Connect with us

Lomba

Ali SF Dan Dt Saigon BC Juara Umum Di Road To Two Tarung Dearajat KNA BF Gantangan HKM Waru Sidoarjo

KONBUR Tayang

:

Luar biasa antusias kicaumania terhadap gelaran Road To Two Tarung Derajat KNA BF yang dihelat di Gantangan HKM Kureksari Waru Sidoarjo pada hari Minggu 23 Mei 2021 kemarin, sukses dipadati kicaumania gelaran yang dimulai sejak pkl.11.00 wib inipun juga berhasil menghantarkan Ali SF dan Dt Saigon BC keluar sebagai juara umum diakhir lomba.

Dt Saigon BC Juara Umum BC
Abah Muji Mewakili ALI SF. Boyong Trophy Juara Umum SF

Pertarungan sengitpun juga nyaris terjadi disemua kelas yang dibuka oleh panitia. Dikelas Cucak Hijau ada nama Sampang yang sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Turun di empat kelas yang dibuka oleh panitia gaco andalan milik Yoga Polda inipun tampak mendominasi jalannya lomba hingga iapun berhasil dinobatkan sebagai Cucak Hijau terbaik setelah berhasil keluar sebagai juara 3 Cuacak Hijau G36, juara 1 Kelas Cucak Hijau A dan juara 2 kelas Cucak Hijau B.

Kelas Cucak Hijau. Sengit Dengan Peserta Full Gantangan
Crew Yoga Polda. Sukses Kawal Sampang Keluar Sebagai Cucak Hijau Terbaik

Penampilan tak kalah apik juga sukses disuguhkan oleh Janoko gaco Murai Batu andalan milik Candra asal Genie BC yang sukses tampil all aout turun disemua kelas yang dibuka oleh panitia. Tampil ngotot dengan gaya sujud sujud saat membawakan lagu Janokopun sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas, tak ayal iapun berhasil mengamankan podium juara 1 saat berlaga dikelas Murai Batu G-24.

Abah Aziz Dan Surawan Sukses Kawal Sakera Dikelas Cucak Hijau A
Kelas Murai Batu Sengit Dibuka Hingga 4 Kelas

Tak hanya itu gaco inipun juga sukses keluar sebagai juara ke 3 saat berlaga dikelas Murai Batu G36 dan juga berhasil menduduki podium juara 2 saat kembali diturunkan dikelas Murai Batu A bahkan diakhir lomba Janoko berhasil memboyong trophy burung terbaik untuk kelas Murai Batu.

Trophy Exclusive Road To Two Tarung Derajat KNA BF
Crazy Canary Sukses Hantarkan 4 Gaconya Podium Juara

Lalu ada pasukan Crazy Canary yang digawangi oleh H. Mafud Gresik juga sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas pasukan yang dikomandani oleh Yudi Crazy inipun menghantarkan 4 gaco andalan yang dibawanya yakni Siskae berhasil bertengger di podium juara 4 kelas Kenari C, Angin Dalu berhasil menempati juara ke 5 kelas Kenari C dan Kembang Tebu juga sukses bertengger di puncak podium juara ke 3, Sedang Sugeng Dalu sukses keluar sebagai juara runner up saat bertarung di sesi pamungkas kelas BOB Kenari.

Kelas Lovebird Fighter. Sengit Dengan Peserta Full Gantangan
Juara kelas Lovebird L1

Gelaran Road To Tarung Derajat yang ke dua kali ini juga tampak berjalan lancar dengan masih memanjakan para kiaumania, sederet Doorprize serta double amplop dan double trophy juga masih menjadi ciri khas gelaran garapan KNA Mojoarum ini. 

Crew Road To Two KNA BF HKM Waru Sidoarjo. Sukses Kawal Gelaran Hingga Akhir.

