Connect with us

Berita Lain

Kandang Burung Aluminium FIA Jakarta: Pelanggannya dari Penggemar biasa Sampai Menteri, Politisi Hingga Wapres

AGROBUR Tayang

:

Kandang FIA Wahid Jakarta
KANDANG FIA. Pelanggannya dari berbagai kalangan.

Hobi memelihara burung sudah sejak lama dilakukan semua kalangan. Ini yang membuat produk pembuatan kandang alumunium Fajar Indah Alumunium (FIA) kebanjiran pesanan. Bahkan pelanggannya tidak hanya kalangan warga biasa, tapi juga menteri, elite politisi hingga wakil presiden. Apa saja keunggulan menggunakan kandang berbahan alumunium ini?

Menggunakan kandang ternak,  untuk burung hias model aviary (umbaran besar) dan lain-lain yang berbahan baku alumunium sudah sejak lama banyak diminati penghobi rumahan maupun para penangkar.

Kandang FIA Wahid Jakarta
Salah satu produk FIA desain kandang disesuaikan dengan taman

Banyak keunggulan  dari penggunaan bahan baku  ini, kandang ternak jadi tampak lebih bersih, rapih dan kokoh.  Kandang  ternak alumunium yang disajikan dengan konsep modern. Tampilan kandang didesain disesuakan dengani arsitektur bangunan rumah dan juga sesuai selera dan keinginan pemilik.

Model kandang alumunium ini didesain dengan kontruksi yang kokoh, rapih dan bersih tidak mengurangi keindahan maupun estetika taman-taman di halaman rumah-rumah mewah.”Kandang juga lebih mudah dibersihkan,” terang Wahid, Riyadin owner FIA.

Karena trend memelihara dan menangkar burung kesayangan  kini tidak hanya didominasi kalangan menengah kebawah saja. Tapi sudah merambah ke semua lapisan. Mulai dari warga biasa hingga para pejabat tinggi negara. Tentunya keindahan dan kebersihan kandang harus terjaga.

Begitu juga dengan FIA, pelanggannya dari semua kalangan, menurut Wahid Riyadin, beberapa diantara yang pernah menggunakan jasa pembuatan kandang diantaranya salah seorang menteri hingga elite politisi petinggi salah satu partai. Bahkan belum lama dia juga baru saja menyelesaikan sebuah kandang aviary untuk umbaran besar di kediaman rumah dinas KH Ma’ruf Amin Wakil Presiden Republik Indonesia.

Dalam melayani para penghobi terutama yang minat menangkar burung FIA memberikan layanan terbaiknya. Mulai dari perencanaan pembuatan pondasi, membangun rangka bangunan hingga finishingnya.

Baca Juga  Murai Batu Pelor Juara Kelas Utama Di Melvin Cup Cibubur, Ini Dia Sosok Pengorbitnya
Kandang FIA Wahid Jakarta
Wahid FIA bersama Komandan Kompleks (Danplek) saat dirumah dinas Wapres

Layanan pembuatan kandang dari desain kandang, model yang sesuai permintaan pemesan. Biasanya, desain kandang disesuaikan dengan taman rumah si pemiliknya. Begitu juga soal biaya atau harga perunitnya tergantung dari bahan baku yang digunakanya.  ”Untuk bahan baku, semua kami serahkan ke calon pemesan atau pembelinya, kalau mau awet harganya tentu berbeda,“ lanjutnya.

Menurutnya lagi, banyak keistimewaan menggunakan kandang alumunium untuk hewan peliharaan dibandingkan dengan bahan baku lainnya, diantaranya,  kandang berbahan alumunium lebih mudah dibuat dengan aneka bentuk ukuran dan model sesuai selera sipemilik, tanpa harus merubah atau membongkar bangunan utama. Bahan bakunya juga ringan dan praktis (mudah digeser/pindah)

Keunggulan lainnya dari kandang berbahan alumunium menciptakan lingkungan lebih sehat dan higienis tampak bersih dan rapih, mudah dalam pembersihan, cukup disemprot dengan air kandang bersih, bebas jamur. Bahan ini juga tahan lama, karena menggunakan bahan baku berkualitas dan tergantung perawatan.

Bilamana pemilik  sudah bosan atau berhenti beternak, kandang masih bisa dimanfaatkan ke pihak lain atau dijual tanpa harus merusak rangka bangunan. Untuk informasi bisa langsung mengunjungi workshopnya di  Jl. Desa Putra  No 1, HP/WA 081398202525 Srengseng Sawah, Jagakarsa Jakarta Selatan.

Selain mengerjakan kandang umbaran, ternak burung kicauan dan paruh bengkok, FIA juga banyak menerima pesanan kandang-kandang jenis burung lain seperti merpati hingga beragam  unggas maupun binatang peliharaan seperti kucing, anjing dan lainnya.  *agrobur4.

