Connect with us

Perkutut

AF BF Gunung Sindur Bogor: Cetak Anakan Prestasi, Bukti Salah Satu Peternak Terbaik Di Jabodetabek

KONBUR Tayang

:

AL BF Bogor
Mr Rudy diruang pantau
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nama AF BF merupakan salah satu peternak perkutut terbaik saat ini di blok barat, khususnya Jabodetabek. Sejumlah anakannya sudah banyak  mendulang prestasi.  Kehadiran burung bernama Caca Marica diawal membangun peternakannya semakin mempopulerkan nama farm tersebut.

Berawal tahun 2016 dari hobi memainkan burung perkutut ke lapangan konkurs  Mr Arie dan Mr Rudy dengan mengusung burung bernama Elfatih yang ketika melejitkan namanya dikomunitas kungmania.

Didepan Kandang Ternak

Belanja terus burung unggulan untuk dimainkan ke lapangan, sementara burung semakin hari terus bertambah banyak membuatnya untuk memutuskan membangun kandang ternak. Memasuki tahun 2017 mulai dibangun kandang ternaknya.

“Karena sudah kebanyakan burungm akhirnya saat itu kami putuskan  untuk menternaknya,” jelas Rudy penanggungjawab AF BF.

Diatas lahan kurang lebih 3000m2 dengan suasana lingkungan yang asri serta rindang  dan sejuk farm ini menyerupai tempat peristirahatan  (semacam Villa) ini dibangun 66 petak kandang, ditambah 11 petak kandang, dikawasan Gunung Sindur, Gg Bandung No. 7, Bogor.

Berbeda dengan kontruksi kandang perkutut yang pada umumnya menggunakan rangka alumunium, AF BF meggunakan kayu khusus. Kebetulan sebelumnya mereka juga menyimpan bahan baku kayu jenis Merbau dan Bengkirai dalam jumlah banyak. Semua bangunan di farm tersebut menggunakan bahan baku kedua jenis kayu tersebut.

Ruang Puter Babuan

Basic materi indukan ternak awalnya menggunakan trah-trah dari peternak papan atas tanah air. Kemudian ditahun 2018 lahir Caca Marica yang juga turut melejitkan nama AF BF.

Burung ini terlahir dari kandang AF K 1 Wins Banjarmasin x Rajawali BF. Sampai saat ini, Caca Marica masih tampil ditangga juara, belum lama burung ini juga moncer  diurutan pertama dieven lapangan TSB Pengda Depok.

Setahun kemudian, memunculkan anak burung bernama Priyayi dari kandang AF K-7, KS Cirebon x Saba. Selanjutnya ditahun yang sama juga memunculkan Dewandaru. “Dewandaru sudah milik orang, tapi tetap kita yang merawatnya,” ungkapnya.

Saat ini, materi-materi indukan yang dikembangkan di AF BF sudah lebih dominan dari indukan hasil ternak sendiri. Untuk soal harga, relative, disesuaikan terutama untuk kalangan pembeli pemula sesuai dengan kemampuannya.

Penjemuran anak burung

Kini AF BF memang tidak hanya sukses dengan peternakan perkututnya, tapi dilokasi yang sama juga sudah berhasil budi daya ternak ikan Arowana dengan bendera Royal Red yang dikembangkan sang ownernya, Mr Arie.

AF BF tidak hanya sebagai  eksis sebagai pemain maupun peternak, kontribusinya untuk perkembangan perkutut di Jabodetabekser juga pernah diwujudkannya dalam bentuk sponsor diajang Liga Batavia 2018-2019. Dan pada tahun 2019  bersama Mr Yos mensponsori LPI yang ketika itu berhadiah 2 unit mobil.

Kini AF BF memang tidak hanya sukses dengan peternakan perkututnya, tapi dilokasi yang sama juga sudah berhasil budi daya ternak ikan Arowana dengan bendera Royal Red yang dikembangkan sang ownernya, Mr Arie.   *agrobur.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.