Connect with us

Puter Pelung

Ajang Silaturahmi Puter Pelung P5SI Tangerang, Sempat Terusik PSBB, Kamandanu Borong Dua Gelar

AGROBUR Tayang

:

Gelaran bertajuk Ajang Silaturahmi Puter Pelung P5SI Tangerang, Satu 12 September 2020 sempat diterusik kabar tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diberlakukan di DKI Jakarta. “Sehari sebelum pelaksanaan lomba, kami dikejutkan dengan rencana diberlakukannya PSBB ketat di Jakarta,” terang LB Bayu, selaku ketua P5SI Jabodetabek.

Advertisements
Ajang Silaturrahmi P5SI Tangerang sempat terusik PSBB

Pemberlakuan itu rencananya akan dilakukan pada Senin, 14 September 2020. Dampak yang ditimbulkan dengan adanya kabar tersebut berimbas pada jumlah peserta yang ingin menghadiri acara. Tidak sedikit pendaftar yang akhirnya mengundurkan diri, seperti Team Lengkop Bandung.

Advertisements

Keinginan panitia untuk menghadirkan peserta dalam jumlah besar, dari beberapa daerah disekitar Jabodetabek, akhirnya harus dilepaskan karena tidak mungkin dipaksakan. Kabar ini juga akan mengganggu realisasi pengurus untuk menggelar kegiatan dibeberapa wilayah di Jabodetabek.

Phoenix dukung penuh gelaran puter pelung P5SI Jabodetabek

“Sebenarnya target Pengurus P5SI Jabodetabek akan menjalankan lomba di beberapa wilayah dalam lingkup area Jabodetabekar. Dimulai dari Tangerang kemudian Depok dengan central tetap di Kythavin Kranggan Bekasi,” ungkap LB Bayu. Namun dengan adanya PSBB ketat yang akan berlaku mulai Senin, 14 September 2020, akan merubah rencana tersebut.

Jamu Layung Alus berkontribusi pada pendapatan panitia

Kenyataan ini pula yang membuat penyelenggaraan Ajang Silaturrahmi Puter Pelung P5SI tidak sesuai harapan. Kali ini panitia hanya mampu mengundang sekitar 78 puter pelung yang terbagi atas dua kelas yakni Kelas Utama dan Kelas Madya. Namun yang pasti, penyelenggaraan acara yang dihelat menggunakan lokasi di daerah Tangerang Raya tetap berlangsung sukses dan lancar.  

Ketua P5SI Jabodetabek bersama Sekjen, sukse menjalankan tugas

            Jalannya lomba cukup meriah karena para senior puter pelung Jabodetabekar tetap bisa hadir dengan burung-burung andalannya, semisal Sholikhudin Tarik Bird Farm Ciledug dengan Satrio Piningit serta Surontanu. Smile Bird Farm dengan burung orbitannya yang bergelang PKJ.

Panitia pelaksana Ajang Silaturrahmi P5SI Tangerang

Ada juga H.Dipo Diamond Bird Farm, Billah Bagus Bird Farm Bekasi, Darwanto DK Bird Farm Tangerang serta beberapa mania puter pelung. Kemeriahan ini didukung juga oleh sponsor produk seperti Phoenix dan Jamu Layung Alus serta rekan-rekan yang memberikan doorprize.

Billah Bagus BF Bekasi ikut memberikan dukungan

“Saya atas nama panitia Ajang Silaturrahmi Puter Pelung P5SI Tangerang, mengucapkan banyak terima kasih kepada para sponsor seperti Phoenix, Jamu Layung Alus serta pemberian doorprize oleh rekan-rekan. Mudah-mudahan kerjasama dan dukungan ini bisa terus berlanjut pada even-even berikutnya,” harap LB Bayu.  

Darwanto DK BF Tangerang menyempatkan hadir sebagai dukungan

            Support pemasukan dana tiket juga datang dari peserta pendaftar yang berhalangan hadir dengan cara transfer ke rekening pengurus. Sukses ini nampaknya diikuti pula oleh keberhasilan peserta meloloskan orbitannya sebagai peraih podium di kelas yang mereka ikuti.