Advertisements

Berita Lain

Mr.Enji Bersama BMW Master Indonesia, Hadir Ditengah Kebutuhan Kicaumania

Published

on

BMW Master Indonesia
Mr Enji bersama produknya

Menampilkan burung juara dilomba tidaklah mudah. Selain membutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam perawatan, pemilik juga harus pandai bagaimana menentukan pilihan sebuah produk berkualitas bagi burung kesayangannya. BMW Master Indonesia  hadir ditengah kicaumania guna memenuhi kebutuhan tersebut.

Produk yang diluncurkan memang beragam, mulai pakan untuk segala jenis burung terutama lovebird, vitamin suplemen hingga obat-obatannya serta sangkar dan aksesorisnya.

BMW Master Indonesia
Tim SPG BMW Master siap melayani kicaumania

Produk BMW memang selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan kicaumania dan sudah tersebar disemua outlet, kios burung, pasar burung diseluruh kota tanah air. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya terutama kalangan pemain lomba timnya juga kerap membuka stand pameran disetiap even-even besar semua even organiser (EO) penyelenggara. “Kami  akan selalu berada disemua gelaran EO manapun,” jelas Mr Enji owner BMW Master Indonesia. 

Mereka biasanya membuka stand lengkap bersama tim pemasarannya. Ini untuk memberikan layanannya terhadap tingginya minat peserta kicaumania terhadap produk tersebut.

Antusiasme penggemar burung terhadap produk ini tampak dari  para peserta pemilik burung kerap memenuhi stand-stand BMW Master Indonesia disetiap pamerannya.

Boleh jadi, karena produknya memang sudah teruji. Mr Enji menjelaskan kalau produk-produknya tersebut origininal dan dijamin sangat berkualitas. “Produk kami memang teratas karena kualitas,” tandasnya lagi.

Mr Enji yang berlatarbelakang teknologi industri farmasi, apoteker dan teknik kimia, sebelum mebuat dan meluncurkan produknya ke pasaran  terlebih dahulu melewati proses pengujian lewat kualitas kontrol. Disesuaikan denga kebutuhan segala jenis burung.

Beberapa produk yang sudah menguasai pasar diantaranya.Sarang Wallet Plus Ginseng, Metabolis BMW Master White , Metabolis BMW Master Blue , F1 Series Konslet & Fighter,.BMW Gold, Shampo BMW Master, Vitamin Water Nektar , Madu  Crystal, Neutral Plus, Bio-M, hingga terapi minuman Air Embun. Ada juga BMW Master Obat Tetelo dan Cacing dan produk lainnya dan yang paling laris Snot Salep Cream obat snot paten khususnya burung loveird. Selain itu masih ada sejumlah jenis produk lain yang diluncurkan ke pasaran.

Baca Juga  Murai Samuray, Double Winner Di Lapangan Kir Jakarta, Jadi Debutnya Sejak Ditangan Wahyu dan Heru Jagakarsa Team

Selain produk tersebut, sudah sejak lama BMW Master Indonesia juga sudah  sukses mengembangkan industri sangkar dengan desain dan motif mewah untuk segala jenis burung, terutama sangkar lovebird. Hingga saat ini produk-produk sangkarnyapun sangat laris manis. *grobur4.

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Berita Lain

Menkop dan UMKM Teten Masduki: “Sebelum Jadi Menteri Saya Ini Kicaumania, Mari Kita Berkoperasi Bersama K3I”

Published

on

Menkop Teten Masduki
Menkop dan UMKM Teten Masduki (3 dari kanan) Ditengah kicaumania

Koperasi Komunitas Kicau Indonesia (K3I) yang digagas DR Ir Lukmanul Hakim, Msi yang juga sebagai dewan Penasehat Assosiasi Penangkar dan Konservasi Burung Indonesia (PKBI) sudah resmi terbentuk. Koperasi ini diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UMKM Drs Teten Masduki di Bogor, Minggu (16/2) lalu.

Peresmian koperasi K3I juga dihadiri pengurus dan petinggi Assaosiai Penangkar dan Konservasi Burung Indonesia (PKBI).  Dalam hal ini, selaku menteri koperasi Tetem Masduki mengajak para kicaumania untuk sama-sama turut menjadi anggota koperasi tersebut.

“Sebelum jadi menteri saya lebih dulu menjadi kicaumania, ” ucapnya dalam membuka sambutan lomba Piala Menkop 1.

Lebih lanjut dia menambahkan. Kicaumania bukanlah hanya sekedar hobi tapi ada 2 hal selain hobi, yaitu melestarikan burung. Ketika burung-burung yang diikutsertakan dalam sebuah lomba menjadi nilai ekonomi, keberadaan burung tersebut tidak akan punah.

