milik SF dan BC peserta lainnya, berikut ini sejumlah burung jawara  dan para pemiliknya yang sudah memastikan kehadirannya.

Dari kubu tuan rumah, nama Ronald Owen dari Owen n Crew BSD Tangerang sudah pasti menyiapkan sejumlah gaco terbaiknya. Dia mengandalkan kekuatan duet maut Cucak Hijau Godong dan Heboh, dua  burung yang  sedang melejitkan namanya dipuncak juara.

Rencananya dia bakal memainkan  5 sesi dikelas cucak hijau, selain itu juga ada anis merah andalannya yang akan menjadi amunisi untuk melengkapi poin dalam perebutan juara umum.

Masih dikawasan BSD H. Dadi dari Iriz SF juga sudah sejak jauh hari mempersiapkan gaco hebatnya, salah satu diantaranya  Cucak Hijau Juventus dan juga Murai Batu lainnya. Nama Cucak Hijau Juventus juga sedang melambung dipuncak prestasi.

Dari Jakarta, H Andi Owen sudah dipastikan turun dibeberapa jenis burung terutama Murai Batu salah satunya Demang andalannya. Selain itu  ada  gaco handalnya Pelor Sakti dan Gumaya.

Sedangkan jawara murai batu lainnya juga ada Pedro koleksi Bonni Novandi dari Mabeta SF Cibubur. Tidak hanya itu Bonni juga akan memainkan murai batu SPL dan Cucak Hijau Lapis Legit.

Sementara dari Depok Arif MAU SF juga bakal memboyong murai batu Tompel gaco handalnya yang saat ini tengah dalam kondisi top formnya. Pun halnya Mr Kiki Ares bersama KAW Teamnya bakal menyiapkan sejumlah gaconya, selain dimurai batu juga ada kacer-kacer terbaiknya.

Masih dari Depok, King SF asuhan Ranggi yang baru saja menggelar even akbarnya King Cup di Cibubur juga bakal turut meramaikan gaco-gaco terbaiknya, terutama murai batu, cucak hijau dan kacer.

Begitu juga dengan Umi Kasum sudah pasti menurunkan burung-burung andalannya koleksi Olix Mr Joss Lampung. Dari Bekasi, nama 279 Team sudah dipastikan bakal turut meramaikan peta persaingan khususnya di murai batu dengan gaco andalannya yang saat ini tengah mencorong prestasinya yakni murai batu Pangeran.

Di Karawang murai batu Guncang besutan Triyanto Bintang Arwana BF sudah siap dalam kondisi terbaiknya untuk turut berlaga diajang kali ini. Nama Murai  Batu MS jawara legendaris koleksi Henry dari Cicurug Sukabumi yang baru saja memenangkan dikelas utama di King Cup Cibubur lalu juga sepertinya akan turut mewarnai persaingan dikelas tersebut.

Dari Serang Banten, ada Rojo Sujud koleksi Putra Krespo Krespo SF. Burung ini juga  belum lama merayakan suksesnya juara dikelas utama Murai Batu Banten Open 1 di Serang.  Dari Bandung ada Ivan Syam Royal Sakura juga sudah memastikan kehadirannya dengan memboyong gaco-gaco andalannya.

Untuk perebutan juara umum lainnya, ada  Andry N B 90 SF juga sudah memastikan kesiapannya sebagai kandidat dari SF. Pun halnya tim lainnya juga ada Dt The Premiere Borobudur yang bakal meramaikan dipodium juara umum BC terbaik.

Bergeser ke blok tengah, nama Tedy Kecak dan Bintang Pradana juga bakal siap mewarnai persaingan disemua kelasnya.

Begitu juga dari blok timur  ada Alex Gresik bakal menampilkan murai batu Superman andalannya.  Masih dari Gresik nama  H Said dia juga sudah memastikan bertandang menjajal gaconya ke blok barat dengan burung unggulan yang baru dibelinya seharga Rp 340 juta.

Selain itu juga ada nama lain yakni Haliintar Dwi Jalu. Pun halnya  kehadiran Abah Hudan di Piala Barometer ini juga bakal siap mengusung gaco-gaco terbarunya, yang konon menghabiskan Rp 400 juta buat belanja burung jawara terbaiknya ini.

Yang pasti, selain nama-nama diatas tadi masih banyak peserta lain tidak bisa disebutkan satu persatu, dengan kehebatan sejumlah burung terbaiknya juga memiliki kesempatan sebagai  juara untuk memboyong Thropi Exclusive. *agrobur4.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.