Meski sibuk peserta muslim tetap menjalankan kewajiban 5 waktu

            Even kali ini nampaknya menjadi ajang pamer Kamandanu, puter pelung orbitan LB Bayu. Turun di dua kelas sekaligus yakni Utama dan Madya, produk ternak Tarik 285 mampu menyapu bersih podium pertama. “Alhamdulillah Kamandau mau tampil bagus sehingga bisa meraih juara pertama dua kelas sekaligus,” kata LB Bayu.

Suasana penjurian Ajang Silaturrahmi P5SI Tangerang

Menyusul posisi kedua pada Kelas Utama yakni Satrio Piningit milik Solikhudin Ciledug produk bergelang NIF 115 dan urutan ketiga ada Tobat andalan H.Dipo Duren Sawit ring Diamond 102. Di Kelas Madya, untuk urutan kedua diraih Maradona milik Wayang BR Jakarta Barat ing Wayang 06 dilanjutkan kemudian pada tempat ketiga Dewanada milik Wikan Pribadi BF Depok produk WAL 1046.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puter Pelung

Yusli Bird Farm Bangkalan, Sekedar Menyalurkan Hobi, Tapi Produk Ternaknya Bikin Semangat dan Bangga

Published

on

Tahun 2018 menjadi awal seorang Yusli Hafandi Boesri menapaki hobi puter pelung. “Saya tahu kalau ada puter pelung dari FB, suaranya kog enak dan ternyata ada lombanya, makanya saya memutuskan untuk main,” terang Yusli. Karena terbilang sebagai pemain pemula, Yusli memutuskan untuk main terasan.

Advertisements
Yusli Hanfandi Boesri, peternak puter pelung asal Bangkalan Madura

Artinya ingin memahami teebih dahulu sebelum memutuskan untuk turun lomba. Setelah dirasa sudah memiliki bekal, akhirnya keputusan untuk menjadi pelomba dilakukan. Perburuan puter pelung mulai menjadi kesibukannya. Informasi dimana ia bisa mendapatkan puter pelung incarannya berusaha ia dapatkan.

Advertisements

Dari satu orang penghobi yang dikenalnya, ke penghobi lainnya, Yusli akhirnya menemukan puter pelung yang menjadi cikal bakal dirinya sebagai pemain. “Saya akhirnya dapat puter pelung bagus yang  bisa dibuat lomba dan selalu mengantarkan saya meraih juara yang selalu saya ikuti,” jelasnya.

Salah satu kandang ternak yang menghasilkan produk unggulan

Beberapa puter pelung orbitannya ia dapatkan dari peternak-peternak yang ia kenal seperti Hanaya Bird Farm Surabaya milik Shil Muhammad, RBN Bird Farm Surabaya milik Eko Purnomo dan FLA Bird Farm Yogyakarta Prashadi. Dari Hanaya Yusli mendapatkan produk yang ia namakan Kacong, Doser dan Kacong Jr.

Dari RBN ia berhasil memiliki produknya bernama Tramontina dan dari FLA ia menerima produk yang ia namakan Raksasa. Orbitan inilah yang akhirnya mendongkrak nama Yusli Bangkalan sebagai salah satu mania puter pelung yang sukses mencatatkan namanya dalam daftar kejuaraan lomba.

Yusli bangga menjadi bagian dari hobi puter pelung tanah air

Dari seorang pemula, kini Yusli menjadi salah satu pelomba yang memiliki nama sebagai mania puter pelung sukses. Seiring perjalanan waktu ketika dirinya merasa bahwa sudah saatnya ia harus bisa mengorbitkan produk ternaknya, Yusli memutuskan untuk mengkandangkan orbitan-orbitan tersebut.

“Saat saya selalu dapat juara pada setiap lomba yang saya ikuti, ada keinginan untuk bisa mencetak produk sendiri, kebetulan saya punya produk bagus, kenapa tidak saya manfaatkan saja, makanya jago-jago itu saya ternak,” ungkapnya. Sejak saat itulah Yusli resmi menjadi seorang peternak puter pelung.  

Pelan namun pasti, Yusli berhasil mendapatkan anakan dari proses ternak yang dilakoninya. Beberapa produk ternak puter pelung miliknya ada yang diminati pemain lain, ada juga yang ia pakai untuk dilombakan. Anak Kacong, adalah salah satu bukti kualitas produk yang didapatnya.

