Connect with us

Perkutut

Ach.Wahid Sampang, Lepas Gilang Orbitan Terbaik Produk Unggulan WAS Bird Farm Demi Sesama Kung Mania

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebersamaan Ach.Wahid Sampang bersama Gilang, perkutut yang telah melambungkan namanya di konkurs Sampang beberapa waktu lalu, akhirnya harus disudahi. Gilang, perkutut ternakan WAS Bird Farm Banyuates, menjadi amunisi yang sebenarnya akan terus bersama untuk menjajal kemampuan lawan di lapangan.

Saat Gilang sukses raih podium juara kedua gelaran LPGM Cup

“Saya pertama kali dapat Gilang di WAS Bird Farm Banyuates sekitar usia 2 bulanan, proses perawatan saya lakukan untuk mempersiapkan turun di lapangan. Saya tidak ingin terburu-burung untuk melombakannya, karena ingin memaksimalkan dulu sebelum benar-benar dilombakan,” terang Ketua Pengda P3SI Sampang.

Ketika sudah dirasa siap, Gilang akhirnya merasakan tarung perdana dalam Latihan Dinilai AKN Bird Farm Pangarengan, pada Selasa 24 Agustus 2021. Meski tarung untuk pertama kalinya, perkutut bergelang WAS 027 langsung merangsek ke urutan paling depan daftar kejuaraan di Kelas Piyik Yunior sebagai peraih podium pertama.

H.Yusuf NS pemilik WAS Bird Farm Banyuates Sampang

Beberapa waktu kemudian, tepatnya pada Minggu, 05 September 2021, Gilang kembali merasakan persaingan perebutan kejuaraan pada gelaran PGM Cup Sampang pada kelas yang sama. Kali ini perkutut yang lahir dari kandang WAS 06, masih kebagian juara di podium ke dua. Hasil yang tidak mengecewakan, mengingat lawan yang dihadapi lebih berat.

Prestasi inilah yang akhirnya membuat Sutrisno, kung mania asal Banyuates Sampang melirik dan bahkan berminat untuk memilikinya. “Saya pantau burung ini sejak 1 bulan lalu, mulai saat di rumah H.Yusuf sampai di lapangan. Ternyata prestasinya bagus dan saya berminat sekali untuk mendapatkannya,” ungkap Sutrisno.

Ach.Wachid (dua kanan) sukses orbitkan Gilang pada podium terbaik

Negosiasi dilakukan, sampai akhirnya keduanya sepakat untuk bertransaksi dengan angka rupiah yang cukup fantastic. “Alhamdulillah, akhirnya saya dapat burung ini dengan harga lumayan bagus,” lanjut Sutrisno tanpa menyebut angka pasti. Ach.Wachid mengaku melepas Gilang agar bisa berbagi burung bagus pada orang lain.

“Saya menjual Gilang karena ada yang mau dan agar orang tersebut juga merasakan sukses seperti apa yang saya alami. Biar sama-sama bisa merasakan juara,” jelas Ach.Wachid. H.Yusuf NS, selaku pemilik WAS Bird Farm mengaku bangga, senang dan puas dengan apa yang dialaminya selama ini.

Kandang WAS 06 tempat dimana Gilang dilahirkan

Setidaknya Gilang telah menunjukkan bagaimana produk WAS bisa bersaing di lapangan meski farm ini adalah pendatang baru. “Alhamdulillah ternakan WAS jadi rebutan rekan-rekan kung mania, mudah-mudahan prestasinya terus ada sepanjang lomba yang diikuti. Saya berharap pemilik baru bisa ikut merasakan prestasi Gilang,” harap H.Yusuf NS.

Diakui oleh H.Yusuf bahwa Gilang merupakan anakan pertama, lahir dari indukan jantan Holiday 8711 bersama pasangannya Holiday 8788. Adik-adik Gilang sendiri saat ini masih dalam proses pemantauan oleh H.Yusuf dibantu rekan-rekannya untuk memastikan apakah kualitasnya seimbang, sebaliknya atau lebih bagus.  

H.Yusuf (tengah) bersama para pendukung hobi perkutut

H.Yusuf juga mengaku bahwa Gilang bukanlah satu-satunya produk WAS Bird Farm miliknya yang sukses mengorbit dengan prestasi bagus. Beberapa nama sudah masuk daftar kejuaraan dimana produk tersebut di lombakan. “Alhamdulillah produk WAS sudah mulai muncul anakan bagus dan siap dilomba,” sambung H.Yusuf lagi.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.