Jadi jangan lupa untuk Final Tarung Derajat akan digeber pada hari Minggu tgl. 30 Mei 2021 di Gantangan IBM BC Surabaya yang pasti bakal banyak kejutan bagi para kicaumania yang hadir ungkap Mr. Matius owner dari KNA BF diakhir lomba.

Lomba

Para Jawara Legenda Anis Merah Dari Masa ke Masa, Siapa Saja Mereka ?

Published

on

Para Jawara Legenda Anis Merah
MUSIM LOMBA 1997-2008. Anis Merah jadi sesi yang paling ramai dan bergengsi.

Musim lomba tahun 1997 hingga penghujung 2008 jenis burung anis merah tengah menuju  puncak popularitasnya. Persaingan  dikelas ini semakin sengit, tidak hanya prestasi, gengsi dan prestise sang pemilik juga dipertaruhkan.

Siapa saja para jawara penguasa podium juara dimasa itu yang namannya yang kerap jadi headline  atau judul dihalaman utama Tabloid Agrobur, media cetak pertama dan satu-satunya khusus burung ketika itu?

Diawali dari blok timur, nama Zamorano menjadi jawara tanpa tanding, prestasinya selalu mencorong ketika itu. Anis Merah koleksi Sien Ronny dari Surabaya yang ditakeover dari Kiking Bandung dengan mahar yang sangat fantastis menjadi salah satu anis merah terbaik ketika itu.

Burung tersebut tidak hanya merajai dikelasnya sebagai jawara lintas blok, kehadirannya juga turut mendongkrak pamor anis merah kepuncak kejayaannya. Nilai jual anis merah prestasi dimasa itu langsung melejit setinggi langit.

Sementara diblok tengah, ada Teko dan Salju milik Paulus Topsong dari Klaten juga tak kalah hebat prestasinya.. Masih diwilayah tengah juga ada Bebek Atlas punya Tutuk Kurniawan dari Semarang.  Untuk wilayah Purwokerto, Robot Gedek punya Edy SK juga kerap juara saat bertandang ke Jakarta..

Seputar Jawa Timur dan Tengah, tak ketinggalan, juga ada jawara lainnya  bernama Juventus salah satu penguasa diwilayah timur adn tengah ketika itu, yang. juga kerap menghiasai halaman depan Tabloid Agrobur

Bergeser ke blok barat, memasuki akhir tahun diawal tahun 2000an anis merah masih berkiblat pada  sejumlah kota di Jawa Barat. Dari Bandung ada Walet punya H Nono yang namanya melegenda.

Masih dari kota yang sama, juga ada Untung yang biasa dikawal Aay Mulyana. Burung ini juga sempat menghebohkan  lapangan Pluit dengan aksi atraktifnya, dengan  mempopulerkan gaya teler doyong hingga rebah,  yang menjadi awal trendsetter gaya teler terbaru ketika itu.

Sedangkan Tasikmalaya burung-burung terbaik masih didominasi koleksi Kimpen Putri Ayu, Dongkrak dan lainnya.

Jabodetabek, peta kekuatan anis merah dimasa itu juga terbilang keras persaingannya.  Anis merah Panser saat itu turut melejitkan nama Reno sang pemilik dari tim Pasar Burung Cipinang ke puncak popularitasnya sebagai kicaumania muda.

Namun, tidak lama kemudian burung ini pindah tangan ke Sinatra Liman dari tim Pondok Indah BC yang juga mengkoleksi burung terbaik lainnya seperti Siatsu dan Bayangan.

Keberadaan bos Pondok Indah Group ditengah komunitas kicaumania saat itu pula yang untuk pertamakalinya sebuah lomba besar digelar dilapangan kawasan Pondok Indah, perumahan paling elite  di Jakarta.

Selain itu, tm Pondok Indah BC ini juga memilik burung legendaris lainnya seperti Bebek Peking kepunyaan Agus Fery.