Shill Muhammad Surabaya (kiri) pernah dapatkan produk Yusli BF

Beberapa kali tarung yang dijejaki, produk yang lahir dari kandang K.1 dengan materi indukan jantan Hanaya 288 (Kacong) bersama pasangannya Rossi 162, sudah menghiasi perjalanan lomba puter pelung yang diikutinya. Dalam tarung di Djatim is Back Surabaya, Anak Kacong sukses menembus urutan 3 Kelas Utama.

Gelaran Tumapel Gedangan Sidoarjo, Kacong juga lolos sebagai juara 2 pada kelas yang sama dan Lomba Puter Pelung P5SI Kades Bringin Sampang memposisikan sebagai juara 2 pada Kelas Utama. Prestasi inilah yang membuat nama Yusli Bird Farm Bangkalan mulai diperhitungkan.

Yusli serahkan produknya pada mania puter pelung Bangkalan

Dari kandang itu juga, Yusli sukses melepas produk unggulannya pada pemain senior Surabaya yakni Shill Muhammad. “Alhamdulillah, produk saya diambil Om Shill, transaksi itu terjadi di sebuah cafe dengan suasana yang menyenangkan,” jelas Yusli tanpa menyebut angka nominal yang disepakati.

Namun yang jelas jika seorang Shill Muhammad menyatakan tertarik pada produk ternak, maka angkanya pasti menggiurkan. Diakui oleh Yusli bahwa sebelum ada juga transaksi yang dilakukan. “Ada produk saya yang dibeli Mas Latif Surabaya, saya bangga karena produk saya juga diminati pelomba seperti Mas Latif,” terang pria yang pernah menekuni hobi merpati balap.

Salah satu kandang ternak Yusli Bird Farm Bangkalan

Selama menjalani sebagai pomba dan peternak, dirinya merasa ada yang menyenangkan. “Hobi puter pelung sangat menyenangkan, orang-orangnya baik, familier, suasanya menyenangkan dan enak, juga bisa dapat teman baru,” katanya lagi. Setelah dirinya merasa menemui keberhasilan menjadi komunitas penghobi puter pelung, ada keinginan lebih yang harus direalisasikan.

Yusli berharap bisa mencetak anakan yang lebih bagus dan lebih enak dari produk yang sudah dihasilkannya. Untuk itulah Yusli mengaku sudah ancang-ancang akan segera berburu indukan yang bisa mengantarkan pada keinginan dan cita-cita tersebut.

Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

Ismail Rafi Mojokerto Jebol Indukan Kandang Unggulan Mahadewa BF Tanjung Bumi Bangkalan, Sepakat di Angka Rp 15 Juta

Published

on

Sebagai salah satu mania puter pelung, nama Adi Surya Mahadewa asal Tanjung Bumi Bangkalan, susah memiliki nama yang layak untuk diperhitungkan. Sederet jago-jago yang berhasil diorbitkan menjadi bukti bahwa eksistensinya tidak perlu diragukan lagi. Adi Surya seakan menjadi salah satu ikon puter pelung tanah air.

Advertisements
Ismail Rafi (kiri) jebol kandang unggulan Mahadewa BF Tanjung Bumi

Kenyataan itulah yang menjadi salah satu poin penting mengapa sosok Adi Surya selalu mudah dikenal dan bisa bergaul dengan siapapun. Seperti yang diakui Ismail Rafi, salah satu mania perkutut yang tinggal di Mojokerto. Keinginan untuk melirik hobi puter pelung, akhirnya menjatuhkan pilihan pada Adi Surya bersama Mahadewa miliknya.

Advertisements

“Seorang pemain perkutut asal Mojokerto mulai terkesima puter pelung seketika mendengar nama Mahadewa BF milik Adi Suyo S. Pd Tanjung Bumi, beliau langsung tancap gas menuju markas Mahadewa dan memantau secara langsung,” terang Adi Surya. Sebagai pendatang baru, Ismail Rafi langsung menyatakan ketertarikannya.