Menkop Teten Masduki
Teten Masduki Bersama Tokoh Kicaumania PKBI, BIC dan BnR

Karena memiliki nilai ekonomi itu tadi burung-burung tersebut banyak dibudidayakan atau dibreeding para penghobinya Nah, untuk itu lebih lanjut dia menegaskan untuk bersama-sama dibicarakan dengan Kementrian LHK. “Jadi Menteri LHK Tidak boleh takut khawatir kepada kicaumania, karena sudah banyak jenis burung yang berhasil dibudidayakan kicaumania, apalagi burung-burung itu mengandung nilai ekonomi,“ tambahnya.

Dari data tahun 2009 setidakny ada 1.794 jenis burung di Indonesia. Dengan keikutsertanya berkoperasi diindustri burung ini diharapkan burung-burung tidak akan punah. Bahkan seperti yang pernah disampaikan Presiden, kegiatan usaha diperburungan nilai ekonomi yang lumayan besar. Kurang lebih Rp 1,7 trilun, mulai dari budidaya penangkaran, industri sangkar/aksesoris, pakan, dan lainnya.

Sekali lagi Teten mengajak kicaumania untuk terus semarakan perburungan. Karena para pelaku kicaumania  lebih banyak dibidang sektor informal. “Dengan membentuk ide berdirinya Koperasi Komunitas Kicau Indonesia (K3I) ini sangatlah tepat. Karena itu pembentukan koperasi ini  sangat kami dukung, karena  jadi landasan pengembangan bisnis kicaumania Indonesia.,”  pungkasnya.

Baca Juga  Diktator Jr Cetak Hattrick, Setelah Sapu Bersih Kelas Kacer Di Piala Tangsel Berkicau

Rencananya koperasi binaan Dr Ir Lukmanul Hakin Msi, yang juga Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan,  akan dibangun pasar burung terbesar di atas lahan 1 hektar lebih. Tidak hanya pasar burung, lewat koperasi ini K3I juga akan menyiapkan pembangunan perumahan bersubsidi bagi kicau mania yang berlokasi di Bogor Jawa Barat.  *agrobur4.

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Berita Lain

Koperasi Komunitas Kicau Indonesia Terbentuk, Banyak Manfaat Buat Para Kicaumania

Published

on

K3I dan PKBI Terbentuk
Menteri Koperasi dan UMKM Drs.Teten Masduki dan Dr Lukmanul Hakim (tengah) bersama pengurus PKBI

Menteri Koperasi dan UMKM RI Drs. Teten Masduki belum lama meresmikan dan menandatangani prasasti pencanangan berdirinya Koperasi Komunitas Kicau Indonesia (K3I), Minggu (16/2) lalu di Bogor. Kehadiran koperasi ini tentu banyak manfaat buat kicaumania tanah air.    

Terbentuknya koperasi ini juga tak lain atas gagasan DR. Ir. Lukmanul Hakim, Msi yang juga sebagai dewan Penasehat Assosiasi Penangkar dan Konservasi Burung Indonesia (PKBI).  “Ini merupakan kerja nyata yang sudah terlihat hasilnya membanggakan untuk para kicaumania,” jelas Om Dwi Setto, ketua PKBI.

K3I dan PKBI Terbentuk
Penandatanganan Diresmikannya K3I oleh Menteri Koperasi Teten Masduki

Yang menarik, rencana besar yang bakal direalisasikan K3I ini diantaranya dengan mewadahi para penggemar maupun penangkar burung ditanah air, berupa pembangunan Pasar Burung terbesar seluas 1 hektar lebih, yang rencananya dilengkapi kios dan toko serta fasilitas lainnya berlokasi di kota Bogor Jawa Barat. Persyaratan kepemilikan kios/toko di pasar tersebut tentunya juga tidak  akan membebani calon para pedagang burung yang ingin membuka gerai di pasar tersebut.

Tidak hanya menyediakan sentra kios para pedagang burung, keberadaan K3I ini juga  menyiapkan pembangunan perumahan bersubsidi bagi kicau mania. Semua pembangunan itu akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. “Program kerja  koperasi ini  bisa bermanfaat untuk para kicaumania,” lanjutnya lagi.

K3I dan PKBI Terbentuk

Pada kesempatan yang sama Om Ridho Pulungan juga salah satu pendiri PKBI menegaskan,

“Alhamdulillah, Pencanangan Koperasi Komunitas Kicau Indonesia (K3I) oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Bapak Teten Masduki yang di inisiasi oleh Staff Khusus Wakil Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan, Bapak DR.Ir. Lukmanul Hakim.Msi yang juga sebagai Dewan Penasehat Asosiasi PKBI telah dilaksanakan. Gong momentum bersejarah ini sudah ditabuh. Mari bergabung segera,” papar Om Ridho.

Baca Juga  Dipelihara Dari Trotolan, Ini Dia Debut Manis Perdana Murai Batu Cadas Di Umi Kasum Cup 2 Jakarta
Dia juga berharap, semoga keberadaan K3I senantiasa  bermanfaat dan menjadi jembatan menuju kesejahteraan bagi seluruh komunitas kicau di Indonesia.  *agrobur4.

Advertisements
Lanjutkan Membaca