Jawara anis merah lainnya juga dikuasai dua tim besar di Jakarta. Adalah koleksi  dua The Dream Team yakni Dewa Ruci BC dan Mahabarata BC. Tim Dewa Ruci dikenal dengan anis merah hebatnya bernama Inzagi milik Kawi Salim. Sementara Mahabarata BC ada Tarzan koleksi Herry IP yang juga selalu tampil istimewa dalam setiap penampilannya.

Diluar tim atau Bird Club (BC), anis merah milik perorangan atau Single Fighter (SF) lainnya yang selalu momcer juga ada Starlet besutan H Edy Rusdy dari Pecenongan Jakarta.

Memasuki tahun 2000, muncul Bali Dancer koleksi Rusli dari Bogor. Tidak hanya itu, ditahun-tahun berikutnya dia juga sukses menampilkan Carok.

Berikutnya ada Achun Owen dengan sejumlah burung tangguhnya, diantaranya Tjaplok, Owen, Lexotan dan lainnya. Sosok Achun Owen ketika itu juga menjadi ikon Jayakarta Tim. Ditangannya nama Jayakarta Tim berkibar dilintas lomba nasional.

Masih ditahun yang sama, kemudian ada nama Badai dan Gosip punya Agus Hasan juga turut merajai dikelasnya.

Selanjutnya, ada Gentayangan kepunyaan Fabio (Haris) dari Bintaro. Kehadiran burung ini disetiap even yang diikutinya nyaris tak ada lawan. Burung ini juga dikenal menjadi penguasa anis merah dimasa itu.

Ditahun 2008 muncul nama Guruh milik Jaya dari Sukabumi.  Ketika itu Guruh menjadi the rising star anis merah yang meraih hadiah  hadiah sebesar Rp 50 juta diajang BnR Cup di Cibubur. Jumlah hadiah paling besar disaat itu.

Dipenghujung masa keemasannya anis merah masih ada nama Redlable  orbitan Jhonpur/Danu dari Junior BC. Setelah itu, popularitasnya mulai meredup. Kehadiran para komunitas pecinta anis merah disejumlah kota dan daerah beberapa tahun belakangan ini mulai kembali mengangkat pamor jenis ini. *agrobur4.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Kemeriahan Kopdar KMM 4 Tangerang Selatan, Ini Dia Gallery Foto Berikut Daftar Juaranya

Published

on

Kopdar KMM 4 Tangsel
Panitia dan Tim Juri Kopdar KMM

Setelah sukses dengan even Kopdar KMM 1, 2 dan 3,  Paguyuban Komunitas Murai Mania (KMM) kembali mengemas gelaran yang sama. Bertajuk Kopdar KMM  4, Minggu (12/9) di Lapangan G&T Pondok Cabe, Tangerang Selatan sungguh meriah.

Peserta tertib, menikmati burung yang digantang

Even Kopdar  Paguyuban KMM yang digagas  Herry IP dan rekan-rekan ini memang bukan hanya sekedar lomba biasa. Selain kelasnya yang hanya 12 sesi khusus murai batu dan maksimal 25 gantangan setiap sesinya.

Herry IP dan H Ikbal
Hery IP Bersama Sugeng Ken Arok

Peserta yang datang hanyalah kalangan undangan dan member grup Paguyuban KMM.  Karena jumlah kontestan yang terbatas, masih banyak calon peserta yang tidak kebagian tiket.

Billy sukses antarkan Samudera Juara
Kru Yudi SF Eldiablo moncer diurutan pertama

Kemasannya sangat ekslusive serta berkelas, dan banyak diikuti burung terbaik nasional blok barat diajang ini.

Cadas milik Buyung Sanqi menempatu posisi runner-up
Gentur Sukses bersama Terminator dikelas utama

Sepanjang gelaran setiap sesinya nyaris tak ada  teriakan peserta maupun komplain, tapi justru banyak diapresiasi kalangan peserta maupun penonton.

Anto DKP Abimanyu  Runner-up kelas utama
Kurnia sukses Matadewa

Dari luar pagar peserta tertib, menikmati burung yang digantang. Sesuai dengan konsep awalnya, kemasan semacam ini didesain untuk kenyamanan dan kepuasan peserta menikmati burung yang dilombakan.