Ismail Rafi dapat bonus sangkar khusus lomba dari Adi Surya Mahadewa

Tak tanggung-tanggung, Ismail Rafi langsung melirik pada sebuah kandang yang saat itu ada suara menjerit, tak banyak basa-basi langsung menanyakan berapa harga indukan yang tinggal dalam kandang ternak tersebut. Tanpa melalu proses panjang dan berbelit, akhirnya Adi Surya sepakat untuk melepas sepasang indukan tersebut dengan mahar

Rp. 15.000.000,-

“Alhamdulillah saya pas silaturrohmi kerumah Pak Adi Mahadewa Bird Farm, saya denger anak-anak puter pelung koq enak suaranya, ada beberapa anak-anak yang di sangkar, ternyata masih satu indukan. Kebetulan saya kesana bersama istri dan Tanya-tanya, itu anaknya puter pelung yang mana,” jelas Ismail yang dikenal sebagai kung mania.

Serah terima indukan kandang unggulan dari Adi Surya ke Ismail Rafi

Adi Surya sendiri memberikan penjelasan secara detail apa yang menjadi pertanyaan sang tamu tersbut. “Saya sempat dengerkan juga suara indukan, ternyata emang ciamik, betinanya juga ciamik. Lama-lama saya jatuh hati sama indukan tersebut, apalagi ketika saya dengarkan suara anakannya juga ciamik,” lanjut Ismail Rafi.

Ketika dirinya sempat mempertanyakan apakan indukan tersebut akan dilepas, nampaknya Adi Surya Mahadewa terlihat berat. Tapi demi memberikan dukungan dan semangat untuk pemula, akhirnya terjadi kesepatan untuk memboyong indukan dari Mahadewa ke kandang ternak Rafi Bird Farm Mojokerto.

Ismail Rafi BF Mojokerto siap kembangkan puter pelung trah Mahadewa

“Sebenarnya berat saya melepas indukan, namun karena ingin memberikan support pada pemula dan demi persahabatan dan persaudaraan, maka akhirnya saya melepasnya juga,” ungkap Adi Surya. Diakui ole Adi Surya bahwa kedua indukan tersebut, adalah mantan jawara yang sering mengiringi Adi Surya tarung di beberapa lokasi lomba.

“Makanya ketika saya menentukan pilihan, saya sempat Tanya-tanya pada Pak Adi seputar perjalanan indukan tersebut, plus dan minusnya. Pak Adi memberikan penjelasan detail sehingga saya betul-betul paham, makanya saya tidak ragu untuk mengambil indukan tersebut,” kata Ismail lagi.   

Ditambahkan oleh Adi Surya bahwa kedua indukan tersebut, jantannya adalah anak pertama dari Dewa Brahma ring Baja 285 dengan Anak Mahadewi AM 148 Bird Farm Yogyakarta dan betinanya adalah ring Mahadewa 010, anak dari Mahadewa Baja 84 dengan Betina AM 171 Bird Farm Yogyakarta.

Kandang ternak perkutut milik Rafi BF Mojokerto siap diisi puter pelung

Dari indukan tersebut sudah banyak lahir jawara semisal Kereta Malam, Dewa Brahma, Mahadewa, Mahadewi, Dewa Kayangan. Nama-nama tersebut memang tidak asing lagi sebagai puter pelung petarung di even nasional,. Nama-nama tersebut diakui Adi Surya sebagai cikal bakal puter pelung orbitan Mahadewa.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan dan masukan tentang puter pelung yang sudah diberikan Pak Adi, apalagi saya juga diberikan kesempatan untuk melahirkan calon jawara dari sepasang indukan tersebut. Saya juga dikasih bonus dua sangkar khusus lomba dengan kualitas yang tidak kalah bagusnya,” imbuh Ismail yang juga sukses jadi peternak perkutut.

Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

Lomba Puter Pelung P5SI September Ceria Bekasi, Dikemas Lebih Gebyar dan Meriah, Satrio Piningit Raih Dua Gelar, Kepikiran Juara Madya

Published

on

Lomba Puter Pelung P5SI September Ceria yang digagas Chapter Jabodetabekar, Minggu 27 September 2020 dikemas berbeda dari penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya. LB Bayu selaku ketua panitia mengatakan bahwa gelaran ini sebagai bentuk semangat pengurus untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas even.

Advertisements
Lomba Puter Pelung P5SI September Ceria Bekasi

“Lomba Kali ini dikemas berbeda dengan harapan lebih gebyar serta lebih meriah. Kami mengambil moment yang sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Kami berusaha untuk memberikan yang terbaik dan yang bisa mampu kami lakukan untuk seluruh peserta yang hadir,” tegas LB Bayu.  

Advertisements

Lapangan Kythavin BF Kranggan Bekasi yang dipilih menjadi lokasi acara, disulap sedemikian rumah sehingga mampu menghadirkan nuansa berbeda dari sebelumnya. Deretan banner sebanyak 28 farm yang ada di Jabodetabekar dan Bandung dipasang sebagai bentuk ucapan selamat.

Suasana penjurian berlangsung aman dan lancar

Pemandangan inilah yang membuat suasana sangat menyolok dan seakan menjadi pusat perhatian peserta. suasana dilokasi acara semakin semarak dengan kehadiran sekitar 130 puter pelung milik peserta yang ikut ambil bagian dalam tiga kelas yang dilombakan, yakni Kelas Utama, Kelas Madya dan Kelas BOB.

Arahan protokol kesehatan terpasang jelas di arena lomba

Panitia juga memberlakukan protokol kesehatan bagi mereka yang ada dilokasi acara lewat pengeras suara yang ada di lokasi. “Kami selalu mengingatkan pada peserta dan juga panitia yang lain untuk mengikuti protokol kesehatan agar gelaran memberikan rasa aman dan nyaman bagi yang ada disekitar lokasi acara,” lanjut LB Bayu.

Trophy juara bagi peserta yang berprestasi

Selain itu, panitia juga tidak lupa untuk menyediakan tempat untuk ibadah bagi peserta dan pengurus muslim, sehingga mereka tidak perlu meninggalkan lokasi acara hanya untuk menjalankan sholat. Sementara itu dari dalam arena diinformasikan, persaingan perebutan posisi kejuaraan berlangsung sengit dan menegangkan.

Banner ucapan selamat dari farm puter pelung mania

Dari hasil penjurian yang dilakukan, akhirnya memutuskan para juara di masing-masing kelas. Untuk Kelas Utama, juara pertama diraih Satrio Piningit, orbitan Solikhudin Tarik BF Ciledug. Puter pelung ternakan NIF 116 yang digantang pada nomor 44 akhirnya ditetapkan sebagai juara pertama.

Banner ucapan selamat dari farm puter pelung mania

Disusul kemudian oleh Kepikiran andalan Hari Sambodo Smile BF Bekasi ring PKJ 299 pada gantangan 50 sebagai juara kedua dan urutan ketiga ada Bingung Mikir milik Harddy Sambodo Smile BF Bekasi pada gantnagan 51 sebagai juara ketiga. Di Kelas Madya, Kepikiran orbitan Hary Sambodo Smile BF Bekasi ring PKJ 299 sebagai juara pertama.

Banner ucapan selamat dari farm puter pelung mania

Disusul kemudian Karang Tunggal andalan H.Agustian Jatiwaringin ring RMM 29 pada nomor gantangan 52 sebagai juara kedua dan urutan ketiga diraih oleh Kamandanu milik LB Bayu LBHS BF Bekasi yang menempati nomor gantangan 46, puter pelung produk ternak Tarik 285.

Banner ucapan selamat dari farm puter pelung mania

Di Kelas BOB yang merupakan partai bergengsi, Satrio Piningit orbitan Solikhudin Tarik BF Ciledug yang menempati nomor gantangan 34 produk ternak NIF 116 sebagai peraih podium pertama. Urutan kedua diraih Kepikiran andalan Hary Sambodo Smile BF Bekasi ring PKJ 299 pada gantangan 40.

Dan podium ketiga menjadi milik Bingung Mikir jago hary Sambodo Smile BF Bekasi produk ternak PKJ 268 pda gantangan 39. Di akhir acara LB Bayu mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta dan juga sponsor yang telah memberikan dukungan dan semangat pada kegiatan ini.

Panitia menyedaiakan tempat sholat bagi peserta dan panitia muslim

“Terima kasih kepada rekan-rekan puter pelung mania yang telah mesupport hingga acara lomba puter pelung terselenggara dengan baik. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Kythavin BF sebagai pemilik tempat lomba, juga terima kasih kepada sponsor Phoenix dan Layung Alus, rekan-rekan yang telah memasang banner serta tidak lupa dukungan team pengurus dan panitia lomba September Ceria,” ungkap LB Bayu.

Lanjutkan Membaca