Kombes Hermawan, H Iwan Sofyan dan Herry IP

Kemasannya yang rapih, teknis penjuriannya juga baik. Didukung sarana lapangannya, yang  nyaman, luas dan rindang. Berikut daftar juaranya di bawah ini. *agrobur4.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Latber Minggu Subdenpom BC Jember (12/9) : Jadi Perburuan Tiket Recomended, Jago Siapa Saja Yang Lolos ?

Published

on

Latber Subdenpom BC Jember

Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, baik oleh panitia Subdepom BC maupun dari mediaagrobur.com. Bahwa setiap latber rutin Rabu maupun Minggu (bukan latber M3), panitia akan memberi free pass atau kuota tiket. Bagi jago siapapun yang mampu merebut juara 1,2 dan 3 di dua kelas primadona, yaitu kelas cucak hijau dan kelas murai batu.

Dimana free pass atau kuota tiket tersebut, bisa digunakan untuk mendaftarkan jagonya. Di kelas khusus Recomended atau kelas para jawara pada laga M1 nanti. Sehingga tak keliru kalau latber Subdenpom BC (12/9) kemarin, jadi perburuan kuota tiket recomended tersebut.

PERBURUAN TIKET RECOMENDED DI SESI IJO. Cukup ketat.

Dan inilah beberapa jago-jago hebat, yang sukses mengamankan kuota tiket recomended. Setelah jago-jago tersebut mampu menunjukkan mental, kualitas irama lagu, volum dan durasi kerjanya, dihadapan tim juri Subdenpom.

Di sesi cucak hijau pertama, Kuda Hitam yang jadi andalan Mr.Suryadi dari Dynamt BC. Berhasil mengamankan Free Pass kelas recomanded, setelah bersaing ketat dengan Mokong milik Mr.Atex dan Den Jaka yang diusung oleh Mr.Eko Jamex.

JUARA CUCAK HIJAU A.Milik Kuda Hitam.

Dan nampaknya tim Dynamit BC, bukan hanya sukses mengamankan kuota tiket tersebut di sesi cucak hijau pertama (A) saja. Namun di sesi cucak hijau B, Markotop milik Mr.Didik juga berhasil mendapat tiket tersebut.

Namun untuk kuota tiket recomended di sesi cucak hijau berikutnya. Untuk cucak hijau C, berhasil direbut oleh Escobar milik H.Fais owner Matador SF. Sedangkan untuk sesi cucak hijau D, kouta tiketnya berhasil diamankan oleh Coco Mellow besutan Mr.Gibi.

PERBURUAN TIKET RECOMENDED DI SESI MURAI. Paling seru.

Selanjutnya untuk perburuan kuota tiket recomended di kelas murai batu yang memainkan tiga sesi, yaitu murai batu A, B dan C. Ketat dan serunya persaingan antar jago, di sesi murai batu A akhirnya tim juri memilih Aoda milik Mr.Rendy punggawa dari Sadis Team.

Sedangkan di sesi murai batu B dan C, masing-masing kuota tiket recomended. Berhasil diamankan oleh Piston besutan Mr.Heru Bima dari Taman Gading. Dan Seno yang jadi andalan Mr.Aprek dari Kranjingan.

JUARA SESI MURAI A. Aoda siap menuju laga M1.

Keseruan persaingan antar jago di latber rutin Subdenpom BC kemarin. Rupanya bukan hanya terjadi di dua kelas yang mendapat kuota tike recomended saja. Namun kelas-kelas burung favorit lainnya, seperti kacer, cendet, kenari dan love bird, juga tak kalah ramai dan ketat.

Dan jago-jago siapa saja yang berhasil mencatatkan namanya di daftar pemenang/kejuraan. Selengkapnya bisa di klik link daftar juara di bawah ini. *agrobur.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.